<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431</id><updated>2012-01-03T18:39:27.440+07:00</updated><category term='Marketing'/><category term='motivasi'/><category term='Solusi Bisnis'/><category term='Tip dan Trik'/><category term='review bisnis'/><category term='kisah inspiratif'/><category term='Profil Milyarder'/><category term='ide bisnis'/><category term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Entreprenuer Spirit</title><subtitle type='html'>Semangat Wirausaha, semangat untuk maju dan mandiri. 
Berani Mencoba, Berani Gagal, Berani Sukses</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>59</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8522871897306506024</id><published>2012-01-03T18:32:00.000+07:00</published><updated>2012-01-03T18:32:37.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Toko Spesialis Kado</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qbhJjm6qpfM/TwLmnWGtgMI/AAAAAAAAAW0/al0_rtRSy2M/s1600/TOKO+KADO.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="270" src="http://4.bp.blogspot.com/-qbhJjm6qpfM/TwLmnWGtgMI/AAAAAAAAAW0/al0_rtRSy2M/s320/TOKO+KADO.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;M&lt;/span&gt;embuka usaha toko spesialis kado mungkin bisa menjadi salah satu ide bisnis yang layak untuk digarap. Peluang nya masih terbuka lebar karena belum banyak pemainnya, terutama yang kelas menengah bawah. untuk kalangan atas, kado bukanlah menjadi suatu masalah yang berarti karena mereka tidak memiliki masalah untuk membelikan kado-kado mahal. tapi bagi kalangan menengah bawah, memberikan kado bisa menjadi masalah yang bikin mumet. karena banyak yang harus dipertimbangkan, misalnya harga, jenis kado, sampai masalah bungkus kado. faktor harga adalah yang menjadi pertimbangan utama bagi kalangan menengah bawah dalam memilih kado. dan inilah yang bisa menjadi peluang bisnis yang harus di garap.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut uraian singkat peluang usaha toko spesialis kado :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Konsep; Mini Market&lt;/b&gt; - toko yang di buat adalah dengan konsep mini market. tinggal kan konsep toko kelontong. dengan konsep mini market, barang yang di display dapat lebih banyak dan lebih modern.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Range Harga&lt;/b&gt;; Rp. 5.000,- s/d Rp. 100.000,-&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Produk&lt;/b&gt; : Accecories Wanita, Mainan, Buku, Pajangan, Baju anak, dan semua barang yang pantas untuk dijadikan kado.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Fasilitas&lt;/b&gt; : Varian Kertas kado yang banyak pilihan. serta jasa bungkus kado &lt;b&gt;"GRATIS"&lt;/b&gt;....&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8522871897306506024?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8522871897306506024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8522871897306506024' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8522871897306506024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8522871897306506024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2012/01/toko-spesialis-kado.html' title='Toko Spesialis Kado'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qbhJjm6qpfM/TwLmnWGtgMI/AAAAAAAAAW0/al0_rtRSy2M/s72-c/TOKO+KADO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8844941872907212679</id><published>2011-12-22T18:57:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T18:57:51.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah inspiratif'/><title type='text'>Sedekah Satu Juta Dibalas Satu Milyar</title><content type='html'>Kenal dengan Ust. Yusuf Mansur (&lt;a href="http://twitter.com/#%21/Yusuf_Mansur"&gt;@yusuf_mansur&lt;/a&gt;)  ? Kalau belum kenal ya kebangetan.. hehehe. Beliau dikenal luas di  masyarakat sebagai “Ustadz Sedekah”. Lewat berbagai acara dan  kesempatan, beliau selalu menuturkan betapa dahsyatnya amalan sedekah.  “Sedekah itu pasti berbalas!” ujar beliau. “Jangan pernah ragu pada  janji Alloh. Semuanya ada di Al-Qur’an.” kata beliau lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah sepenggal kisah yang Ust. Yusuf kicaukan lewat acc  twitter beliau. Sangat ada hubungannya dengan Matematika Sedekah yg  juga beliau ajarkan. Dengan sedikit editing, saya tuliskan kembali  disini. Semoga bermanfaat, &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1317682489g" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(*Sudut pandang orang pertama, dari Ust. Yusuf Mansur)&lt;br /&gt;Salah satu kenangan indah dari acara @Yusuf_Mansur di TV, adalah  lahirnya seorang milyarder baru dari tengah-tengah pemirsa. IS, begitu  inisialnya. Adalah seorang pedagang nasi di salah satu sudut kota, di  Jawa Timur. Bersama istrinya, Ia menyaksikan acara saya. Saat itu, awal  Januari 2007. IS dan istrinya mengikuti dengan seksama pembahasan  Matematika Sedekah. “Siapa yg memberi 1, dibalas Allah 10x lipat.” Kata  saya saat itu menyeru pemirsa. Lewat layar kaca, “Siapa yg percaya,  keluarkan sekarang juga. Selasa besok ketemu saya lagi, begitu saya  menyeru, dah akan diganti 10x lipat.” Acaranya saat itu, selasa sore.  Namanya: &lt;strong&gt;Cerita Sore&lt;/strong&gt;. Di antara jutaan pemirsa, ada IS  &amp;amp; istrinya. Di tangan mereka, ada dana 1 juta. IS melongo mendengar  seruan ini. 1 juta jadi 10 juta? Ya, dia ga salah dengar. Siapa yang  sedekah 1&amp;nbsp; akan dibalas 10 kali. Dan ini janji Allah. Jadi kalo dia  punya 1 juta, ya jadi 10 juta. Kalimat “Selasa depan ketemu saya (di  layar kaca), bakal diganti Allah 10x lipat” itu menggoda dia.&lt;span id="more-26"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukannya apa-apa. Dari awal Januari 2006 s/d akhir Desember 2006, IS  &amp;amp; istrinya ngumpulin duit. Buat bayar kontrakan. 1,4 juta.  Sayangnya, setahun “hanya” terkumpul 1 juta, masih kurang 400 ribu. Di  kontrakan inilah warung nasinya berdiri. Pemilik kontrakan menolak  menerima uang 1 juta. “Saya kasih waktu 2 bulan lagi. Bayar &lt;em&gt;full&lt;/em&gt;  saja nanti.” Dan itu berarti ada waktu s/d akhir Februari.Nah, di awal  Januari 2007, lewat TV, IS &amp;amp; istrinya mendengar seruan untuk  bersedekah tadi.&lt;br /&gt;“Bu, denger kata Ust Yusuf ?” ujar IS.&lt;br /&gt;“Denger.” Kata istrinya.&lt;br /&gt;“Ayo Bu… Kita sedekahin duit kita yg 1 juta ini… Nanti kita akan punya uang 8,6 juta…”&lt;br /&gt;Ada yg tau, kenapa jadi 8,6 juta? Ya, sebab sedekah 1 juta jika  diganti 10x lipat, akan jadi 10jt. Lalu untuk kontrakan 1,4 juta, masih  ada sisa 8,6 juta. Hanya dalam sepekan akan berbalas. Bandingkan dengan  tabunganya selama setahun (1 juta). Emang kalo pake sedekah, jadi &lt;em&gt;QuantumSaving&lt;/em&gt;.  Alhamdulillaah, istrinya MENOLAK ajakan IS ini, he he… “Ga ah… Itu kalo  dibayar Allah… Kalo engga?” Di benak istrinya, sedekah 1 juta tabungan  dia ini beresiko. Setahun ngumpulin 1 juta, masa sepekan jadi 10 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata istrinya, “Kalo tadi kurang 400 ribu, ini kurangnya jadi balik lagi. Kurang 1,4 juta…”&lt;br /&gt;Namun IS mendorong istrinya untuk percaya. “Bu… Ini Janji Allah. Bukan janjinya Yusuf Mansur.”&lt;br /&gt;Kisah ini sampai ke tangan saya, akhir Desember-an 2007. Dibawa oleh  seorang wartawan Surabaya, yang mengisahkan kisah IS ini.Wartawan ini  bercerita tentang IS, sambil membawa undangan IS buat saya. Agar saya  mau meresmikan pabrik yg dibangun IS.&lt;br /&gt;“IS seorang pedagang nasi, yang di awal Januari 2007 ribut kecil sama  istrinya soal keyakinan sedekah, bangun pabrik?” gumam saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul. Si wartawan ini terus berkisah. Pabrik itu nilainya &lt;strong&gt;11 milyar!!!&lt;/strong&gt; Subhaanallaah…&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Awal Jan 2007, istri IS merelakan suaminya yang bersikeras untuk  menyedekahkan seluruh uang yg mereka punya (1 juta itu tadi). Dengan  resiko, ga dibayar Allah. Tapi besar hati IS. Ga mungkin Allah ga akan  menunaikan Janji-Nya. IS &amp;amp; istrinya, tunaikan sedekah. Selasa sore  acara Cerita Sore di TV. Selasa malam uang itu tertunai. Habis. Rabu  pagi IS nunggu Allah datang. Manaaaa nih Allah… Mana 10 juta yg  dijanjikan-Nya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe sini, banyak orang yg tidak sependapat dengan Yusuf Mansur.  “Tuh kaaaaannn… Orang jadi ngarepin balesan… Ga ikhlas…” Kalau Saya mah  beda. Jika sebelumnya IS &amp;amp; kita-kita ini, ga pernah berharap Allah  datang. Ini berharap Allah untuk datang. Top kan? &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1317682489g" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang jg blg, “Tar kecewa loh, kalo nanti sedekah ga brbalas.” Laaaahhh, jajal aja beloman, darimana tahunya bakal kecewa??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IS menunggu dengan setia sampe Allah mau datang. Namun hingga selasa  berikutnya saya nongol lagi di TV, Allah “ga datang”. Waktu Saya nongol  di TV, istrinya bilang, “Tuh, ustadz Kamu… 1 juta jadi 10 juta.  Seminggu… Mana…?” IS bingung… Tambah bingung karena materi saya di TV  pekan kedua Januari, udah berubah. Udah ga bicara yang kemarenan lagi.&lt;br /&gt;IS membesarkan hatinya dan hati istrinya. “Allah tau kali… Kita butuhnya akhir Februari… Masih ada 7 minggu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan ke-3, pekan ke-4, IS menunggu Janji Allah datang. Hingga pekan ke-5. Januari berubah jadi Februari.&lt;br /&gt;“Pak,” kata istrinya IS, “Coba gih, cari nomornya itu TV…”&lt;br /&gt;“Untuk apa…?” Tanya IS.&lt;br /&gt;“Minta nomornya Yusuf Mansur… Suruh dia tanggung jawab. Katanya  sepekan. Ini udah 5 minggu. Belum ada tanda-tandanya Allah bakal ganti…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, IS &amp;amp; istrinya ga dapet tuh nmr saya, &lt;img alt=":D" class="wp-smiley" src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif?m=1317682489g" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret atau April 2008, di bandara Juanda Surabaya, saya &amp;amp; istri  saya bertemu dengan IS &amp;amp; istrinya. Kisah ini sekarang keluar dari  mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ke-7, atau 1 minggu lagi jelang deadline bayar kontrakan, istrinya mengajak IS ke bapaknya. Untuk pinjam uang.&lt;br /&gt;IS cerita ke saya &amp;amp; istri saya, “Saya ga mau memenuhi permintaan istri saya pinjem ke mertua…”&lt;br /&gt;“Bukannya apa. Mertua saya itu supir. Gajinya 600rb. Kayak apa beliau  kalau tahu saya sedekah 1 juta. Trus sekarang saya mau pinjem uang ke  beliau…”&lt;br /&gt;IS memutuskan ga mau pinjam. Istrinya terus membujuk IS agar mau  pinjam ke bapak mertuanya. “Kalau ga pinjam uang, nanti kita diusir Pak…  Di sini ada warung kita.” kata istri IS. Dengan gagah IS bilang, “Biar  aja diusir… Biar Allah tau… Gara-gara sedekah 1 juta, kita diusir…”&lt;br /&gt;IS bilang ke istrinya di pekan ke-7 tersebut, “Bu, daripada kita  mikirin kontrakan terus, kita keluar yuuuukkk… Kita cari rumah di  sekitar sini yang mau dijual. Kita beli. Tar kalo kita diusir dari  kontrakan kita, kita pindah ke rumah yang kita beli itu”&lt;br /&gt;Istrinya IS cerita ke saya, “Ya Allah Ustadz… Saya sedih… Kok suami saya jadi begini.. &lt;img alt=":(" class="wp-smiley" src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif?m=1317682489g" /&gt;  Gimana coba? Wong buat bayar kontrakan aja ga ada, kok ya mau beli rumah? Tp karena saya jg stress, ya saya manut…”&lt;br /&gt;Istrinya tak menduga, kalo IS benar-benar nawar 1 rumah. Di depan  sebuah rumah mewah, IS &amp;amp; istrinya berdiri… “Assalamu’alaikum… Betul  rumah ini dijual?” Pemilik rumah melihat mereka berdua. Wajah di pekan  ke-7 itu, lusuh. Wajah kontrakan. Wajah yang sepekan lg diusir.&lt;br /&gt;“Betul,” kata pemilik rumah. “Buat siapa?”&lt;br /&gt;IS menjawab, “Buat kami…”. Disuruh masuklah mereka berdua. Istrinya  ga mau. Percuma. Ga bakal kebeli. Namun IS tetap masuk. Mau ga mau  istrinya ikut.&lt;br /&gt;“Berapa duit ni rumah Pak…?”&lt;br /&gt;“700 juta…”&lt;br /&gt;Ketika ngedenger ini rumah 700 juta, JELEGGGEEEERRRR…!!! Istrinya IS  kontan mau bangun… Mau pulang aja. Tapi IS malah nawar… “Kalo 500 juta  gimana…?” Istri IS terperanjat… 500 juta…? Uang darimana…???&lt;br /&gt;“Kalo segitu ga bisa. Udah ada yg nawar lebih…”.&lt;br /&gt;“Kalo 600 juta…?” tawar IS lagi.&lt;br /&gt;“Kalo 600 juta, boleh. Kapan Bapak mau kasih tanda jadi?”&lt;br /&gt;“Ga pake tanda2 jadian. Nanti saya ke sini aja, 2 bulan lagi…” kata IS meyakinkan.&lt;br /&gt;“Ya ga bisa Pak kalo ga ada Tanda Jadi.”&lt;br /&gt;IS meyakinkan pemilik rumah bahwa dia bakal balik lagi. “InsyaAllah…!!!”, katanya mantab.&lt;br /&gt;“Kalo gitu, saya minta nomor hp bapak dah…”&lt;br /&gt;“Saya ga ada HP…”, jawab IS. Pemilik ini heran. Tanda jadi ga ada, HP juga ga ada. Ya sudah…&lt;br /&gt;Kalau pemilik rumah heran. Istrinya IS lebih heran lagi!!! Guendeng  nih suamiku… Pake nawar 600 juta, janji 2 bulan lagi…!!!&lt;br /&gt;Di depan rumah  ini, istrinya IS nyubit suaminya, “1,4 juta aja ga punya… Pake nawar  rumah orang 600 juta. Ngejanjiin 2 bulan lagi.”&lt;br /&gt;IS bilang, “Bu, kita kan dijanjiin sama Allah, akan dibayarin 10x lipat dalam waktu seminggu. Ini udah 7 minggu Bu…”&lt;br /&gt;“Kalo nanti dibayar sama Allah akhir Februari ini, tapi masih 10x  lipat, jangan mau. Bapak mau bilang sama Allah, bayar Bapak 700x lipat  saja. Nanti nih Bu, kalau dibayar sama Allah 700x lipat, kita bayar dah  rumah ini 600 juta. Sisanya buat ngegedein warung kita…”&lt;br /&gt;“Bapak malam ini mau bangun malam. Mau bilang sama Allah, urusan  kontrakan urusan Bapak saja. Urusan Allah yang 700x lipat. Dan Bapak mau  ngasih waktu lagi sama Allah. Bayar Bapak 2 bulan lagi!”. Istrinya IS  bertambah bengongnya…&lt;br /&gt;Alhamdulillaah, Allah emang ga pernah menyia-nyiakan amal hamba-Nya. Pekan ke-8, IS &amp;amp; istrinya, &lt;strong&gt;DIUSIR&lt;/strong&gt;…  Ya, diusir dari kontrakan. Sampe akhir Februari, sesuai deadline, IS ga  punya duit 1,4 juta untuk bayar kontrakan. Alhamdulillaah, akhirnya IS  &amp;amp; istrinya dengan sukses diusir.&lt;br /&gt;Kalo ceritanya berhenti sampe sini, menanglah mereka yang menganggap  bahwa ga boleh berharap sama Allah, sebab pasti kecewa. Sebagiannya lagi  akan mengutuk saya, sudah membuat satu keluarga jadi berantakan  usahanya. Tadinya punya warung, sekarang malah terusir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cerita terus bergulir…&lt;br /&gt;IS &amp;amp; istrinya pindah ke pasar pengungsi. Di Jawa Timur kala itu  sedang ada 1 musibah nasional. Ada begitu banyak pengungsi. IS buka  warung di sana. Ga ada yang menyangka, kisah saksesnya berawal dari  sini.Beberapa wkt kemudian, ada yang nawarin untuk menangani katering  bagi pengungsi. Dibawalah IS ke pimpronya. Dan diputuskan IS yang  ngelola katering untuk pengungsi&lt;br /&gt;“Sanggup Bapak ngelola?” Dijawab IS, “Sanggup. Asal dananya di depan.” “Ya. Di depan.”&lt;br /&gt;IS nanya, “Berapa pengungsi yang mesti saya siapkan makanannya?”&lt;br /&gt;“16 ribu pengungsi…”.&lt;br /&gt;IS cerita di hadapan kami-kami, saat beliau jadi tamu kehormatan di &lt;em&gt;launching&lt;/em&gt; pondok &amp;amp; MDN (Majelis Dhuha Nasional) 14 Juni 2008, “Saya mau pingsan…” ujarnya.&lt;br /&gt;“Ngedengeri 16 ribu pengungsi yang kudu disiapin makan, saya mau  pingsan rasanya…. Belom pernah saya bikin sebanyak itu.. Apalagi pimpro  ini mengatakan, “3x makan. Pagi, siang, malam. 48 ribu bungkus untuk  sehari”&lt;br /&gt;Jreng jreng jreng… Sedekah IS &amp;amp; istrinya &lt;em&gt;was working&lt;/em&gt;..&lt;br /&gt;2 bulan nanganin katering tersebut, &lt;em&gt;cash on hand&lt;/em&gt;, 1 Milyar  rupiah. Subhaanallaah… Dia bisa bayar itu rumah 600 juta. Persis 2 bulan  kurang lebihnya dari apa yang ia janjikan kepada si pemilik rumah.  Allah Bercanda sama 2 hamba-Nya ini. &lt;img alt=":)" class="wp-smiley" src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1317682489g" /&gt; &lt;br /&gt;100 jutanya dipake buat ngegedein warungnya. Persis seperti apa yg ia  katakan sama istrinya 2 bulan yang lalu. Yang membedakan IS dengan kita  adalah, IS pas dpt 1000x lipat bilang “Saya minta kan 700x lipat. Jadi,  yang 300x lipat bukan milik kami.” Sedekah awal Januari, berbuah April.  April, IS &amp;amp; istrinya sedekah kurang lebih 300 juta. Merdeka tuh.  Karena banyak, jadi macem-macem sedekahnya.&lt;br /&gt;Sedekah 300 juta di April, berbuah kontrak senilai 38 Milyar untuk  kontrak katering sepanjang 2008. Karena itulah dia membangun pabrik  senilai 11 Milyar untuk menangani proyek itu. Subhaanallaah……&lt;br /&gt;————————————————————————————————————————–&lt;br /&gt;Masih ragu dengan Janji Allah?&lt;br /&gt;Sedekah (tak) berbalas??&lt;br /&gt;Bersedekahlah meski terpaksa…. Karna Allah tak pernah terpaksa untuk membalasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8844941872907212679?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8844941872907212679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8844941872907212679' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8844941872907212679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8844941872907212679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/12/sedekah-satu-juta-dibalas-satu-milyar.html' title='Sedekah Satu Juta Dibalas Satu Milyar'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-3294286582013669006</id><published>2011-11-07T12:44:00.000+07:00</published><updated>2011-11-07T12:44:45.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bisnis'/><title type='text'>Review Bisnis Toko Spesialis Jaket</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kt6mDsWNIwQ/TrdoaRN2kGI/AAAAAAAAAWU/lzo8ARbVoDI/s1600/toko+spesialis+jaket.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://3.bp.blogspot.com/-kt6mDsWNIwQ/TrdoaRN2kGI/AAAAAAAAAWU/lzo8ARbVoDI/s320/toko+spesialis+jaket.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa tahun yang lalu saya sempat memiliki ide bisnis berupa toko spesialis jaket, karena saat itu memang belum ada. tapi tidak saya realisasikan, hanya sekedar ide. dan ternyata banyak juga orang yang memiliki ide yang sama seperti saya. buktinya toko spesialis jaket sudah banyak berdiri sekarang. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;baik itu berbentuk toko atau model kaki lima yang memanfaatkan ruang pinggir jalan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jika dilihat dari traffik, baik toko atau kaki lima sama-sama mempunyai peluang yang sama untuk "dilihat". tapi kenyataannya, yang model kaki lima lah yang lebih banyak pengunjung dan mendapatkan penjualan lebih banyak. ini dikarenakan faktor psikologi para pembeli, bahwa kaki lima adalah lebih murah daripada toko. padahal belum tentu, karena toko spesialis jaket juga banyak menawarkan jaket dengan harga yang cukup murah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang menjadi persoalan adalah cara marketing toko spesialis jaket dalam menarik pelanggan agar tidak kalah dengan yang model kaki lima. keadaannya hampir sama dengan toko-toko umum lainnya yang khas indonesia, yang kurang mau untuk melakukan pengiklanan. mereka cenderung pasif, hanya menunggu calon pembeli datang ke toko. padahal, jika toko mereka ingin lebih ramai dikunjungi dan mendapatkan lebih banyak penjualan, mereka harus sangat aktif dalam marketing terutama periklanan. contoh; buat spanduk yang atraktif tentang promo dengan diskon besar-besaran atau buat brosur dengan gambar full color yang berisi gambar jaket dan harganya. karena psikologi konsumen adalah menghindari toko yang tidak diketahui harga barangnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0i8-arDC1Ws/TrdutGxUwOI/AAAAAAAAAWc/26GjrFjtYNM/s1600/jaket+mejeng.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0i8-arDC1Ws/TrdutGxUwOI/AAAAAAAAAWc/26GjrFjtYNM/s1600/jaket+mejeng.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-0i8-arDC1Ws/TrdutGxUwOI/AAAAAAAAAWc/26GjrFjtYNM/s200/jaket+mejeng.jpg" width="138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;jaket mejeng&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;itu dari segi iklan, dari segi ceruk pasar bisa lebih terspesialis lagi, dari hanya sekedar toko jaket. kenapa tidak ambil ceruk pasar spesialis jaket ABG alias jaket untuk mejeng yang bisa dikombinasikan dengan sweater, atau spesialis jaket olahraga, atau spesialis jaket wanita, atau bahkan spesialis jaket pesta atau jaket semi resmi. jadi toko jaket tidak sekedar jaket untuk berkendara saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;intinya, jadilah &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/09/ubah-bisnis-anda-dari-biasa-menjadi.html"&gt;sapi ungu&lt;/a&gt;. bukan sekedar sapi biasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-3294286582013669006?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/3294286582013669006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=3294286582013669006' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3294286582013669006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3294286582013669006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/11/review-bisnis-toko-spesialis-jaket.html' title='Review Bisnis Toko Spesialis Jaket'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-kt6mDsWNIwQ/TrdoaRN2kGI/AAAAAAAAAWU/lzo8ARbVoDI/s72-c/toko+spesialis+jaket.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5478589630013347376</id><published>2011-10-31T16:13:00.000+07:00</published><updated>2011-10-31T16:13:20.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Pijat Reflexy Syariah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ide bisnis ini muncul dari adanya kebutuhan kaum muslim untuk mendapatkan layanan pijat yang tidak melanggar syariat agama. konsepnya adalah tamu laki-laki hanya akan dipijat oleh tenaga pijat laki-laki, begitu pun sebaliknya, tamu perempuan hanya akan dipijat oleh tenaga pijat wanita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ruangan pun harus dipisah, atau jika tidak memungkinkan karena keterbatasan ruang, bisa memakai kain tirai sebagai penutup.&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-aVLd-GK9vpk/Tq5lS4ku8vI/AAAAAAAAAWM/WXPCgsstZ68/s1600/pijat+refleksi+non+syariah.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-aVLd-GK9vpk/Tq5lS4ku8vI/AAAAAAAAAWM/WXPCgsstZ68/s1600/pijat+refleksi+non+syariah.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;pijat refleksi umum (non syariah)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;konsep syariah ini belum diterapkan pada usaha refleksi yang ada. padahal pangsa pasar nya sangat menjanjikan. karena banyak kaum muslim yang ingin menikmati layanan pijat refleksi untuk relaksasi ataupun kesehatan tapi tidak mau memasuki tempat refleksi yang umum. disebabkan tidak adanya pemisahan antara lelaki dan perempuan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;untuk tarif, bisa disamakan dengan usaha refleksi umum. dan jika memiliki dana lebih, usahakan agar ruangan refleksi di buat senyaman mungkin. seperti kedap suara, aroma terapi, kursi yang lebih empuk, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berani mencoba ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5478589630013347376?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5478589630013347376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5478589630013347376' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5478589630013347376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5478589630013347376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/10/pijat-reflexy-syariah.html' title='Pijat Reflexy Syariah'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-aVLd-GK9vpk/Tq5lS4ku8vI/AAAAAAAAAWM/WXPCgsstZ68/s72-c/pijat+refleksi+non+syariah.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-9035941461335924051</id><published>2011-10-24T12:08:00.000+07:00</published><updated>2011-10-24T12:08:01.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Quotes of The Day #6</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;"Develop an attitude of gratitude, and give thanks for everything that  happens to you, knowing that every step forward is a step toward  achieving something bigger and better than your current situation"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;- Brian Tracy&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kembangkan sikap bersyukur dan berterima kasih atas segala hal yang terjadi pada diri anda, ketahuilah bahwa setiap langkah ke depan adalah langkah menuju pencapaian sesuatu yang lebih besar dan lebih baik dari keadaan anda yang sekarang. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-m-4u9Zk-jCY/TqTyifrB_QI/AAAAAAAAAWA/4Wh8yPA4ezE/s1600/grattti.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="259" src="http://2.bp.blogspot.com/-m-4u9Zk-jCY/TqTyifrB_QI/AAAAAAAAAWA/4Wh8yPA4ezE/s320/grattti.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-9035941461335924051?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/9035941461335924051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=9035941461335924051' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/9035941461335924051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/9035941461335924051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/10/quotes-of-day-6.html' title='Quotes of The Day #6'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-m-4u9Zk-jCY/TqTyifrB_QI/AAAAAAAAAWA/4Wh8yPA4ezE/s72-c/grattti.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1923340639480263656</id><published>2011-07-14T17:55:00.000+07:00</published><updated>2011-07-14T17:55:27.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Cara Cepat Menjadi Kaya - Jalur Alternatif</title><content type='html'>Banyak jalan menuju Roma, Banyak jalan menuju kaya. ada jalan yang lurus, berkelok, menanjak, curam, bahkan jalan sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa jalan untuk kaya :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dapat Warisan yang banyak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kawin dengan anak konglomerat&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kawin dengan janda kaya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbisnis dan maju pesat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sedekah yang banyak&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;nah yang mau dibahas adalah SEDEKAH YANG BANYAK untuk mempercepat proses menjadi orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-TzMXeGrIcXk/Th7K6QMoflI/AAAAAAAAAVw/o3R1nfIQRPg/s1600/tangan+sedekah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-TzMXeGrIcXk/Th7K6QMoflI/AAAAAAAAAVw/o3R1nfIQRPg/s200/tangan+sedekah.jpg" width="196" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;anda pernah dengar hukum sepuluh kali lipat&amp;nbsp; alias "Tenfold Law" ? yaitu hukum yang berlaku universal, yang tidak memandang suku, agama, ras dan golongan. Dan sudah menjadi sunnatullah atau hukum Allah, bahwa siapapun yang menginfakkan uangnya untuk manusia lain yang membutuhkan, maka akan diberi balasan sebanyak sepuluh kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita banyak mengira bahwa orang-orang kaya memberikan sedekah ketika mereka sudah kaya. tapi sesungguhnya, mereka sudah mengetahui hukum ini dan mempraktekkannya dengan kontinyu sejak mereka masih 'bukan apa-apa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebaliknya dengan orang miskin (dan akan selalu miskin), mereka tidak mau mengeluarkan uang untuk berinfak dengan alasan bahwa mereka lah yang patut diberi infak. padahal jika mereka ingin merubah hidup, mereka harus merubah diri dari 'tangan dibawah' menjadi 'tangan diatas'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini adalah metode paling sederhana untuk menjadi kaya, tetapi sangat sulit untuk mempraktekkannya secara kontinyu karena kodrat manusia adalah tamak dan tidak mau berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;coba anda praktekkan untuk menyisihkan sedikitnya 10% dari penghasilan anda untuk disedekahkan kepada yang membutuhkan. dan lakukan secara kontinyu termasuk pada semua uang yang anda dapat dari sumber tak terduga misal bonus, fee, dll.&amp;nbsp; dan lihat perubahan hidup anda dalam 3 tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 tahun kelamaan ? Ingin lebih cepat lagi? ya tinggal diperbesar&amp;nbsp; saja persentase sedekahnya. beranikan untuk bersedekah 20%..... atau mau yang lebih cepat lagi - super kilat? sedekahkan saja semua penghasilan anda.. (hehehehe....buat sehari-hari gimana?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang terpenting adalah konsistensi sedekahnya alias terus menerus dan jangan putus. jangan cuma hangat-hangat tahi kebo. karena efek kaya hanya akan timbul jika dilakukan secara ajeg dengan persentase yang tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ga percaya? coba praktekkan selama setahun.... dan lihat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nih versi Inggris nya hukum &lt;a href="http://www.yktpc.com/seedmoney/TenfoldReturn.pdf"&gt;Tenfold Law&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1923340639480263656?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1923340639480263656/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1923340639480263656' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1923340639480263656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1923340639480263656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/07/cara-cepat-menjadi-kaya-jalur.html' title='Cara Cepat Menjadi Kaya - Jalur Alternatif'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-TzMXeGrIcXk/Th7K6QMoflI/AAAAAAAAAVw/o3R1nfIQRPg/s72-c/tangan+sedekah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5375391453779642977</id><published>2011-03-31T16:41:00.000+07:00</published><updated>2011-03-31T16:41:31.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bisnis'/><title type='text'>Bisnis Pulsa, Masih Prospektif kah?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pulsa Handphone mulai ada ketika handphone lahir (ya iyalah, gimana mau pakai HP kalau ga ada pulsa....?).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bisnis pulsa berkembang seiring dengan berkembangnya HP. semakin banyak orang yang memakai HP sebagai alat komunikasi mobile dikarenakan harga HP yang semakin lama semakin murah. bahkan bukan tidak mungkin akan menjadi gratis...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;gimana caranya bisa gratis? bisa, lewat promo dari perusahaan penyedia jasa telekomunikasi yang membundling HP dengan kartu SIM yang terintegrasi dan tidak bisa dipisah. Customer cukup membeli pulsanya saja. tetapi&amp;nbsp; HP yang digratiskan ini hanya memiliki fitur standar. hmmm... koq malah jadi omongin HP gratis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Back to Topic. jika kita perhatikan, banyak sekali toko yang menjual pulsa, baik toko yang memang khusus menjual Pulsa, HP, dan aksesorisnya, maupun toko kelontong yang juga ikut-ikutan menjual pulsa. bahkan pulsa ini sudah menjadi sebuah produk utama dari beberapa perusahaan MLM. yang para membernya sudah bisa mengisi pulsa sendiri dan bahkan menjadi agen mobile penjualan pulsa&amp;nbsp; juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bisnis pulsa itu sendiri memang masih akan prospektif, tetapi yang tidak prospektif adalah mendirikan bisnis/usaha toko yang menjual khusus pulsa. Jadikan penjualan pulsa ini sebagai pelengkap dari usaha toko anda, bukan sebagai produk utama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar tahun 2000 hingga 2009 adalah booming nya bisnis toko penjualan pulsa HP, saking banyaknya hingga jumlah toko pulsa yang bangkrut juga tidak sedikit dikarenakan persaingan yang terlalu sengit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kebangkrutan ini sebenarnya bisa dihindari, sekiranya pelaku bisnis bisa membaca pasar dan melakukan langkah antisipatif dengan mendiversifikasi produk yang dijual.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ke depannya, bukan tidak mungkin atau bahkan sudah terealisasi, bahwa pulsa nanti nya akan menjadi alat penukar sebagai alternatif pengganti uang fisik. belanja barang, bayar angkutan, jual beli, semua memakai pulsa sebagai alat penukar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kalau sudah begitu, HP pun perlu di pakaikan rante besi supaya ga ilang.... (kan dalamnya ada pulsa pengganti uang). nah.... bisnis "rantai HP" ini lah nanti yang akan booming mengikuti perkembangan pulsa sebagai alat tukar pengganti uang. berapa juta HP yang perlu dikalungin rante? dapat lagi dah ide bisnis baru...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;yang perlu kita lakukan hanyalah jeli melihat peluang pasar dan kemampuan membaca masa depan pasar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5375391453779642977?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5375391453779642977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5375391453779642977' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5375391453779642977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5375391453779642977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/bisnis-pulsa-masih-prospektif-kah.html' title='Bisnis Pulsa, Masih Prospektif kah?'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-3113152443195568462</id><published>2011-03-19T14:31:00.000+07:00</published><updated>2011-03-19T14:31:00.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Quotes of The Day #5</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: x-large;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"It is not enough to be busy; so are the ants. The question is: what are we busy about?"&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;- Henry David Thoreau&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;"Jangan Cuma Sibuk, Semut pun Juga Sibuk. Pertanyaannya: Apa Yang Kita Sibukkan"&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-eva9uEco_aU/TX8W6qA1hHI/AAAAAAAAAUs/p_A_ZYFP8xE/s1600/busyants.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh3.googleusercontent.com/-eva9uEco_aU/TX8W6qA1hHI/AAAAAAAAAUs/p_A_ZYFP8xE/s1600/busyants.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-3113152443195568462?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/3113152443195568462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=3113152443195568462' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3113152443195568462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3113152443195568462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/quotes-of-day-5.html' title='Quotes of The Day #5'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-eva9uEco_aU/TX8W6qA1hHI/AAAAAAAAAUs/p_A_ZYFP8xE/s72-c/busyants.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-7312974538213362664</id><published>2011-03-18T14:10:00.001+07:00</published><updated>2011-03-18T14:10:00.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Quotes of The Day #4</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-large;"&gt;"We make a living by what we get, but we make a life by what we give." &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;- Winston Churchill&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Kita Hidup Dari Apa Yang Kita Dapatkan, Tetapi Kita Membuat Kehidupan Dari Apa Yang Kita Berikan&lt;/b&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-16jjgBzypuU/TX8TiDorOYI/AAAAAAAAAUo/tlH_wL4nDrY/s1600/givecharity.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh3.googleusercontent.com/-16jjgBzypuU/TX8TiDorOYI/AAAAAAAAAUo/tlH_wL4nDrY/s1600/givecharity.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-7312974538213362664?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/7312974538213362664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=7312974538213362664' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7312974538213362664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7312974538213362664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/quotes-of-day-4.html' title='Quotes of The Day #4'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-16jjgBzypuU/TX8TiDorOYI/AAAAAAAAAUo/tlH_wL4nDrY/s72-c/givecharity.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4018953423170015080</id><published>2011-03-17T13:53:00.000+07:00</published><updated>2011-03-17T13:53:00.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Quotes of The Day #3</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;"Gratitude is riches. Complaint is poverty." &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;- Doris Day&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Bersyukur adalah Sikap Orang Kaya. Mengeluh adalah Sikap Orang Miskin"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-j3ww-b1YRE4/TX8Of_1e61I/AAAAAAAAAUk/-yusOCIBymY/s1600/thankyouGod.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://lh5.googleusercontent.com/-j3ww-b1YRE4/TX8Of_1e61I/AAAAAAAAAUk/-yusOCIBymY/s400/thankyouGod.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4018953423170015080?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4018953423170015080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4018953423170015080' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4018953423170015080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4018953423170015080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/quotes-of-day-3.html' title='Quotes of The Day #3'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-j3ww-b1YRE4/TX8Of_1e61I/AAAAAAAAAUk/-yusOCIBymY/s72-c/thankyouGod.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2046870008504939845</id><published>2011-03-16T13:36:00.001+07:00</published><updated>2011-03-16T13:36:00.196+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Quotes of The Day #2</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;"Early to Bed and Early to Rise, Makes a Man Healthy, Wealthy and Wise" &lt;/span&gt;- Benjamin Franklin&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;"Tidur Lebih Awal dan Bangun Lebih Awal, Menjadikan Seseorang&amp;nbsp; Sehat, Kaya dan Bijaksana&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-khqmln1TAyA/TX8KjXUEhmI/AAAAAAAAAUg/gPbhS5EKR7Y/s1600/earlytorise.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://lh5.googleusercontent.com/-khqmln1TAyA/TX8KjXUEhmI/AAAAAAAAAUg/gPbhS5EKR7Y/s320/earlytorise.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2046870008504939845?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2046870008504939845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2046870008504939845' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2046870008504939845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2046870008504939845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/quotes-of-day-2.html' title='Quotes of The Day #2'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-khqmln1TAyA/TX8KjXUEhmI/AAAAAAAAAUg/gPbhS5EKR7Y/s72-c/earlytorise.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8713124244185712741</id><published>2011-03-15T13:31:00.001+07:00</published><updated>2011-03-15T13:32:34.882+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Mutiara'/><title type='text'>Quotes of The Day #1</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;"You're not obligated to win. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You're obligated to keep trying to do the best you can every day"&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;- Marian Wright Edelman&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Anda Tidak Diwajibkan Untuk Menang. Anda Diwajibkan Untuk Tetap Mencoba Melakukan Yang Terbaik Yang Bisa Anda Lakukan Setiap Harinya"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-uqgJJHiOl50/TX8G3hbBcKI/AAAAAAAAAUc/NnNgkCgqXzQ/s1600/dothebestucan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="https://lh3.googleusercontent.com/-uqgJJHiOl50/TX8G3hbBcKI/AAAAAAAAAUc/NnNgkCgqXzQ/s320/dothebestucan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8713124244185712741?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8713124244185712741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8713124244185712741' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8713124244185712741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8713124244185712741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/quotes-of-day-1.html' title='Quotes of The Day #1'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-uqgJJHiOl50/TX8G3hbBcKI/AAAAAAAAAUc/NnNgkCgqXzQ/s72-c/dothebestucan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8466845266700524858</id><published>2011-03-14T13:17:00.000+07:00</published><updated>2011-03-14T13:17:53.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Usaha Toko Spesialis Peralatan dan Perlengkapan Sepakbola dan Futsal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-Z4owjrFqUZs/TX2s-TpjvuI/AAAAAAAAAUI/KE5LmseMCgE/s1600/soccershop123.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="162" src="https://lh6.googleusercontent.com/-Z4owjrFqUZs/TX2s-TpjvuI/AAAAAAAAAUI/KE5LmseMCgE/s320/soccershop123.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Masyarakat Indonesia dari dulu hingga sekarang adalah pecandu sepakbola, walau prestasinya belum bisa berbicara di pentas dunia. Olahraga yang dimainkan oleh semua lapisan masyarakat ini sangat populer, ditambah lagi dengan kehadiran futsal sebagai 'anak' sepakbola yang kini semakin digandrungi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kepopuleran dan banyaknya produk turunan dari olahraga sepakbola ini bisa menjadi sebuah peluang usaha membuka toko spesialis peralatan / perlengkapan sepakbola dan futsal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Produk -Produk yang bisa dijual adalah semua yang berkaitan dengan sepakbola dan futsal, misalnya ;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-6iZo7YdF5CE/TX2vksUcpxI/AAAAAAAAAUM/frrdJCZ2gKU/s1600/slalom+kit.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://lh4.googleusercontent.com/-6iZo7YdF5CE/TX2vksUcpxI/AAAAAAAAAUM/frrdJCZ2gKU/s200/slalom+kit.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pakaian (Kaos dan Celana)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Decker&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kaos Kaki&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sepatu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaket&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bola&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peralatan Latihan seperti : rompi, cones, piramid, slalom, hurdle, passing arc, dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sticker Club&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Poster pemain/team &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Topi Club&lt;/li&gt;&lt;li&gt;CD/DVD Sepakbola &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Intinya adalah semua hal yang berkaitan dengan sepakbola.bisa dimasukkan kedalam toko ini untuk dijual. Yang perlu diperhatikan adalah adanya grade kualitas produk dari semua item yang dijual untuk memberikan pilihan kepada pelanggan anda. Grade kualitas produk mulai dari &lt;b&gt;Original, Kw&lt;/b&gt;, hingga &lt;b&gt;lokal&lt;/b&gt; hendaknya bisa disediakan. Dengan cara ini, toko anda akan lebih terkenal karena kelengkapan produk dan kelengkapan kualitas produk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Modal awal untuk investasi dan modal kerja dari usaha toko sepakbola ini mungkin membutuhkan dana yang tidak sedikit karena harus melakukan stok barang. Tetapi dengan kegilaan masyarakat Indonesia atas olahraga ini akan menjadi jaminan bahwa bisnis ini memberikan prospek yang sangat bagus dan tidak ada matinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan jangan lupakan faktor&lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/search/label/Marketing"&gt; marketing&lt;/a&gt; untuk mensukseskan bisnis ini. Undang Pemain Timnas (Kalau perlu pemain bintang seperti Crishtiano Ronaldo atau Messi) untuk pembukaan (grand opening) toko anda dan berikan doorprize yang heboh....&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-phxrckkFoN0/TX2ySkFadII/AAAAAAAAAUQ/dumgA9pgtxI/s1600/messidona.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://lh6.googleusercontent.com/-phxrckkFoN0/TX2ySkFadII/AAAAAAAAAUQ/dumgA9pgtxI/s320/messidona.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8466845266700524858?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8466845266700524858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8466845266700524858' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8466845266700524858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8466845266700524858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/03/usaha-toko-spesialis-peralatan-dan.html' title='Usaha Toko Spesialis Peralatan dan Perlengkapan Sepakbola dan Futsal'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-Z4owjrFqUZs/TX2s-TpjvuI/AAAAAAAAAUI/KE5LmseMCgE/s72-c/soccershop123.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1928565100231843383</id><published>2011-02-28T17:09:00.000+07:00</published><updated>2011-02-28T17:09:26.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Bosan Jadi Karyawan – Transformasi Menjadi Business Owner</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:DoNotShowRevisions/&gt;   &lt;w:DoNotPrintRevisions/&gt;   &lt;w:DoNotShowMarkup/&gt;   &lt;w:DoNotShowComments/&gt;   &lt;w:DoNotShowInsertionsAndDeletions/&gt;   &lt;w:DoNotShowPropertyChanges/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;    &lt;w:UseFELayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:DoNotOptimizeForBrowser/&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-zQqJ1j3l3S8/TWtvs0WS14I/AAAAAAAAAUA/dQLt0RcUCZ8/s1600/stressperson.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="158" src="https://lh5.googleusercontent.com/-zQqJ1j3l3S8/TWtvs0WS14I/AAAAAAAAAUA/dQLt0RcUCZ8/s200/stressperson.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Masih jadi karyawan ? pasti anda mengalami juga yang namanya 7P; Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-Pasan. Penghasilan Cuma pas untuk hidup sehari-hari malah lebih banyak kurang, dan harus gali lobang sana sini untuk menutupi kekurangannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jika masih memiliki cita-cita untuk menjadi pengusaha, setidaknya cobalah membuat usaha yang sifatnya masih sampingan. Jangan membuat keputusan untuk keluar dari pekerjaan utama, sebelum usaha sampingan anda benar-benar memberikan kontribusi penghasilan yang lebih besar dari penghasilan sebagai karyawan. Jadilah ampibi terlebih dahulu, yang hidup di dua alam. Alam karyawan dan alam entrepreneur.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penghasilan sebagai karyawan dapat menopang modal kerja usaha sampingan anda, sebelum usaha itu dapat menghidupi dirinya sendiri. Kesulitan yang dialami oleh seorang ampibi adalah masalah pembagian waktu untuk usaha tersebut. Seorang ampibi harus rela menambah jam kerjanya diluar jam kantor untuk melakukan kegiatan operasional usaha pada awal-awal usaha. Bahkan harus rela untuk mengorbankan hari libur demi membangun dan mengembangkan usaha. Penambahan jam kerja ini mungkin tidak akan menjadi masalah bagi anda yang masih berstatus bujangan. Tetapi bagi yang sudah berkeluarga, maka diperlukan adanya komunikasi dengan pasangan dan anak-anak untuk bisa memahami kegiatan kita yang banyak menghabiskan waktu terutama waktu untuk keluarga. Minta dukungan dari pasangan anda atas aktifitas usaha sampingan ini, berikan pemahaman bahwa jika usaha sampingan ini bisa maju dan berkembang menjadi sebuah perusahaan besar, anda akan membayar utang waktu untuk keluarga anda dengan liburan panjang (kalau perlu keliling dunia).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berkomitmen lah pada usaha anda walau sifatnya masih sampingan, fokuslah pada tiga bulan pertamanya. Karena tiga bulan pertama itu sangat penting bagi semua bisnis yang baru dibangun. Pada tiga bulan pertama itulah pondasi bisnis dibangun dan diuji cobakan (trial error). Jika bisa melewati tiga bulan pertama ini dengan baik, dalam arti mendapatkan penjualan yang cukup dan mampu mengatasi masalah-masalah bisnis yang timbul. Maka bulan-bulan berikutnya adalah tahap pengembangan perusahaan. Pengembangan usaha sebaiknya lebih difokuskan pada kegiatan pemasaran dan penjualan. Perbesar list cutomer anda dan lakukan apapun yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan secara bertahap. Dan secara perlahan tingkatkan kualitas produk &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;serta membenahi sistem bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-6gyqoF669Fo/TWtwDOC1MpI/AAAAAAAAAUE/6rOwKP45Tvw/s1600/sukses+bisnis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://lh5.googleusercontent.com/-6gyqoF669Fo/TWtwDOC1MpI/AAAAAAAAAUE/6rOwKP45Tvw/s200/sukses+bisnis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Biasanya pada akhir tahun pertama, bisnis sudah mulai mampu menghidupi dirinya sendiri tanpa tambahan modal lagi. Pada tahun kedua sudah mulai bisa memberikan keuntungan dan membayar hutang-hutang usaha. Pada tahun ketiga, usaha mulai maju dan memberikan keuntungan yang lumayan. Pada tahun keempat, usaha sudah bisa menduplikasikan dirinya dengan mendirikan banyak cabang. Tahun kelima dan keenam diharapkan sudah memberikan kontribusi passive income yang besar untuk anda. Pada tahun ketujuh, anda sudah mendapati diri dalam keadaan ‘financial freedom’. Mimpi yang indah bukan? Ya, semua kesuksesan berawal dari mimpi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1928565100231843383?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1928565100231843383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1928565100231843383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1928565100231843383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1928565100231843383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/bosan-jadi-karyawan-transformasi.html' title='Bosan Jadi Karyawan – Transformasi Menjadi Business Owner'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-zQqJ1j3l3S8/TWtvs0WS14I/AAAAAAAAAUA/dQLt0RcUCZ8/s72-c/stressperson.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2775539776494564492</id><published>2011-02-24T13:41:00.000+07:00</published><updated>2011-02-24T13:41:53.968+07:00</updated><title type='text'>MenJadi KayA dengan MenguBahCaRa BErpiKiR  ala T. Harv Eker</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam ebooknya yang berjudul "think rich to get rich", T. Harv Eker memberikan kiat-kiat untuk menjadi kaya. kaya menurut standar Amerika adalah memiliki kekayaan bersih senilai 1 juta dollar Amerika (kurang lebih 9 milliar rupiah). Kekayaan bersih adalah seluruh asset dikurangi semua hutang-hutang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba anda hitung kekayaan bersih anda berapa saat ini. jika lebih dari 9 milliar rupiah, selamat... berarti anda salah satu miliuner Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi jika belum mencapai angka itu, ada baiknya jika anda menyimak tulisan T. Harv Eker ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara menjadi Kaya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;Ubah Cara Berpikir&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-7iWWs7Y2ejc/TWX7P9bOWQI/AAAAAAAAAT8/gy7P-px9EM8/s1600/urthinking.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-7iWWs7Y2ejc/TWX7P9bOWQI/AAAAAAAAAT8/gy7P-px9EM8/s320/urthinking.jpg" width="249" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ini adalah hal paling mendasar dan paling penting dalam mencapai tujuan untuk menjadi kaya. Sejurus dengan yang pernah saya tulis dalam&lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/10/watak-anda-adalah-nasib-anda.html"&gt; "watak anda adalah nasib anda"&lt;/a&gt; , bahwa pemikiran adalah yang menentukan nasib anda. bukan hal lainnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;cara anda bertindak, cara berbicara, cara anda bersikap kepada orang lain, itu semua berasal dari cara berpikir anda. Dan hal ini pula yang menentukan anda menjadi orang miskin atau menjadi orang kaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jika anda diberi pertanyaan; &lt;i&gt;"jika anda berpikir seperti pemikiran orang kaya dan bertindak seperti tindakan orang kaya, percayakah anda bahwa anda akan menjadi kaya?"&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; apa jawaban anda?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika anda menjawab YA, berarti anda telah memahami bahwa perbedaan orang kaya dan orang miskin terletak pada CARA BERPIKIR nya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;banyak orang kaya yang bangkrut tetapi dalam sekejap berubah menjadi kaya lagi, seperti &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/03/donald-trump.html"&gt;Donald Trump&lt;/a&gt; yang pernah bangkrut karena memiliki hutang hingga miliaran dollar. tetapi karena cara berpikirnya adalah cara berpikir orang kaya, maka dia dalam waktu tidak berapa lama mampu bangkit dan menjadi miliuner lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;beberapa hal yang harus diubah dalam cara berpikir :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* &lt;b&gt;Hapus propaganda negatif mengenai orang kaya&lt;/b&gt;, "&lt;i&gt;orang kaya adalah orang yang penuh dengan uang haram&lt;/i&gt;", "&lt;i&gt;orang kaya adalah orang pelit&lt;/i&gt;", dan berbagai bentuk propaganda negatif lainnya tentang orang kaya.karena jika anda membenci orang kaya, maka anda telah memblokir pikiran-pikiran bawah sadar untuk menjadi kaya. dan hasilnya anda tidak akan pernah kaya. lakukan sebaliknya, kagumi orang kaya, kalau perlu doakan mereka. amati dan tiru cara mereka berpikir, cara bertindak, dan cara bersikap mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-krXRuoj-Tgo/TWX4rdb8gvI/AAAAAAAAATw/RjUjHEIGE_c/s1600/bigdreamandthink.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-krXRuoj-Tgo/TWX4rdb8gvI/AAAAAAAAATw/RjUjHEIGE_c/s200/bigdreamandthink.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* &lt;b&gt;Berpikir dan bermimpi BESAR&lt;/b&gt;, ambil segala sesuatu dalam lingkup yang lebih besar. beranilah untuk memiliki impian yang besar. berpikir dan bermimpi kecil hanya akan menjadikan anda &lt;b&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;"orang kecil"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;anda memiliki cita-cita memiliki 1 buah toko retail yang sukses? kenapa tidak bercita-cita untuk memiliki 100 toko retail yang sukses? atau bahkan 1000 toko?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-D_51U-zdJh0/TWX6YHuhyBI/AAAAAAAAAT4/cW2ky3VLduw/s1600/noexcuses1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-D_51U-zdJh0/TWX6YHuhyBI/AAAAAAAAAT4/cW2ky3VLduw/s200/noexcuses1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* &lt;b&gt;tidak mengeluh, tidak mencari-cari alasan dan tidak mencari pembenaran atas ketidaksuksesan anda&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bersyukur dan menerima apa adanya keadaan anda yang sekarang dan tidak mencari kambing hitam atas ketidaksuksesan anda. selalulah berpikir positif, karena semua perkataan negatif berasal dari pemikiran negatif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-e2v0I5WCsAk/TWX5z50yhzI/AAAAAAAAAT0/SRBqkhOhXso/s1600/opportunityandrisk.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-e2v0I5WCsAk/TWX5z50yhzI/AAAAAAAAAT0/SRBqkhOhXso/s200/opportunityandrisk.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* &lt;b&gt;Fokus pada Peluang dan Kesempatan, bukan pada masalah dan rintangan&lt;/b&gt;. Ingat kisah dua orang salesman yang ditugaskan untuk menjual sepatu di Benua Afrika? A dan B berangkat ke Afrika untuk melihat situasi pasar untuk produk sepatu. Mereka mendapati bahwa disana tidak ada yang memakai sepatu. si A (cara berpikir orang miskin) mengatakan kepada bosnya, "payah pak, masyarakat disana tidak ada yang memakai alas kaki. jadi tidak mungkin kita bisa berjualan disana". si B (cara berpikir orang kaya) mengatakan kepada bosnya, "lapor bos, peluang kita sangat bagus untuk berjualan sepatu disana&amp;nbsp; karena masyarakat sana tidak ada yang memakai sepatu dan mungkin kita bisa merajai pangsa pasar sepatu. kapan bisa secepatnya kita kirim barang kesana?".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2775539776494564492?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2775539776494564492/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2775539776494564492' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2775539776494564492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2775539776494564492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/menjadi-kaya-dengan-mengubahcara.html' title='MenJadi KayA dengan MenguBahCaRa BErpiKiR  ala T. Harv Eker'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-7iWWs7Y2ejc/TWX7P9bOWQI/AAAAAAAAAT8/gy7P-px9EM8/s72-c/urthinking.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8454265287908746569</id><published>2011-02-23T17:30:00.000+07:00</published><updated>2011-02-23T17:30:26.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Cara Memulai Bisnis</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="header"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="footer"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="page number"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="Body Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="Body Text 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="No List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-L9YJP3ATR7E/TWTfhsSZ1VI/AAAAAAAAATk/m_5ulrcBiLE/s1600/mulai+bisnis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="101" src="http://3.bp.blogspot.com/-L9YJP3ATR7E/TWTfhsSZ1VI/AAAAAAAAATk/m_5ulrcBiLE/s200/mulai+bisnis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Banyak orang yang bingung untuk memulai usahanya sendiri, dan bingung nya komplek. Saking kompleknya akhirnya malah tidak jadi usaha.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Berikut adalah langkah-langkah memulai usaha :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0cm; text-align: justify;" type="1"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-7QuKGgRaClc/TWTgF91BfQI/AAAAAAAAATo/aS7TelJPx2Y/s1600/bisnis+plan.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;b&gt;Tentukan type bisnis yang ingin dimasuki&lt;/b&gt;, apakah usaha home      industri, perdagangan (ritel/grosir), atau jasa. Sesuaikan dengan minat      dan kesukaan anda, semakin anda menyukai bidang tersebut semakin bagus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;b&gt;Tentukan jumlah modal minimum yang harus dimiliki&lt;/b&gt;. Hitung      jumlah modal investasi dan modal kerja selama tiga bulan pertama. Modal      kerja tiga bulan pertama adalah sangat penting, karena bisnis tidak bisa      diharapkan untuk mampu menghidupi dirinya sendiri dalam tiga bulan pertama      itu. Jika anda tidak memiliki modal kerja selama tiga bulan pertama,      sebaiknya anda berpikir keras untuk mencari alternatif pembiayaan lain.      Seperti kemitraan dengan orang yang memiliki dana adalah lebih baik.      Jangan sekali-kali mengambil hutang bank (apalagi hutang dari kartu      kredit) untukmembiayai usaha anda. Hutang bank boleh diambil hanya untuk      pengembangan apabila usaha sudah cukup maju dan memiliki cashflow yang      bagus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;b&gt;Lakukan riset pasar. &lt;/b&gt;Cari info sebanyak mungkin segala sesuatu      yang berkaitan produk anda. Mulai dari supplier, tempat usaha, pesaing,      calon pelanggan, harga, kualitas, dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;b&gt;Buat perencanaan bisnis. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-7QuKGgRaClc/TWTgF91BfQI/AAAAAAAAATo/aS7TelJPx2Y/s1600/bisnis+plan.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://1.bp.blogspot.com/-7QuKGgRaClc/TWTgF91BfQI/AAAAAAAAATo/aS7TelJPx2Y/s200/bisnis+plan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang paling penting adalah membuat      perencanaan produk, dan perencanaan pemasaran. Perencanaan produk      difokuskan pada pembuatan produk yang memiliki perbedaan dengan produk      kompetitor di pasaran (ingat teori purple cow). Perencanaan pemasaran      harus mencakup semua yang berkaitan dengan strategi pemasaran produk yang      efektif (mengena) dan efisien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;b&gt;Lakukan sekarang juga.&lt;/b&gt; Jangan terlalu membuat perencanaan yang      terlalu komplek, karena akan menyebabkan anda menjadi orang yang pesimistis.      Perencanaan dibuat sebagai peta untuk mengarahkan kepada sasaran, bukan      sebagai pembuat pesimis. Banyak orang yang menggebu-gebu dalam memulai      usaha dan membuat bisnis plan yang kompleks (biasanya dari kalangan      akademis dan kantoran). Dan ketika dalam pembuatan bisnis plan nya      mengalami kebuntuan pada penyelesaiannya (karena ingin sempurna), malah      akhirnya urung untuk memulai usaha, karena setelah diriset sebegitu      dalamnya dia mengetahui apa saja yang akan menjadi rintangannya dalam      usaha tersebut. Just Do It ! langsung action…. Itulah perbedaan      entrepreneur dengan ‘orang biasa’. Entrepreneur bertindak, berpikir      kemudian. ‘Orang biasa’ berpikir, tidak pernah bertindak. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-S6hYLmlLRJU/TWThS8HP7wI/AAAAAAAAATs/T3NjoLSnoQk/s1600/bertindak+sekarang+juga.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="311" src="http://4.bp.blogspot.com/-S6hYLmlLRJU/TWThS8HP7wI/AAAAAAAAATs/T3NjoLSnoQk/s320/bertindak+sekarang+juga.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8454265287908746569?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8454265287908746569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8454265287908746569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8454265287908746569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8454265287908746569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/cara-memulai-bisnis.html' title='Cara Memulai Bisnis'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-L9YJP3ATR7E/TWTfhsSZ1VI/AAAAAAAAATk/m_5ulrcBiLE/s72-c/mulai+bisnis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-3618138750286927839</id><published>2011-02-16T13:56:00.002+07:00</published><updated>2011-02-16T13:56:00.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Financial Freedom / Bebas Finansial</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VbwTSom9Bys/TVkT-IURYTI/AAAAAAAAATQ/CTCUlUQIpXU/s1600/financial-freedom2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://3.bp.blogspot.com/-VbwTSom9Bys/TVkT-IURYTI/AAAAAAAAATQ/CTCUlUQIpXU/s200/financial-freedom2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Robert T. Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad, bahwa seseorang sudah berada dalam kondisi financial freedom bila memiliki passive income yang jumlahnya minimal tiga kali dari biaya-biaya hidupnya secara normal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi jika anda memiliki pengeluaran bulanan sebesar 5 juta rupiah, maka anda dapat dikatakan telah berada dalam kondisi financial freedom bila memiliki penghasilan passif sebesar 15 juta rupiah perbulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang dimaksud dengan Passive Income? yaitu penghasilan yang masuk ke kantong anda tanpa anda bekerja untuk mendapatkannya, persis seperti kisah &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/membangun-sistem-kisah-ember-dan-pipa.html"&gt;"ember dan pipa"&lt;/a&gt;. Pipa yang terus mengalirkan air tanpa henti, yang tidak perlu lagi campur tangan kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana cara untuk mendapatkan passive income ini? ada beberapa instrumen yang bisa dijadikan sumber penghasilan pasif, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Berbisnis.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membuat bisnis, menjalankan dan mengembangkannya untuk menjadi mesin uang yang benar-benar menghasilkan adalah salah satu cara tercepat untuk menjadi kaya dan financial freedom.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin pertama-tamanya anda harus terlibat secara penuh dan menyeluruh, dan ketika bisnis mulai berkembang dan membutuhkan lebih banyak orang yang terlibat sebagai karyawan. anda perlahan-lahan sudah bisa mulai 'istirahat' untuk menikmati hasilnya. Anda harus memproyeksikan diri sebagai "business owner" bukan sebagai "business doer". sehingga penghasilan dari bisnis ini bisa masuk kedalam kategori passive income. karena jika anda masih terlalu aktif dan tidak ada yang bisa menggantikan peran anda dalam perusahaan itu, sehingga apabila tidak ada anda maka bisnis tidak bisa berjalan secara normal. Maka penghasilan ini masuk kategori active income.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Berinvestasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;banyak sekali pilihan investasi, dan hampir semua masuk kategori passive income. dinamakan investasi, karena kita hanya menanamkan uang saja tanpa ikut aktif mengelolanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-S6BDckmAVjc/TVkVTxKWKwI/AAAAAAAAATU/6Qd8MF_jStQ/s1600/pohon+uang.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-S6BDckmAVjc/TVkVTxKWKwI/AAAAAAAAATU/6Qd8MF_jStQ/s200/pohon+uang.jpg" width="182" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Macam-Macam Investasi : Property, Saham, Obligasi, Deposito, Emas, Reksadana, dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk diingat, jika ingin berinvestasi ambil instrumen yang memiliki tingkat pengembalian modal minimal 3% diatas angka inflasi. contoh: inflasi indonesia tahun 2010 adalah 6,96%, maka sangat tidak bijaksana jika anda menempatkan uang kedalam instrumen "deposito" yang hanya memberi imbal sebesar 6% pertahun. Uang anda bukannya bertambah, malah menyusut. bukan dalam arti nominalnya (secara nominal memang bertambah), tetapi dalam arti nilai uangnya telah menyusut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cari Instrumen investasi yang memberikan imbal minimal 10% pertahun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berinvestasi sebaiknya jika sudah memiliki dana "menganggur" yang cukup, karena walau bagaimanapun investasi memiliki resiko 'kehilangan uang' juga. dan jika itu terjadi, setidaknya itu tidak terlalu mempengaruhi fundamental keuangan anda secara signifikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siap untuk Financial Freedom?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-3618138750286927839?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/3618138750286927839/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=3618138750286927839' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3618138750286927839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3618138750286927839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/financial-freedom-bebas-finansial.html' title='Financial Freedom / Bebas Finansial'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VbwTSom9Bys/TVkT-IURYTI/AAAAAAAAATQ/CTCUlUQIpXU/s72-c/financial-freedom2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1635985873237494825</id><published>2011-02-15T13:03:00.012+07:00</published><updated>2011-02-15T13:03:00.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Bisnis Relabeling</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;M&lt;/span&gt;ungkin banyak dari anda yang masih kurang familiar dengan relabeling. bisnis ini adalah bisnis yang memakai produk orang lain yang kemudian diberikan label / merek sendiri. Bisnis model ini sangat banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki brand / merek yang kuat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena mereka sudah memiliki merek yang sudah dikenal masyarakat, mereka berani untuk menambah variasi produk dengan mengambil produk orang lain dan memberi merek sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6JdJor4IL0g/TVkE_iGrx9I/AAAAAAAAATM/zzZw6sc7f9M/s1600/tisu+alfamart.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="156" src="http://4.bp.blogspot.com/-6JdJor4IL0g/TVkE_iGrx9I/AAAAAAAAATM/zzZw6sc7f9M/s200/tisu+alfamart.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tisu Relabelling&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contohnya, para pemain bisnis retailer seperti Carrefour, Hypermart, Giant, bahkan sekelas alfamart dan indomart sudah melakukan relabeling hampir semua produk yang ada di toko mereka sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Produk-produk seperti tisu, snack, diapers, dan banyak lainnya sudah ada yang direlabel dengan brand mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya bisnis ini bisa dilakukan siapa saja, tapi cenderung harus memiliki modal yang kuat terutama &lt;b&gt;modal merek/brand&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;modal kerja.&lt;/b&gt; Karena akan sangat tidak mudah jika anda mencoba berbisnis relabeling ini jika tidak memiliki kedua hal tersebut, terutama brand. sedangkan modal kerja harus kuat, karena anda membeli secara putus produk yang anda ingin relabeling. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah-langkah bisnis relabeling :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tentukan produk apa yang ingin anda pasarkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan penelitian pasar mengenai konsumen, pesaing, harga, kualitas,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Temukan pabrik yang membuat produk tersebut yang bersedia untuk direlabeling&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pesan produk anda dengan spesifikasi yang berbeda dengan yang ada dipasaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan Relabeling terhadap produk tersebut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pasarkan dan promosikan&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Contoh :&lt;br /&gt;Mr. Udin ingin berbisnis celana jeans dengan memakai merek sendiri, tetapi Mr. Udin tidak ingin memiliki pabrik sendiri.&amp;nbsp; Mr. Udin beranggapan bahwa bisnis celana jeans masih sangat berpotensi.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_pCNE2U0Kgc/TVkEneQPRkI/AAAAAAAAATI/bPnJjb48YAY/s1600/jeansnya+udin.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://4.bp.blogspot.com/-_pCNE2U0Kgc/TVkEneQPRkI/AAAAAAAAATI/bPnJjb48YAY/s200/jeansnya+udin.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Mr. Udin melakukan riset pasar mengenai pangsa pasar celana jeans, model apa yang sedang dan akan trend, bahan apa yang bagus, berapa harga dari kompetitor, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Mr. Udin pun melacak pabrik konveksi yang mau membuatkan celana jeans pesanannya, dia memesan 100 kodi untuk pertamanya. setelah selesai dia berikan label dibelakang celananya itu "U-Jeans" yang singkatan dari "Udin Jeans". Setelah selesai dia mulai memasarkannya ke pusat-pusat grosir pakaian, sperti Tanah Abang, Pasar pagi Mangga Dua, Cipulir dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertarik Bisnis Relabeling ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1635985873237494825?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1635985873237494825/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1635985873237494825' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1635985873237494825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1635985873237494825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/bisnis-relabeling.html' title='Bisnis Relabeling'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-6JdJor4IL0g/TVkE_iGrx9I/AAAAAAAAATM/zzZw6sc7f9M/s72-c/tisu+alfamart.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-7744987711861276702</id><published>2011-02-14T13:23:00.002+07:00</published><updated>2011-02-14T14:04:32.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>9 Elemen Iklan yang Gagal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-UOkUd2fzWLs/TVjTuIG1LuI/AAAAAAAAATA/pjrqHrB0NbQ/s1600/iklan-extraboss.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="179" src="http://1.bp.blogspot.com/-UOkUd2fzWLs/TVjTuIG1LuI/AAAAAAAAATA/pjrqHrB0NbQ/s200/iklan-extraboss.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You could write the most eloquent copy in the world, but even the best writing doesn't always drive consumer responses."&gt;Anda bisa menulis naskah iklan yang paling fasih di dunia, tapi tulisan yang terbaik pun tidak selalu mendapatkan tanggapan konsumen. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="In other words, it takes more than an ability to write coherently to craft compelling, actionable and meaningful marketing copy that delivers a return on investment that small-business owners need."&gt;Dengan  kata lain, dibutuhkan lebih dari kemampuan menulis, untuk  membuat Iklan pemasaran yang menarik, persuasif dan mampu mendatangkan penjualan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="In other words, it takes more than an ability to write coherently to craft compelling, actionable and meaningful marketing copy that delivers a return on investment that small-business owners need."&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="There are reasons why your copy stinks, and 10 of those reasons follow:"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="There are reasons why your copy stinks, and 10 of those reasons follow:"&gt;Berikut adalah alasan mengapa iklan anda gagal : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="1."&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You're arrogant."&gt;&lt;b&gt;Naskah Arogan&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Jika isi naskah lebih banyak tentang anda, maka tidak akan nyambung dengan konsumen. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Instead, make sure your copy focuses on the target audience."&gt;Sebaliknya, pastikan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;naskah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Instead, make sure your copy focuses on the target audience."&gt; Anda berfokus pada audiens sasaran. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Your role is simple, help the audience in some way."&gt;Identifikasi &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The audience--their needs and their wants--should drive your copy."&gt;kebutuhan dan keinginan mereka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The audience--their needs and their wants--should drive your copy."&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Show how you can help them instead of writing about why you think you're wonderful."&gt;Tunjukkan bagaimana Anda bisa membantu mereka alih-alih menulis tentang diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Show how you can help them instead of writing about why you think you're wonderful."&gt; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span title="2."&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Naskah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="You're pushy."&gt;&lt;b&gt; memaksa&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Heavy-handed copy that uses hard sales language is past its time, and your audience is likely to see right through hard sales tactics."&gt;menggunakan bahasa iklan yang cenderung memaksa konsumen untuk membeli adalah bahasa iklan yang sudah tidak zaman lagi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Consider your audience, your product and your goals before you resort to hard sales messages."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Consider your audience, your product and your goals before you resort to hard sales messages."&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title="3."&gt;3.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title="You're rambling."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Naskah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="You're rambling."&gt; bertele-tele. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Cut to the chase."&gt;Semua &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Consumers are busy: They're bombarded by messages all day, and you don't want your messages to get lost in that racket."&gt;konsumen memiliki kesibukan: Mereka dibombardir oleh pesan iklan sepanjang hari, dan Anda tidak ingin iklan Anda menjadi tidak terlihat. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Nor do you want your audience to lose interest before you have a chance to get your key messages across to them."&gt;Anda  juga tidak ingin audiens Anda kehilangan minat sebelum iklan Anda memiliki  kesempatan untuk memberikan pesan kunci kepada mereka. &lt;/span&gt;&lt;span title="Say it succinctly and quickly."&gt;Katakan secara ringkas dan cepat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="Say it succinctly and quickly."&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="4."&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Naskah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="You're boring."&gt;&lt;b&gt; membosankan.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Creating boring copy is another way to get lost in the daily clatter of messages consumers see and hear."&gt;Membuat  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;naskah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Creating boring copy is another way to get lost in the daily clatter of messages consumers see and hear."&gt;membosankan adalah cara lain untuk membuat konsumen tidak memperhatikan iklan anda. &lt;/span&gt;&lt;span title="Make your copy motivating and action-oriented."&gt;Buat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;naskah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="Make your copy motivating and action-oriented."&gt; yang menarik dan memotivasi&amp;nbsp; orang untuk membeli produk anda&lt;/span&gt;&lt;span title="Instead, actively engage your audience with timely, appropriate and urgent messages."&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="Instead, actively engage your audience with timely, appropriate and urgent messages."&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="5."&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Naskah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="5."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span title="You're not believable."&gt;&lt;b&gt; tidak bisa dipercaya.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Don't make pie-in-the-sky claims."&gt;Jangan membuat klaim produk setinggi langit. &lt;/span&gt;&lt;span title="Nowadays consumers can see right through them and are turned off by them."&gt;Saat ini konsumen bisa melihat secara benar apa yang bisa dipercaya dan tidak bisa dipercaya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The keys to success are to be transparent, open and honest."&gt;Kunci suksesnya adalah harus transparan, terbuka dan jujur. Jangan membuat jargon produk yang terlalu tinggi, yang tidak sesuai dengan kualitas produk sebenarnya. &lt;/span&gt;&lt;span title="Consumers are looking for messages that are based in truth."&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="Consumers are looking for messages that are based in truth."&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="6."&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You're not saying what people want to hear."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Naskah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You're not saying what people want to hear."&gt;tidak mengatakan apa yang orang ingin dengar. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span title="Listen to your target audience before you communicate with them."&gt;Dengarkan&amp;nbsp; target konsumen Anda sebelum Anda mengkomunikasikan iklan kepada mereka. &lt;/span&gt;&lt;span title="Research your customers and learn what they want to hear from you."&gt;Buat penelitian pelanggan dan pelajari apa yang mereka ingin dengar dari produk Anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Don't just tell them; show them that you understand and you truly can deliver what they want and need."&gt;Jangan  hanya mengatakan, dan&amp;nbsp; menunjukkan kepada mereka bahwa Anda  mengerti mereka dan&amp;nbsp; benar-benar bisa memberikan apa yang mereka inginkan  dan butuhkan. &lt;/span&gt;&lt;span title="Match your message to your audience."&gt;Cocokkan pesan iklan Anda ke audiens Anda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="Match your message to your audience."&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="7."&gt;7.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You're marketing in the wrong place."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If your copy is mostly about you, then it won't connect with consumers."&gt;Iklan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You're marketing in the wrong place."&gt;&lt;b&gt; diletakkan di tempat yang salah.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span title="Your marketing investment is useless if your messages aren't seen by your target audience."&gt;Investasi pemasaran Anda tidak ada gunanya jika pesan iklan  tidak terlihat oleh audiens target Anda. Lakukan &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Do your research and put your messages where your target audience is most likely to see them."&gt;penelitian dan taruh iklan Anda di mana audiens target kemungkinan besar melihatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Do your research and put your messages where your target audience is most likely to see them."&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-PMWrEDrxTM0/TVjT7FodWsI/AAAAAAAAATE/K6O_uo6qio4/s1600/iklan+filter.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-PMWrEDrxTM0/TVjT7FodWsI/AAAAAAAAATE/K6O_uo6qio4/s200/iklan+filter.jpg" width="153" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="10."&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 8. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span title="You're not making sense."&gt;&lt;b&gt;Naskah tidak membumi. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="Your copy should be written in the language your target audience is most likely to respond to."&gt;Naskah harus ditulis dalam bahasa target audiens Anda yang paling mungkin untuk merespon. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Remove any jargon and buzzwords that your target audience won't understand and match your style and tone to that audience."&gt;Hapus  semua jargon dan istilah-istilah yang audiens target Anda tidak akan  mengerti. Cocokan gaya dan nada bahasa iklan dengan bahasa konsumen. Kalau perlu, gunakan bahasa gaul atau bahasa sehari-hari sehingga lebih membumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Remove any jargon and buzzwords that your target audience won't understand and match your style and tone to that audience."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Do your research and put your messages where your target audience is most likely to see them."&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Do your research and put your messages where your target audience is most likely to see them."&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You need to understand the world around you before you can create messaging related to that world."&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span title="9."&gt;9. &lt;/span&gt;&lt;span title="You're a one trick pony."&gt;Mengandalkan Hanya Satu Media. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span title="It's not enough to spread your messages in one medium."&gt;Tidaklah cukup menyebarkan pesan-pesan iklan Anda hanya dengan satu media. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Successful businesses must have integrated marketing plans that involve various media--both online and offline--working together seamlessly to create cohesive, persistent and consistent messaging."&gt;Bisnis  yang sukses harus memiliki rencana pemasaran terpadu yang melibatkan  berbagai media - baik online maupun offline - yang bersinergi untuk meraih penjualan yang optimal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Successful businesses must have integrated marketing plans that involve various media--both online and offline--working together seamlessly to create cohesive, persistent and consistent messaging."&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Remove any jargon and buzzwords that your target audience won't understand and match your style and tone to that audience."&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title="Review your copy and make sure you aren't making any of the steps listed above."&gt;Lakukan Review terhadap iklan-iklan anda dan pastikan tidak satupun elemen diatas ada di dalam iklan anda. Jika ada, copot dan lakukan revisi secara menyeluruh. jangan sungkan untuk meminta saran dari pelaku advertising profesional untuk membuat perbaikannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Making even one these mistakes is an easy way to render your copy and your entire marketing investment worthless."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-7744987711861276702?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/7744987711861276702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=7744987711861276702' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7744987711861276702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7744987711861276702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/8-elemen-iklan-yang-gagal.html' title='9 Elemen Iklan yang Gagal'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-UOkUd2fzWLs/TVjTuIG1LuI/AAAAAAAAATA/pjrqHrB0NbQ/s72-c/iklan-extraboss.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-678047867026448496</id><published>2011-02-12T13:26:00.002+07:00</published><updated>2011-02-12T13:26:00.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Cara Gila Merubah Hidup Yang Biasa-biasa Menjadi Luar Biasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terinspirasi dari sebuah artikel milik Joe Vitale mengenai bagaimana cara meningkatkan penjualan dari produk apapun yang anda jual. Tetapi cara ini ternyata berlaku universal, berlaku untuk semua hal dalam hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;cukup mengatakan "I Love You" didalam pikiran kepada semua hal yang ada didalam hidup anda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iT1Sp9kpuB4/TVUD41p3qNI/AAAAAAAAAS8/p0ZbBxq4zSo/s1600/love+u.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="171" src="http://2.bp.blogspot.com/-iT1Sp9kpuB4/TVUD41p3qNI/AAAAAAAAAS8/p0ZbBxq4zSo/s200/love+u.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Katakan "I Love You" pada produk anda, pada customer anda, pada rekan kerja anda, pada atasan anda, pada pasangan anda, pada orang tua anda, pada anak-anak anda dan pada alam semesta. Bahkan katakan "I Love You" pada semua masalah-masalah anda, musuh-musuh anda, pesaing-pesaing anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inti dari proses ini adalah mengirimkan sinyal ke alam semesta atas keadaan pikiran dan hati kita.&lt;i&gt;&lt;b&gt; "You get what you feel"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. dan juga merupakan saripati hukum tarik menarik (&lt;i&gt;The Law of Attraction&lt;/i&gt;) yang mengatakan bahwa kita menarik apapun yang kita pikirkan dan kita rasakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika mendapat masalah, hati dan pikiran kita cenderung menjadi negatif dan pada saat kita berpikir negatif itulah kita mengirimkan sinyal kepada alam semesta yang meresponnya dengan memberikan apa yang telah kita kirim itu yaitu peristiwa-peristiwa yang memiliki efek negatif pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Otak memiliki gelombang frekuensi yang nyata-nyata dapat mempengaruhi segala sesuatu. Ekstrimnya, orang yang memiliki kemampuan pengendalian kekuatan otak dapat membuat benda menjadi bergerak (telekinetik). Dan itu cukup untuk menjadi bukti, bahwa otak kita memang mengirimkan sinyal atau gelombang frekuensi ke alam semesta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kaitannya dengan "I Love You" yang diucapkan didalam hati dan pikiran atas semua hal dalam hidup kita adalah bahwa dengan cara ini kita bisa membuat hidup kita menjadi lebih positif dan luarbiasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lakukan secara kontinyu, dan lihat lah perubahan signifikan dalam hidup anda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;By the Way, "I love You"...... :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-678047867026448496?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/678047867026448496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=678047867026448496' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/678047867026448496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/678047867026448496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/cara-gila-merubah-hidup-yang-biasa.html' title='Cara Gila Merubah Hidup Yang Biasa-biasa Menjadi Luar Biasa'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-iT1Sp9kpuB4/TVUD41p3qNI/AAAAAAAAAS8/p0ZbBxq4zSo/s72-c/love+u.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6664017991855144803</id><published>2011-02-11T10:20:00.002+07:00</published><updated>2011-02-11T11:00:33.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Solusi Bisnis'/><title type='text'>Membangun Sistem (Kisah Ember dan Pipa)</title><content type='html'>&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5O4fltdwars/TVSq23Xs3jI/AAAAAAAAASw/-n518WpRrEQ/s1600/pipapi.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="134" src="http://1.bp.blogspot.com/-5O4fltdwars/TVSq23Xs3jI/AAAAAAAAASw/-n518WpRrEQ/s200/pipapi.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Alkisah ada dua orang bersaudara bernama Pablo dan Bruno. Mereka berdua  bekerja sebagai pembawa ember, mengangkut air yang dibutuhkan desa  tempat tinggal mereka dengan imbalan sekian rupiah per ember. Dalam hal  ini mereka membarterkan ember yang mereka bawa dan waktu untuk  mendapatkan uang. Sementara Pablo bekerja, ia berpikir bagaimana  mengerjakan tugas tersebut dengan lebih efisien, dengan ide untuk  membangun saluran pipa yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke  desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bruno, saya punya rencana,&lt;/span&gt;” kata Pablo keesokan harinya saat mereka mengambil ember- ember dan berangkat menuju ke sungai.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Daripada  kita mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa  rupiah per hari, kenapa kita tidak sekalian saja membuat sebuah saluran  pipa dari sungai ke desa kita”&lt;/span&gt;. Bruno menghentikan langkahnya seketika. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saluran pipa! lde dari mana itu ?!!&lt;/span&gt;” seru Bruno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bruno  tidak tertarik dan mentertawakan ide Pablo. Namun, Pablo sangat yakin  akan impiannya, dan memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut  sendirian. Sementara itu, Bruno hidup dengan nyaman bahkan cenderung  mewah karena pekerjaan membawa ember ternyata memberikan penghasilan  yang memadai. Bruno dapat membeli rumah, kendaraan, dan keperluan  lainnya, serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-teman minum di  kedai kopi. Pekerjaan Pablo memang berat karena harus bekerja ekstra,  sambil membangun saluran pipa, ia masih harus bekerja di siang hari  untuk menghidupi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hari menjadi minggu, dari  minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun Pablo bekerja siang  malam tak kenal lelah membangun saluran pipa. Mula-mula hanya beberapa  meter, kemudian menjadi ratusan meter, hingga akhirnya puluhan kilometer  saluran pipa berhasil menghubungkan sumber air ke desanya. Ketika  akhirnya pekerjaan itu rampung, seluruh desa menjadi senang karena  mendapat pasokan air yang terus-menerus dari saluran pipa tersebut, tak  peduli siang atau malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6A-cfTaXv9I/TVSuuRP-RTI/AAAAAAAAAS0/k5TpmhLc0OA/s1600/Bruno.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-6A-cfTaXv9I/TVSuuRP-RTI/AAAAAAAAAS0/k5TpmhLc0OA/s200/Bruno.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Seluruh desa tak lagi kuatir pasokan  terhenti ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur. Pablo pun  mendapat penghargaan atas jasanya, serta penghasilan yang berlimpah,  seperti pipa yang mengalirkan air. Sekarang Pablo tak perlu lagi  mengangkut air dengan menggunakan ember. Sementara itu, kondisi Bruno  semakin memprihatinkan karena tenaganya semakin berkurang dimakan waktu  dan punggungnya semakin bongkok menopang beban. Jika tidak bekerja, ia  tidak akan mendapatkan penghasilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah ini memberi makna tentang arti pentingnya membangun sebuah sistem bisnis yang mampu berjalan dengan sendirinya walau tanpa kehadiran kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peran Pablo adalah sosok entrepreneur, sedangkan Bruno adalah sosok pekerja. Seorang Pablo / entrepreneur ketika memulai membangun usaha maka yang harus dia lakukan pertama-tama dalam bisnis itu adalah membangun sistem walau itu artinya akan memakan waktu yang tidak sebentar. Sebuah sistem yang mampu membuat bisnis itu berjalan dan menghasilkan keuntungan walau tanpa kehadiran sang pemilik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ingat ! anda harus menjadi seorang pengusaha, bukan menjadi pedagang. Seorang pedagang hampir-hampir tidak bisa meninggalkan usahanya. Pendelegasian adalah kunci untuk mentransformasi dari pedagang menjadi pengusaha.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membuat / membangun sistem mungkin membutuhkan waktu yang lama, karena melalui proses trial and error.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VR6SrTgZfpo/TVS0G03OvYI/AAAAAAAAAS4/g_Vb2kflJ18/s1600/mcdonalds123.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-VR6SrTgZfpo/TVS0G03OvYI/AAAAAAAAAS4/g_Vb2kflJ18/s200/mcdonalds123.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan usaha waralaba, dimana seseorang membeli usaha waralaba sebenarnya adalah membeli sistemnya. contoh McDonald, banyak orang yang mengklaim bisa membuat burger yang lebih enak daripada yang ada di McDonald, tapi mereka tidak memiliki sistem bisnis seperti yang dimiliki McDonald.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan sistem pulalah yang membedakan seorang pebisnis hebat dengan pebisnis biasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6664017991855144803?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6664017991855144803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6664017991855144803' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6664017991855144803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6664017991855144803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/membangun-sistem-kisah-ember-dan-pipa.html' title='Membangun Sistem (Kisah Ember dan Pipa)'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-5O4fltdwars/TVSq23Xs3jI/AAAAAAAAASw/-n518WpRrEQ/s72-c/pipapi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-7720508590839596244</id><published>2011-02-10T15:28:00.002+07:00</published><updated>2011-02-10T16:27:10.225+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>TenFold Law - Hukum Sepuluh Kali Lipat</title><content type='html'>Hukum yang berbunyi bahwa apapun yang anda berikan akan kembali kepada anda sepuluh kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika memberi cinta, akan menerima cinta&lt;br /&gt;jika memberi barang, akan mendapat barang&lt;br /&gt;jika memberi kesempatan, akan mendapat kesempatan&lt;br /&gt;jika memberi uang, akan mendapat uang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan nilainya berlipat-lipat. minimal adalah sepuluh kali lipat. hukum ini diketahui oleh banyak orang, terutama orang-orang terkaya di dunia. bahkan sebelum mereka kaya, sudah mengetahui akan hukum ini dan mempraktekannya secara berkelanjutan dan hasilnya mereka bisa menikmati kekayaan lebih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bagi Muslim, hal ini ada dalam hadits dan Al-Quran. Dan tidak perlu ragu lagi untuk bersegera bersedekah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-G5gdT1h1FnY/TVOg9DPc9pI/AAAAAAAAASo/_wKIPVyLlKA/s1600/6%253B160.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="101" src="http://4.bp.blogspot.com/-G5gdT1h1FnY/TVOg9DPc9pI/AAAAAAAAASo/_wKIPVyLlKA/s400/6%253B160.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa syarat yang harus dipatuhi untuk mendapatkan efek sepuluh kali lipat :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. &lt;b&gt;Memberi (Sedekah) harus dalam keadaan ikhlas dan senang&lt;/b&gt;. Jangan memberi sedekah jika berada dalam keadaan hati yang terpaksa. karena efek sepuluh kali lipat tidak akan berpengaruh secara efektif. keadaan hati yang "terpaksa", membuat uang pemberian kita memiliki energi negatif. Bersedekah lah dengan hati yang ikhlas, dalam arti tidak mengharapkan imbalan. Lebih dahsyat lagi jika memberi dalam keadaan Senang hati.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. &lt;b&gt;Jangan Menolak Pemberian Orang lain.&lt;/b&gt; Hukum "memberi-menerima" haruslah seimbang, jika kita "memberi" maka ketika orang lain memberikan sesuatu, kita harus 'menerima' nya dengan perasaan senang, berkelimpahan dan penuh rasa syukur. dengan cara inilah kita lebih banyak "menerima". Seandainya kita menolak pemberian orang, maka kita mem blok diri sendiri untuk menerima lebih banyak lagi kekayaan. bahkan ekstrimnya, kita bisa kehilangan harta hanya gara-gara kita menolak pemberian orang lain. Nabi Muhammad Saw pernah mengatakan untuk tidak menolak pemberian orang lain, ambil dan jika kita tidak membutuhkannya kita bisa memberikannya lagi ke orang lain. "Menolak" adalah seperti memotong aliran energi alam semesta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan hukum&lt;i&gt;&lt;b&gt; "The Law&amp;nbsp; of Attraction"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; pun berlaku, &lt;i&gt;&lt;b&gt;"kita menarik sesuatu yang kita lepaskan"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jika kita melepaskan pikiran negatif, maka kita menarik hal-hal negatif&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jika melepaskan pikiran positif, maka kita menarik hal-hal positif&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jika melepaskan cinta, maka kita akan menarik cinta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jika melepaskan uang, maka kita akan menarik uang&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-7720508590839596244?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/7720508590839596244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=7720508590839596244' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7720508590839596244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7720508590839596244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/tenfold-law-hukum-sepuluh-kali-lipat.html' title='TenFold Law - Hukum Sepuluh Kali Lipat'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-G5gdT1h1FnY/TVOg9DPc9pI/AAAAAAAAASo/_wKIPVyLlKA/s72-c/6%253B160.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4235524457696492619</id><published>2011-02-08T15:12:00.000+07:00</published><updated>2011-02-08T15:12:51.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bisnis'/><title type='text'>Bisnis Cabe Yuk..</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TVDwohRqavI/AAAAAAAAASg/BuHrlRUz9Sw/s1600/cabe.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TVDwohRqavI/AAAAAAAAASg/BuHrlRUz9Sw/s200/cabe.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harga cabe tembus hingga 100ribu per kilogram, lebih mahal daripada beras yang hanya berkisar 10ribu perkilogram. Walau bukan makanan pokok, tapi cabe adalah bumbu yang wajib ada dalam setiap masakan. Manusia-manusia yang biasa makan pedas, semua pada berteriak. bukan teriakan kepedasan, tapi teriakan tidak bisa makan pedas lagi...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/"&gt;entrepreneur&lt;/a&gt; sejati, kita bisa melihat adanya peluang yang besar untuk berkebun cabe. karena pasar cabe masih sangat besar potensinya ditambah dengan kenyataan masih defisitnya jumlah pasokan cabe bila dibandingkan dengan permintaan pasar. aspek bisnisnya tidak terlalu rumit, lain halnya dengan aspek teknisnya yang&amp;nbsp; harus dipelajari sebaik mungkin untuk menghindari kegagalan panen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bisnis ini cocok bagi para Entrepreneur yang memiliki lahan perkebunan atau tanah kosong.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memulai usaha, baiknya melakukan perhitungan dasar mengenai berapa jumlah tanah yang dibutuhkan untuk menanam sekian unit pohon cabe untuk mendapatkan batas minimum BEP (titik impas). Jangan sampai anda memiliki tanah sekian meter lalu ditanami cabe dan dijual ternyata masih rugi karena harus membayar biaya gaji tenaga kerja, perawatan kebun, dan ongkos transportasi penjualan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aspek pemasarannya tergolong mudah, cukup kirim ke pasar induk lokal maka banyak pedagang besar yang sudah siap menampung berapapun jumlah cabe kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entrepreneur sejati selalu mempunyai visi yang jelas terhadap semua bisnisnya. maka bisnis cabe ini pun harus punya visi dan misi yang jelas. bagaimana jika visi nya &lt;i&gt;&lt;b&gt;"Menjadi Perusahaan Hasil Bumi Spesialis Cabe dan Pengekspor Cabe Terbesar di Dunia"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lakukan pengelolaan usaha perkebunan cabe ini secara lebih profesional dan sebisa mungkin mengadaptasikan cara-cara berkebun yang modern dan canggih. Dengan begitu output produk cabe diharapkan bisa maksimal baik secara kualitas dan kuantitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tertarik bisnis cabe ?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4235524457696492619?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4235524457696492619/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4235524457696492619' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4235524457696492619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4235524457696492619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/bisnis-cabe-yuk.html' title='Bisnis Cabe Yuk..'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TVDwohRqavI/AAAAAAAAASg/BuHrlRUz9Sw/s72-c/cabe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5355392829062439029</id><published>2011-02-07T11:21:00.001+07:00</published><updated>2011-02-08T15:17:51.884+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Terbaik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TVD8Abeu_FI/AAAAAAAAASk/4nFvd3jEcVI/s1600/best.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TVD8Abeu_FI/AAAAAAAAASk/4nFvd3jEcVI/s200/best.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jadilah yang TERBAIK. lakukan apapun yang anda lakukan dengan cara TERBAIK hingga bisa menghasilkan ouput TERBAIK pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan yang terbaik kepada Tuhan, beribadahlah dengan cara TERBAIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan yang terbaik kepada Perusahaan, bekerjalah dengan kemampuan dan hasil TERBAIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan yang terbaik kepada pelanggan/customer anda, berikanlah kualitas produk dan layanan yang TERBAIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan yang terbaik kepada keluarga, dengan menjadi ayah/ibu dan suami/istri TERBAIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARENA......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan MEMBERI yang TERBAIK, anda akan MENERIMA yang TERBAIK pula....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADIKAN HARI INI SEBAGAI HARI TERBAIK....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5355392829062439029?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5355392829062439029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5355392829062439029' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5355392829062439029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5355392829062439029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2011/02/terbaik.html' title='Terbaik'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TVD8Abeu_FI/AAAAAAAAASk/4nFvd3jEcVI/s72-c/best.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2463085529869026365</id><published>2010-11-17T21:12:00.000+07:00</published><updated>2010-11-17T21:12:13.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Wirausaha Kata Mutiara</title><content type='html'>&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://theresiafitriyana.blogspot.com/2010/08/love-quotes.html"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TOPfZ5_5ZJI/AAAAAAAAASA/x43q7yMHlaE/s320/love_quotes2.gif" width="198" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;ini adalah contoh kutipan kata mutiara yang bisa anda bisniskan. hahahaha.... apa sih yang ga bisa dibisnisin hare genee? sampah aja banyak yang jadi duit, asal mau kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trus.. gimana cara supaya kata mutiara&amp;nbsp; bisa jadi duit? begini caranya, buat desain sebagus mungkin dengan kata-kata mutiara seperti disamping dan beri bingkai yang bagus&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;.&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;then gimana cara untuk memasarkannya?&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;anda bisa jual langsung di toko milik anda, atau bisa titip jual di toko-toko buku, toko atk, fotocopy, toko lukisan, atau bahkan pedagang pinggir jalan.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&amp;nbsp;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt; &lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;atau mau yang lebih murah lagi cost nya?&lt;br /&gt;bisa coba pake cutting stiker yang seukuran kecil, yang biasa ditempel di pintu, jendela, atau di motor/mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bikin desain kata-kata nya, lalu anda bisa order ke tukang cutting stiker untuk memproduksi kata-kata anda sendiri. cara pemasarannya tetap sama seperti diatas.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Wirausaha Kata Mutiara&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;berani mencoba, berani gagal, berani sukses&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2463085529869026365?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2463085529869026365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2463085529869026365' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2463085529869026365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2463085529869026365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/11/wirausaha-kata-mutiara.html' title='Wirausaha Kata Mutiara'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TOPfZ5_5ZJI/AAAAAAAAASA/x43q7yMHlaE/s72-c/love_quotes2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2398732607329723388</id><published>2010-11-10T18:41:00.002+07:00</published><updated>2010-11-10T18:48:28.205+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Jangan Mengejar Uang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TNqGaK_xBTI/AAAAAAAAAR8/Ev_jBYNDlJI/s1600/moneylah.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TNqGaK_xBTI/AAAAAAAAAR8/Ev_jBYNDlJI/s200/moneylah.jpeg" width="149" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;"do not chase the money. chase your product to be the best at its niche. then the money will follow"&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seringkali seorang pelaku wirausaha pemula melakukan kesalahan yang sama, yaitu mengejar keuntungan. tidak ada yang salah, karena sebuah usaha didirikan memang untuk mengejar keuntungan. tetapi, yang terjadi kebanyakan adalah mereka selalu menghitung untung-rugi pada awal-awal wirausaha. yang seharusnya mereka lakukan pada awal-awal wirausaha adalah mengembangkan produk yang unggul dan mencari customer sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena terlalu sibuknya menghitung untung-rugi pada awal-awal wirausaha, pelaku wirausaha banyak yang lupa untuk selalu meningkatkan mutu produknya. padahal dengan produk yang bermutu tinggi akan menjadi&amp;nbsp; buruan banyak customer untuk membelinya. dan uang otomatis masuk dengan sendirinya tanpa harus dikejar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contohnya adalah pengalaman saya sendiri, ketika saya membuka wirausaha kuliner. saat awal wirausaha, saya selalu menghitung apakah untung atau rugi. saya bahkan tidak berusaha untuk meningkatkan kualitas makanan, malah yang terjadi sebaliknya. karena ingin mendapat untung lebih besar lagi, beberapa bahan bumbu saya kurangi. dan hasilnya bisa ditebak, secara matematika untungnya memang lebih besar. tetapi customer makin lama makin berkurang. hingga pada suatu hari tidak ada satu orang pun yang membeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sadar dengan kesalahan ini, saya rubah strateginya. makanan saya bikin enak, tidak peduli berapa untung yang saya dapat selama masih ada untung walau sedikit. saya rubah namanya dan saya fokus pada satu makanan unggulan. dan hasilnya, alhamdulilah. pelanggan semakin lama semakin banyak. dan sekarang dalam tahap pembukaan cabang-cabang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan hal ini berlaku untuk semua bisnis, tidak hanya bisnis kuliner. ambillah dan &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/10/power-of-fokus.html"&gt;fokus&lt;/a&gt; pada satu bidang yang lebih spesifik dimana anda bisa menjadi yang &lt;b&gt;terbaik&lt;/b&gt;.dan customer akan datang mencari anda, dan uang pun mengalir dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;Berani Mencoba, Berani Gagal, Berani Sukses &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2398732607329723388?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2398732607329723388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2398732607329723388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2398732607329723388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2398732607329723388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/11/jangan-mengejar-uang.html' title='Jangan Mengejar Uang'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TNqGaK_xBTI/AAAAAAAAAR8/Ev_jBYNDlJI/s72-c/moneylah.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8348818831435072504</id><published>2010-10-20T16:03:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T16:03:28.479+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Rahasia Sukses Ala Brian Tracy</title><content type='html'>Rahasia sukses Brian Tracy :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Buat Tujuan Hidup / Target&lt;/b&gt;; tidak ada satu orang pun didunia yang sukses tanpa adanya tujuan hidup. karena dengan adanya tujuan hidup, anda memiliki sesuatu untuk dikejar. tidak sekedar 'hidup' dan ikut arus kemana air kehidupan mengalir. Tulis tujuan hidup anda di selembar kertas dan tempelkan di tempat yang sering anda lihat. jika tidak anda tulis, maka itu bukanlah tujuan hidup, tetapi lebih seperti mimpi dan angan-angan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tentukan Deadline&lt;/b&gt;; adalah hampir mustahil diwujudkan jika anda memiliki tujuan hidup tetapi tidak ada deadline kapan target itu harus tercapai. karena sudah pasti anda akan berleha-leha dan kurang kemauan dalam mengejar target anda sendiri. yang akhirnya tidak akan pernah tercapai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Buat Perencanaan&lt;/b&gt;; setelah target sudah anda setting, maka selanjutnya adalah membuat perencanaan detail tentang langkah-langkah yang harus anda lakukan untuk mencapai target. Jika target yang anda pasang itu memiliki deadline 10 tahun, maka anda harus membuat rencana tindakan selama satu tahun kedepan, rencana tiga tahun, dan rencana lima tahun. Contoh : anda mensetting target memiliki 5 perusahaan dengan omzet lebih dari 10 Milyar pertahun. maka Rencana Tindakan anda setahun kedepan : mendirikan sebuah perusahaan A dan mengoperasionalkannya, dengan target omzet tahun perdana adalah 100juta. Target 3 Tahun; omzet perusahaan A 500juta, mulai mendirikan perusahaan B. Target 5 Tahun: Target total dua perusahaan 3Milyar, dan mendirikan Perusahaan C. dan begitu seterusnya..&amp;nbsp; khusus untuk perencanaan selama satu tahun, harus lebih detail hingga sampai rencana tindak bulanan dan mingguan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Lakukan Sesuatu; &lt;/b&gt;setiap hari harus ada minimal satu tindakan yang dilakukan yang mengarah kepada pencapaian target.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Ciptakan Keadaan Mendesak&lt;/b&gt;; buat sebuah visualisasi yang bisa mendorong dan memotivasi anda untuk segera 'take action' dalam rangka pencapaian target. contoh; jika saat ini anda adalah seorang karyawan dan  memiliki target satu tahun kedepan adalah mendirikan sebuah perusahaan. maka ciptakan visualisasi bahwa besok bos anda memanggil anda ke ruangannya untuk memberitahukan bahwa anda dipecat karena adanya perampingan perusahaan. maka jika besok anda sudah dipecat, maka apa yang harus benar-benar anda lakukan saat ini untuk mencapai target? lakukan visualisasi ini setiap kali anda merasa kurang termotivasi dalam mengejar target.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Konsisten; &lt;/b&gt;tak ada satupun target yang bisa tercapai tanpa adanya konsistensi dari tindakan-tindakan yang dilakukan setiap hari dalam pencapaian target. mungkin pada saat tertentu anda akan merasa bosan dan kurang termotivasi, maka yang harus anda lakukan adalah "take a break" alias istirahat dari rutinitas. beri ruang bagi mental spiritual anda untuk penyegaran. rekreasi lah dengan keluarga dan lupakan sejenak berbagai aktifitas rutin bisnis. sehingga diharapkan anda akan bisa 'segar' kembali dan siap tempur lagi untuk mengembangkan bisnis.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Berani Mencoba, Berani Gagal, Berani Sukses&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8348818831435072504?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8348818831435072504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8348818831435072504' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8348818831435072504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8348818831435072504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/10/rahasia-sukses-ala-brian-tracy.html' title='Rahasia Sukses Ala Brian Tracy'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4656708711020257425</id><published>2010-10-12T16:54:00.006+07:00</published><updated>2010-10-12T17:13:48.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>The Power of Fokus</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bisnis anda tidak berkembang alias jalan ditempat? Mungkin karena anda sebagai business owner memiliki banyak bisnis dan tidak terlalu &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/10/power-of-fokus.html"&gt;fokus&lt;/a&gt; hanya pada satu bisnis. Dan mungkin prinsip anda adalah menaruh telur pada banyak keranjang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mari kita berandai-andai. Si A memiliki 100 buah telur, dan dia memegang prinsip “taruh telur di banyak keranjang”, maka si A akan menaruh telur-telur&amp;nbsp; kedalam 10 buah keranjang dengan masing-masing 10 telur. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Si B yang memiliki prinsip, “taruh semua telur dalam satu keranjang”, akan menaruh semua telurnya kedalam 1 keranjang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika diandaikan si A dan si B berada dalam sebuah perlombaan memindahkan telur dalam keranjang, kira-kira siapa yang akan menang ?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sudah pasti B. karena B hanya membawa satu keranjang. Dan alangkah repotnya A jika harus membawa 10 buah keranjang dengan kedua tangannya, alih-alih sampai di garis finis, malah akan hancur berantakan semua telur dikarenakan tidak terpegangnya keranjang dengan baik satu persatu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hikmah cerita ini adalah anda akan lebih cepat mencapai tujuan jika fokus hanya kepada satu bisnis. Ambil sebuah ceruk bisnis dimana anda mentargetkan bahwa anda adalah yang terbaik di bidang itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebagai contoh, anda memiliki sebuah toko peralatan olahraga yang berisi semua jenis peralatan dan perlengkapan olahraga. Toko olahraga adalah sebuah ceruk bisnis yang terlalu umum. Anda bisa menggali lebih dalam ceruknya, kenapa tidak mengambil ceruk "&lt;b&gt;toko spesialis peralatan / perlengkapan sepakbola&lt;/b&gt;”. Sebuah toko spesialis yang hanya menjual semua peralatan dan perlengkapan sepakbola, mulai dari bola, kaos, sepatu, alat latihan, bahkan semua barang yang berkaitan dengan sepakbola bisa anda jual (semisal sprei atau selimut bermotif tim sepakbola).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tidak perlu takut untuk mengambil ceruk yang sifatnya agak terbatas ini, karena jika anda berusaha menjadi toko alat sepakbola terlengkap dan terbaik di seluruh &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Maka konsumen yang akan datang berbondong-bondong ke toko anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan yang lebih utama adalah jangan sekali-sekali mencoba berbisnis yang lain sebelum bisnis spesialis anda itu berkembang sampai pada kapasitas maksimumnya atau kapasitas “&lt;b&gt;The Best&lt;/b&gt;”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jangan serakah, biarkan orang lain mengisi ceruknya masing-masing. Jangan berbisnis dengan falsafah &lt;b&gt;PALUGADA (apa lu mau, gua ada)&lt;/b&gt;. Fokuslah pada bidang anda, dan berusahalah menjadi yang terbaik. Jangan ambil ceruk bisnis yang anda tahu bahwa anda tidak bisa menjadi yang terbaik. Ambillah ceruk bisnis yang anda kuasai dan anda yakini bisa menjadi yang terbaik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;“taruh semua telur anda dalam satu keranjang”&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dan jaga keranjang anda dengan baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;b&gt;Berani Mencoba, Berani Gagal, Berani Sukses &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4656708711020257425?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4656708711020257425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4656708711020257425' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4656708711020257425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4656708711020257425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/10/power-of-fokus.html' title='The Power of Fokus'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5258980189547410336</id><published>2010-09-18T15:39:00.045+07:00</published><updated>2011-03-14T13:23:09.638+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Berikan Brand/Merek pada Usaha Anda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-wdptGvJXJ6Y/TX2y221D8iI/AAAAAAAAAUU/-abIBNsnJaU/s1600/brand+pict1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh4.googleusercontent.com/-wdptGvJXJ6Y/TX2y221D8iI/AAAAAAAAAUU/-abIBNsnJaU/s320/brand+pict1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Branding merupakan salah satu aspek yang paling penting dari setiap bisnis, besar atau kecil. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Sebuah strategi merek yang efektif memberikan keunggulan utama di pasar yang semakin kompetitif. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Tapi apa sebenarnya arti dari "branding" ? &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Bagaimana hal itu mempengaruhi usaha Anda?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Secara sederhana, merek Anda adalah janji Anda kepada pelanggan Anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Ia mengatakan kepada mereka apa yang bisa mereka harapkan dari produk dan jasa Anda, dan sesuatu yang&amp;nbsp; membedakan Anda dari pesaing Anda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Dasar dari merek Anda adalah logo. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Situs web Anda, bahan kemasan dan promosi - semuanya harus mengintegrasikan logo - sebagai sesuatu yang mengkomunikasikan merek Anda.&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;b&gt;Strategi &amp;amp; Ekuitas Merek&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;strategi merek adalah bagaimana, apa, di mana, kapan dan kepada siapa anda berencana untuk berkomunikasi dan memberikan pesan brand Anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Dimana Anda beriklan merupakan bagian dari strategi merek Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;saluran distribusi Anda juga merupakan bagian dari strategi merek Anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Dan apa yang Anda komunikasikan secara visual dan lisan adalah bagian dari strategi merek Anda juga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;strategi merek yang konsisten akan&amp;nbsp; mengarah kepada&amp;nbsp; ekuitas merek yang kuat, dan merupakan nilai tambah yang dibawa oleh produk kepada perusahaan Anda. sehingga memungkinkan anda untuk menetapkan harga yang lebih mahal atas produk dan layanan Anda, bila dibandingkan dengan produk sejenis yang tidak bermerek. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Contoh paling jelas dari hal ini adalah Coke vs soda generik. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Karena Coca-Cola telah membangun ekuitas merek yang kuat, sehingga pelanggan tidak sungkan untuk membayar dengan harga yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Nilai tambah intrinsik untuk ekuitas merek biasanya datang dalam bentuk persepsi kualitas atau sisi emosional. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Misalnya, Nike diasosiasikan sebagai produk untuk atlit profesional,&amp;nbsp; dan berharap pelanggan akan mentransfer ikatan emosional mereka dari atlet terhadap produk tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Untuk Nike, bukan hanya fitur sepatu yang menjual. tetapi lebih kepada prestigius dari merek yang selalu dipakai oleh atlet hebat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;b&gt;Mendefinisikan Merek&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Mendefinisikan merek seperti sebuah perjalanan penemuan jati diri. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Ini bisa sulit, memakan waktu dan tidak nyaman. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Hal ini membutuhkan, setidaknya jawaban dari pertanyaan-pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;* Apa misi perusahaan Anda?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;* Apa manfaat dan fitur produk atau jasa Anda?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;* Apa pandangan dari pelanggan dan prospek tentang perusahaan Anda?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;* Kualitas apa yang Anda ingin mereka untuk mengasosiasikan&amp;nbsp; perusahaan Anda?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Lakukan penelitian. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Pelajari kebiasaan, kebutuhan dan keinginan pelanggan Anda saat ini dan yang akan datang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-ik6f5x058Fc/TX2zVJJJ7_I/AAAAAAAAAUY/hlVrzXa6lfc/s1600/kumpulan+brands.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="312" src="https://lh3.googleusercontent.com/-ik6f5x058Fc/TX2zVJJJ7_I/AAAAAAAAAUY/hlVrzXa6lfc/s400/kumpulan+brands.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Karena mendefinisikan dan mengembangkan strategi merek dapat menjadi kompleks, maka pertimbangkan untuk memakai jasa konsultan marketing. atau anda dapat membuat sebuah kelompok mastermind untuk mendiskusikan hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Setelah Anda telah mendefinisikan merek Anda, bagaimana cara mengkomunikasikan mereka Anda? &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Berikut adalah beberapa kiat sederhana :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;B&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;uat sebuah logo besar. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Tempatkan logo itu di mana-mana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;Tuliskan pesan merek Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Apa pesan kunci yang ingin Anda komunikasikan tentang merek Anda?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;Integrasikan merek Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;biarkan merek meluas ke setiap aspek bisnis Anda - cara Anda menjawab telepon Anda, seragam perusahaan, e-mail signature, semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt; Buat sebuah "suara" untuk perusahaan Anda yang mencerminkan merek Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Suara ini harus diterapkan ke semua komunikasi tertulis dan dimasukkan dalam citra visual semua bahan media.&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;Ciptakan desain&amp;nbsp; standar merek untuk materi pemasaran Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Gunakan skema warna yang sama, penempatan logo, tampilan dan nuansa. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Tidak perlu mewah, yang penting konsisten.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;Jujur terhadap merek anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Pelanggan tidak akan kembali kepada Anda - atau memberikan referensi kepada orang lain - jika Anda tidak memenuhi janji merek Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;konsisten. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;ini adalah hal yang paling penting dalam membangun merek. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Jika Anda tidak dapat melakukan ini, maka sia-sia usaha anda dalam membangun merek. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5258980189547410336?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5258980189547410336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5258980189547410336' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5258980189547410336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5258980189547410336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/09/berikan-brandmerek-pada-usaha-anda.html' title='Berikan Brand/Merek pada Usaha Anda'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-wdptGvJXJ6Y/TX2y221D8iI/AAAAAAAAAUU/-abIBNsnJaU/s72-c/brand+pict1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5521642677151567278</id><published>2010-09-17T14:14:00.002+07:00</published><updated>2010-09-17T16:25:31.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Memahami Pentingnya Rencana Pemasaran (Marketing Plan)</title><content type='html'>&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Perusahaan-perusahaan yang sukses dalam pemasaran selalu dimulai dengan rencana pemasaran. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Perusahaan-perusahaan besar memiliki rencana pemasaran hingga ratusan halaman; sedangkan perusahaan kecil dapat bertahan dengan hanya setengah lusin lembaran. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Masukkan rencana pemasaran Anda dalam tiga-ring binder. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;lakukan review paling tidak tiga bulanan, tetapi lebih baik lagi bila dilakukan bulanan. B&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;uat&amp;nbsp; tab untuk menandai dalam laporan bulanan penjualan / manufaktur, hal ini memungkinkan&amp;nbsp; untuk melacak kinerja realisasi dari rencana pemasaran yang telah anda buat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Rencana pemasaran harus mencakup setidaknya assatu tahun. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Untuk perusahaan kecil, ini adalah cara terbaik untuk memikirkan aspek pemasaran secara lengkap. karena banyak h&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;al-hal yang berubah yang harus diantisipasi dengan rencana pemasaran; karyawan datang dan pergi, pasar tidak menentu, pelanggan datang dan pergi. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Disarankan untuk membuat juga beberapa bagian dari rencana pemasaran anda yang membahas masa depan perusahaan dalam jangka menengah - dua sampai empat tahun. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Namun sebagian besar rencana Anda harus fokus pada satu tahun mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Anda harus memberikan waktu yang cukup untuk menulis rencana pemasaran tersebut, bahkan jika itu hanya beberapa halaman. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Mengembangkan rencana pemasaran adalah aspek pemasaran yang paling berat. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Sementara melaksanakan rencana pemasaran memiliki tantangan tersendiri, memutuskan apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya adalah tantangan pemasaran terbesar. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Kebanyakan rencana pemasaran mulai direalisasikan pada tahun pertama usaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Siapa yang harus melihat dan memahami rencana pemasaran Anda? &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Semua pemain dalam perusahaan. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;tetapi banyak juga Perusahaan yang membuat rencana pemasaran menjadi sangat sangat rahasia/tertutup untuk satu dari dua alasan yang sangat berbeda: Entah karena mereka terlalu minim dan manajemen akan menjadi malu untuk membukanya kepada publik atau rencana pemasaran itu terlalu kompleks dan sarat dengan informasi penting. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;yang akan membuat rencana&amp;nbsp; pemasaran itu menjadi sangat berharga dalam persaingan usaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Anda tidak dapat melakukan rencana pemasaran tanpa banyak orang yang terlibat. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Tidak peduli apa ukuran perusahaan anda, dapatkan umpan balik dari semua bagian dari perusahaan Anda: keuangan, manufaktur, personil, suplai dan seterusnya - selain pemasaran itu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Hal ini sangat penting karena&amp;nbsp; rencana pemasaran anda akan melibatkan semua aspek yang ada dalam perusahaan. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Personil kunci dari perusahaan Anda dapat memberikan masukan yang realistis pada apa yang dapat dicapai dan bagaimana tujuan perusahaan dapat tercapai, dan mereka bisa berbagi wawasan mereka terhadap apapun, peluang pemasaran yang potensial yang belum banyak direalisasi, akan menambahkan dimensi lain dalam rencana pemasaran anda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Apa hubungan antara rencana pemasaran dan rencana bisnis Anda ? &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Rencana bisnis Anda menjelaskan&amp;nbsp; tentang - apa yang Anda lakukan dan tidak lakukan, dan apa tujuan akhir Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Ini meliputi lebih dari pemasaran, melainkan dapat mencakup diskusi lokasi, kepegawaian, pembiayaan, aliansi strategis dan sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt;Ini mencakup "hal visi," kata ajaib yang menguraikan tujuan utama perusahaan Anda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title=""&gt; Jika Anda ingin melakukan sesuatu yang di luar rencana bisnis, sebaiknya anda mengubah pemikiran anda atau rubah total semua rencana bisnis anda. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;rencana bisnis perusahaan Anda memberikan tempat di mana rencana pemasaran Anda harus berkembang. &lt;/span&gt;&lt;span title=""&gt;Kedua dokumen perencanaan ini harus konsisten dan bersinergi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5521642677151567278?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5521642677151567278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5521642677151567278' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5521642677151567278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5521642677151567278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/09/memahami-pentingnya-rencana-pemasaran.html' title='Memahami Pentingnya Rencana Pemasaran (Marketing Plan)'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6944359435057473188</id><published>2010-09-16T15:10:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T15:12:33.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Lima Rahasia Sukses Bisnis Cara Richard Branson</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TJHRRGfImTI/AAAAAAAAAQ8/JROFCx4Ajv4/s1600/branson.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TJHRRGfImTI/AAAAAAAAAQ8/JROFCx4Ajv4/s1600/branson.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Richard Branson adalah seorang pengusaha asal Inggris yang memiliki 360 Perusahaan dibawah bendera Virgin Group. melalui &lt;a href="http://entrepreneur.com/"&gt;entrepreneur&lt;/a&gt; beliau membagikan tips sukses berbisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima rahasia sukses bisnisnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Nikmati Yang Anda Lakukan,&lt;/b&gt; sudah bukan hal yang aneh bahkan cenderung menjadi sesuatu yang wajib ada bagi orang yang ingin sukses. bahwa jika anda ingin sukses di bidang apa pun yang anda tekuni, anda harus benar-benar menikmati apa yang anda kerjakan.ketika kita melakukan sesuatu yang menjadi minat/kesukaan/hobi maka hasil dari pekerjaan itu cenderung diatas rata-rata atau bahkan luar biasa. dan sukses pun mengikuti dengan sendirinya.&lt;b style="color: blue;"&gt;&lt;i&gt;"anda tidak perlu mengejar kesuksesan, yang anda perlu lakukan adalah menjadi yang terbaik di bidang anda"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Membuat Produk yang Menonjol, &lt;/b&gt;dengan kata lain; buatlah produk yang lain daripada yang lain. produk yang berani tampil beda, dan tentu saja memiliki manfaat yang besar bagi banyak orang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Karyawan yang Terbaik di Bidangnya&lt;/b&gt;, tidak dapat dipungkiri bahwa karyawan adalah asset perusahaan yang paling penting. bukan tanah, gedung, atau peralatan mahal. itu semua tiada artinya jika tidak ada karyawan yang mengoperasionalkan perusahaan anda. INGAT ! karyawan lah yang menggerakkan roda perusahaan anda, maka carilah yang terbaik dan berikan penghasilan yang sesuai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Jadilah Seorang Pemimpin yang Baik&lt;/b&gt;, menjadi pemimpin yang baik bukanlah dalam arti membagi-bagi uang. menjadi teladan, pendengar yang baik, memberi penghargaan kepada yang berprestasi, dan mengingatkan ketika karyawan melakukan kesalahan. ketika karyawan melakukan kesalahan, jangan otomatis memecatnya, tapi beri dia kesempatan untuk bekerja di tempat/ bidang dimana kecil kemungkinan dia melakukan kesalahan. beri dia pekerjaan yang dia minati. perlakukan karyawan sebagai keluarga, maka karyawan akan memberikan output optimal dalam pekerjaannya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Menjadi Pemimpin yang Terlihat&lt;/b&gt;, seorang pemimpin yang bagus, tidak selalu berada di belakang meja. dia harus keluar dan menyalami para karyawannya. sehingga para karyawan akan memberikan umpan balik berupa saran dan kritik untuk kemajuan perusahaan. pemimpin yang selalu berada di belakang meja, dan tidak pernah melakukan komunikasi secara informal kepada karyawannya. akan membuat karyawannya menjaga jarak dan tertutup. KELUAR dan BERKOMUNIKASI lah..&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;lima cara diatas tidaklah menjadi sesuatu yang mutlak dalam kesuksesan bisnis, karena banyak sekali faktor yang menentukan kesuksesan bisnis. memang tidak mudah untuk memulai dan membangun bisnis. bahkan kadang kali hanya sekedar "bertahan" saja sudah sangat susah. tetapi yang perlu anda lakukan hanyalah "bangkit" dan memulainya kembali dengan cara yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: lime;"&gt;&lt;b&gt;Berani Mencoba, Berani Gagal, Berani Sukses&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6944359435057473188?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6944359435057473188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6944359435057473188' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6944359435057473188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6944359435057473188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/09/lima-rahasia-sukses-bisnis-cara-richard.html' title='Lima Rahasia Sukses Bisnis Cara Richard Branson'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TJHRRGfImTI/AAAAAAAAAQ8/JROFCx4Ajv4/s72-c/branson.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5018979837104354665</id><published>2010-09-15T10:23:00.001+07:00</published><updated>2010-09-15T11:13:31.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Peluang Usaha Karaoke Box Rumahan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TJA7wl3XYiI/AAAAAAAAAQE/C6hS6dXfuzc/s1600/karaoke+box.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TJA7wl3XYiI/AAAAAAAAAQE/C6hS6dXfuzc/s200/karaoke+box.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;anda pasti pernah berjalan-jalan ke Mall dan mengunjungi tempat permainan seperti TimeZone, AmaZone, dan lainnya. di situ anda bisa melihat ada beberapa box tempat orang-orang yang ingin menyanyi. dioperasikan dengan memakai koin yang terlebih dahulu dibeli di kasir tempat permainan tersebut. atau bahkan anda pernah (bahkan sering) berkaraoke di box itu.&lt;br /&gt;jika anda ingin puas menyanyi dan memiliki dana tidak terbatas untuk hiburan, anda bisa masuk ke tempat karaoke klub atau usaha-usaha semacam Inulvizta Karaoke. yang tariffnya masih diatas Rp. 50.000,- keatas untuk 1 jam nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lain halnya pada orang-orang yang ingin puas menyanyi tapi berkantong tipis. mereka hanya bisa menikmati menyanyi di karaoke box yang ada di mall, tapi itu pun tidak bisa puas. karena untuk 1 jam menyanyi beberapa lagu, membutuhkan banyak koin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disinilah celah yang bisa dijadikan peluang usaha bagi anda yang berjiwa bisnis sejati. anda bisa mengontrak satu rumah khusus untuk usaha ini, atau bisa juga memanfaatkan ruang yang kosong di rumah anda (dengan resiko rumah jadi agak bising). atau juga bisa mengontrak sebuah toko pinggir jalan yang harga sewanya lumayan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika anda memakai rumah untuk usaha karaoke box, anda bisa memanfaatkan kamar-kamar yang ada di rumah tersebut untuk menjadi tempat berkaraoke. tapi jangan lupa untuk mengganti pintunya dengan pintu yang memakai kaca (untuk menghindari orang berbuat mesum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika memakai toko, anda membuat sendiri box karaoke dan menentukan desain semenarik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peralatan dan Perlengkapan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Peralatan dan Perlengkapan minimum yang dibutuhkan untuk membuat usaha karaoke box ini yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;set &lt;a href="http://dvd-karaoke-30000.blogspot.com/"&gt;DVD Player Karaoke&lt;/a&gt; yang telah di isi dengan ribuan lagu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;televisi 21 inc datar, atau bisa televisi rumahan seadanya jika memang modal tidak mencukupi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Speaker aktif, tidak perlu mahal yang penting bisa menghasilkan suara yang cukup bagus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Audio Mixer, untuk bisa menghasilkan setingan suara yang&amp;nbsp; pas dan mantap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tempat Duduk, usahakan tempat duduk dibuat senyaman mungkin. anda bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi seperti sofa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dua unit microphone.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Peredam suara, bisa cek di &lt;a href="http://www.deltamusik.com/shop/index.php?categoryID=198"&gt;situs ini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b&gt;Tariff&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;pasar sasaran yang anda bidik disini adalah para hobis karaoke yang berkantong tipis. karena itu, anda bisa memasang tarif sekitar Rp. 10.000 - Rp. 20.000,- untuk durasi pemakaian satu jam. tarif tersebut sudah termasuk murah bila dibandingkan dengan karaoke klub atau karaoke box koin. atau kalau memang berani, anda bisa pasang tarif GILA, Rp. 5.000,- perjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Promosi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;untuk tahap pembukaan, anda bisa pasang promo dengan penawaran diskon besar atau kalau perlu anda gratiskan. dengan maksud agar orang "tahu" keberadaan bisnis baru anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat berbisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/"&gt;berani mencoba, berani gagal, berani sukses&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5018979837104354665?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5018979837104354665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5018979837104354665' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5018979837104354665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5018979837104354665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/09/peluang-usaha-karaoke-box-rumahan.html' title='Peluang Usaha Karaoke Box Rumahan'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TJA7wl3XYiI/AAAAAAAAAQE/C6hS6dXfuzc/s72-c/karaoke+box.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6422073957022580755</id><published>2010-09-06T14:36:00.001+07:00</published><updated>2010-09-06T14:42:51.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Ubah Bisnis Anda dari Biasa Menjadi Luar Biasa - Purple Cow Theory</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TISZtjwaosI/AAAAAAAAAPY/RbNzpfq1lGo/s1600/cow_picture_animal.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TISZtjwaosI/AAAAAAAAAPY/RbNzpfq1lGo/s320/cow_picture_animal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;bila anda sedang plesir ke daerah perdesaan atau kebetulan memiliki peternakan sapi, coba anda perhatikan sapi-sapi yang ada di peternakan itu. rata-rata sapi itu berwarna putih, coklat, hitam atau kombinasinya. mungkin anda akan melihat bahwa tidak ada yang istimewa dari sapi-sapi itu karena semua memiliki warna yang sama alias seragam. apalagi jika sapi-sapi itu dikumpulkan di sebuah padang rumput dan berbaur satu sama lain. maka semakina anda melihatnya sebagai sebuah kumpulan dan mungkin akan mengalihkan pandangan ke objek yang lebih menarik daripada sekumpulan sapi. tapi tunggu dulu, mata anda tiba-tiba tertambat pada seekor sapi yang berwarna ungu. anda penasaran dan mungkin akan mendekati sapi itu untuk meyakinkan diri anda bahwa mata anda tidak berbohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah ... ternyata benar, sapi itu berwarna ungu. sekilas tak ada yang berbeda secara fisik dari sapi yang lain, hanya warna nya saja yang berbeda. hingga membuat kita turun dari mobil dan mendekatinya hanya untuk memastikan bahwa sapi itu benar-benar berwarna ungu... dan memastikan bahwa itu adalah sebuah sapi... bukan terong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah salah satu rahasia dari sekian banyak rahasia untuk menjadikan bisnis anda menjadi luar biasa. yaitu&amp;nbsp; anda harus berbisnis sapi... hehehe. bukan.. bukan itu... maksudnya adalah jadikan bisnis anda berbeda dengan bisnis serupa yang ada di pasaran. berikan "warna ungu" pada bisnis anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisnis sekarang ini banyak yang menjadi objek tiruan bagi bisnis-bisnis baru yang muncul. apalagi ada slogan ATM (Amati Tiru dan Modifikasi), yang kadang-kadang benar-benar Amati dan Tiru abiss... tapi lupa Modifikasi. sehingga bisnis baru yang didirikan itu tidak lebih dari sekedar sapi biasa yang hanya berwarna putih, hitam, coklat dan kombinasi. yang membuat orang yang memandanginya enggan untuk memperhatikannya satu persatu (karena memang ga ada bedanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke... berarti anda sudah tahu bahwa anda harus memberikan sesuatu yang berbeda terhadap bisnis anda sehingga menjadi lebih "terlihat" dan membuat para calon customer penasaran untuk mendekati, mengamati dan menjadi pelanggan loyal anda. berikan sesuatu yang tidak dimiliki oleh pesaing-pesaing anda, apakah itu berupa layanannya atau produknya yang harus dimodifikasi ataupun ditambah. jangan sungkan untuk merubah dan mencoba sesuatu yang baru bagi bisnis anda sepanjang hal itu memberikan manfaat lebih kepada customer anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu bagaimana jika pesaing juga ikut-ikutan meniru abiss cara bisnis anda, kan itu artinya sapi anda tidak lagi jadi ungu.&lt;br /&gt;ketika sapi-sapi yang lain ikut-ikutan berubah menjadi ungu... maka sapi anda akan berubah menjadi sapi "biasa" karena memang tidak ada istimewanya jika semua sapi yang ada di padang rumput berwarna ungu. maka yang harus anda lakukan adalah selalu merubah "warna" sapi anda secara berkelanjutan, dengan kata lain buat lah inovasi-inovasi secara berkala. apakah per dua bulan, per tiga bulan, atau per enam bulan sekali, dengan begitu bisnis anda akan selalu "unik" dan tidak pernah sama dengan bisnis-bisnis serupa yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="small"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6422073957022580755?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6422073957022580755/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6422073957022580755' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6422073957022580755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6422073957022580755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/09/ubah-bisnis-anda-dari-biasa-menjadi.html' title='Ubah Bisnis Anda dari Biasa Menjadi Luar Biasa - Purple Cow Theory'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/TISZtjwaosI/AAAAAAAAAPY/RbNzpfq1lGo/s72-c/cow_picture_animal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2623506711867071734</id><published>2010-08-31T15:55:00.000+07:00</published><updated>2010-08-31T15:55:22.911+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Lima Tanda Perusahaan Anda Dalam Bahaya</title><content type='html'>&lt;b&gt;1. Tidak mengerti atau tidak akurat dalam penyusunan laporan keuangan&lt;/b&gt;: &lt;br /&gt;Tidak ada tim olahraga bersaing tanpa cara yang tepat untuk menjaga nilai. Tapi, luar biasa, banyak perusahaan bermasalah bisa beroperasi tanpa laporan keuangan yang akurat. Dalam satu kasus, para controller perusahaan tidak memahami perbedaan antara biaya dan akuntansi akrual. Kesalahan yang lebih umum adalah membukukan inventaris lama  sebesar nilai inflasi, menutupi kesehatan keuangan perusahaan yang sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran: Pastikan laporan keuangan Anda lancar dan akurat, atau Anda berisiko menjadi buta terhadap keuangan perusahaan. biasakan melihat laporan bulanantidak lebih dari lima hari setelah akhir bulan. Ini sangat berbahaya,karena anda tidak boleh  menunggu lebih lama lagi untuk mengetahui bahwa Anda baru saja kehilangan satu ton uang.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Mempertahankan pelanggan yang merugi: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pelanggan memang tidak berharga. Mereka menempatkan terlalu banyak tuntutan terhadap waktu Anda atau menegosiasikan harga yang tidak menutupi biaya Anda. Namun perusahaan tidak berani untuk "memecat" mereka, sehingga perusahaan secara tidak sadar telah menjerumuskan diri kedalam situasi yang tidak profitable. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran: Singkirkan mereka sekarang. menyingkirkan pelanggan yang merugi adalah penting untuk kelangsungan hidup perusahaan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Tidak memahami biaya Anda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Banyak perusahaan-perusahaan yang tidak mengetahui bagaimana menghitung biaya mereka atau tidak menyadari betapa pentingnya hal itu. Ketika itu terjadi, perusahaan tidak dapat mengetahui mana produk atau jasa yang mendorong income atau  yang menyeret income ke bawah. jug tidak bisa mengetahui di mana harga harus dinaikkan atau cara mengurangi biaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran: Memahami biaya adalah sangat penting. Jika Anda tidak mengambil kursus kilat dalam akuntansi biaya, maka anda harus mempekerjakan seseorang yang dapat melakukannya untuk Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Tidak memiliki struktur organisasi dengan tanggung jawab yang jelas; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak ada rantai komando yang jelas, organisasi bisa kacau. karena tidak ada seorang pun yang bisa dimintai pertanggungjawaban atas pekerjaan yang tidak terstruktur dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran: Perusahaan harus melakukan secara optimal penggambaran yang jelas tentang wewenang dan tanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Gagal mengontrol arus kas: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Banyak perusahaan yang tidak mampu mengontrol arus kasnya. terjebak pada pengeluaran-pengeluaran kas pada pos-pos yang kurang berkaitan dengan kegiatan utama usaha. contohnya; pembelian mobil mewah untuk direksi, pembuatan display barang yang tidak perlu, pembelian peralatan yang mereka tidak perlu, dan iklan televisi yang tidak bisa diukur efektifitasnya terhadap penjualan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran: Apabila suatu perusahaan di tepi bencana, kas adalah raja. Dan, saat resesi dan krisis kredit, sangat penting untuk memeriksa beban dan pastikan Anda tidak menyia-nyiakan sumber daya berharga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya? Dengan ekonomi yang masih berjuang untuk mematahkan belenggu resesi, selama ada waktu untuk membuat perubahan atas hal-hal tersebut diatas. maka lakukanlah perubahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2623506711867071734?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2623506711867071734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2623506711867071734' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2623506711867071734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2623506711867071734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/08/lima-tanda-perusahaan-anda-dalam-bahaya.html' title='Lima Tanda Perusahaan Anda Dalam Bahaya'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8501541341296694630</id><published>2010-03-17T10:58:00.002+07:00</published><updated>2010-03-17T11:30:11.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Bisnis Rental Gaun Malam dan Gaun Pesta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak para designer gaun malam dan gaun pesta yang menetapkan harga gaun mereka diatas 10 juta rupiah, yang membuatnya menjadi barang yang sangat jarang dimiliki orang. walau sesungguhnya banyak yang mencari gaun malam atau gaun pesta untuk acara-acara tertentu, tetapi karena harganya yang selangit maka tak banyak yang ingin memilikinya karena biasanya hanya dipakai beberapa kali saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dari sinilah timbul ide usaha bagi para entrepreneur sejati untuk menciptakan pasar persewaan gaun malam dan gaun pesta dengan harga yang relatif terjangkau. usaha ini bisa dilakukan di rumah dan secara part time.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;pemasaran nya bisa dilakukan dengan cara membuat katalog full color yang menampilkan gambar-gambar gaun malam dan gaun pesta yang disewakan. distribusikan katalog ini ke komunitas-komunitas tertentu yang memang sering membutuhkan gaun dalam acara-acara mereka. jangan mendistribusikan katalog ini ke sembarang tempat karena hanya akan sia-sia dan tidak efektif dalam mendapatkan pelanggan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tetapi sekali mendapatkan pelanggan, maka akan menjadi pelanggan yang loyal. dan biasanya pelanggan yang puas akan menceritakan kepada teman-temannya sehingga otomatis bisnis akan berkembang dengan sendirinya melalui "word of mouth &lt;a href="http://ayo-wirausaha.blogspot.com/search/label/Marketing"&gt;marketing&lt;/a&gt;" ini. dan trik dari bisnis rental gaun ini ada pada penyediaan jenis gaun yang banyak dan variatif. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;untuk harga sewa yang dipatok untuk setiap gaunnya bisa disesuaikan dengan harga beli gaun tersebut. jika harga gaun yang dibeli tersebut misalnya 20 juta, sudah pasti akan berbeda harga rentalnya dengan gaun yang dibeli seharga 10 juta rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;selamat berbisnis dan tetap semangat.. :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;disarikan dari : entrepreneur.com&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8501541341296694630?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8501541341296694630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8501541341296694630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8501541341296694630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8501541341296694630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/03/bisnis-rental-gaun-malam-dan-gaun-pesta.html' title='Bisnis Rental Gaun Malam dan Gaun Pesta'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-3376579701666618758</id><published>2010-03-14T15:24:00.000+07:00</published><updated>2010-03-14T15:24:00.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Milyarder'/><title type='text'>Lakshmi Narayan Mittal</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n8UKfS0DI/AAAAAAAAAOw/AnlqC46vBOU/s1600-h/mittal-3.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n8UKfS0DI/AAAAAAAAAOw/AnlqC46vBOU/s200/mittal-3.jpg" width="123" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Lakshmi Narayan Mittal&lt;/b&gt; (juga dikenal dengan &lt;b&gt;Lakshmi Niwas Mittal&lt;/b&gt;; lahir pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/15_Juni" title="15 Juni"&gt;15 Juni&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1950" title="1950"&gt;1950&lt;/a&gt;) adalah seorang &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Milyarder&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Milyarder (halaman belum tersedia)"&gt;milyarder&lt;/a&gt; &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Industrialis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Industrialis (halaman belum tersedia)"&gt;industrialis&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt; yang tinggal di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/London" title="London"&gt;London&lt;/a&gt;. Dia adalah pemimpin dari &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mittal_Steel_Company&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Mittal Steel Company (halaman belum tersedia)"&gt;Mittal Steel Company&lt;/a&gt; NV, yang merupakan produsen &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Baja" title="Baja"&gt;baja&lt;/a&gt; terbesar di dunia. Pada 2005, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majalah_Forbes" title="Majalah Forbes"&gt;majalah Forbes&lt;/a&gt; menulisnya sebagai orang terkaya ketiga di dunia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecewa dengan birokrasi yang sulit dalam membangun usaha di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt;, ia tiba di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976" title="1976"&gt;1976&lt;/a&gt; dan mendirikan perusahaan baja bernama &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PT._Ispat_Indo" title="PT. Ispat Indo"&gt;PT. Ispat Indo&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Waru" title="Waru"&gt;Waru&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur" title="Jawa Timur"&gt;Jawa Timur&lt;/a&gt;. Ia kemudian menjadi sukses dengan membeli pabrik-pabrik baja yang merugi dan mengubahnya menjadi pabrik-pabrik yang berhasil.&lt;br /&gt;Ia diperkirakan mempunyai kekayaan sejumlah AS$25 milyar (Maret 2005). Dia merupakan orang terkaya di Britania menurut &lt;i&gt;Sunday Times Rich List 2005&lt;/i&gt;. Dia memegang aset baja di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika_Selatan" title="Afrika Selatan"&gt;Afrika Selatan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Polandia" title="Polandia"&gt;Polandia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kazakhstan" title="Kazakhstan"&gt;Kazakhstan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002" title="2002"&gt;2002&lt;/a&gt; ia terlibat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skandal" title="Skandal"&gt;skandal&lt;/a&gt; politik disebut &lt;i&gt;Garbagegate&lt;/i&gt; dengan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perdana_Menteri" title="Perdana Menteri"&gt;Perdana Menteri&lt;/a&gt; Britania Raya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tony_Blair" title="Tony Blair"&gt;Tony Blair&lt;/a&gt; ketika dirasakan sumbangan Mittal kepada &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Buruh_Britania_Raya" title="Partai Buruh Britania Raya"&gt;Partai Buruh&lt;/a&gt; (sebesar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pound_sterling" title="Pound sterling"&gt;£&lt;/a&gt; 2 juta atau sekitar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rupiah" title="Rupiah"&gt;Rp.&lt;/a&gt; 35 milyar) telah mengakibatkan Blair membuat keputusan yang menguntungkan bagi Mittal dalam sebuah transaksi bisnis.&lt;br /&gt;Dia merupakan orang terkaya di dunia yang bukan merupakan warga Amerika Serikat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-3376579701666618758?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/3376579701666618758/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=3376579701666618758' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3376579701666618758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3376579701666618758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/03/lakshmi-narayan-mittal.html' title='Lakshmi Narayan Mittal'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n8UKfS0DI/AAAAAAAAAOw/AnlqC46vBOU/s72-c/mittal-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1240267949138482000</id><published>2010-03-13T15:11:00.002+07:00</published><updated>2010-03-13T15:11:00.375+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Milyarder'/><title type='text'>Bill Gates</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n5vXq2YwI/AAAAAAAAAOs/FLNZQQsIK2Y/s1600-h/bill-gates.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n5vXq2YwI/AAAAAAAAAOs/FLNZQQsIK2Y/s1600/bill-gates.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;William Henry Gates III&lt;/b&gt; (lahir di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seattle" title="Seattle"&gt;Seattle&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Washington" title="Washington"&gt;Washington&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_Oktober" title="28 Oktober"&gt;28 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1955" title="1955"&gt;1955&lt;/a&gt;; umur 54 tahun), lebih dikenal sebagai &lt;b&gt;Bill Gates&lt;/b&gt;, adalah pendiri (bersama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paul_Allen" title="Paul Allen"&gt;Paul Allen&lt;/a&gt;) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft" title="Microsoft"&gt;Microsoft&lt;/a&gt;. Ia juga merupakan seorang &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filantropis" title="Filantropis"&gt;filantropis&lt;/a&gt; melalui kegiatannya di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yayasan_Bill_%26_Melinda_Gates&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Yayasan Bill &amp;amp; Melinda Gates (halaman belum tersedia)"&gt;Yayasan Bill &amp;amp; Melinda Gates&lt;/a&gt;. Ia menempati posisi pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah &lt;i&gt;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Forbes" title="Forbes"&gt;Forbes&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; selama 13 tahun (1995 hingga 2007), namun sejak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/5_Maret" title="5 Maret"&gt;5 Maret&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2008" title="2008"&gt;2008&lt;/a&gt; berada di posisi ketiga setelah pebisnis AS &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Warren_Buffett" title="Warren Buffett"&gt;Warren Buffett&lt;/a&gt; dan pebisnis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meksiko" title="Meksiko"&gt;Meksiko&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Carlos_Slim_Hel%C3%BA" title="Carlos Slim Helú"&gt;Carlos Slim Helú&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Biografi"&gt;Biografi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Bill Gates dilahirkan di &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seattle,_Washington" title="Seattle, Washington"&gt;Seattle&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Washington" title="Washington"&gt;Washington&lt;/a&gt; dari &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=William_Henry_Gates,_Sr.&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="William Henry Gates, Sr. (halaman belum tersedia)"&gt;William Henry Gates, Sr.&lt;/a&gt;, seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pengacara" title="Pengacara"&gt;pengacara&lt;/a&gt;, dan Mary Maxwell, pegawai &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=First_Interstate_Bank&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="First Interstate Bank (halaman belum tersedia)"&gt;First Interstate Bank&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pacific_Northwest_Bell&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pacific Northwest Bell (halaman belum tersedia)"&gt;Pacific Northwest Bell&lt;/a&gt;, dan anggota Tingkat Nasional &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=United_Way&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="United Way (halaman belum tersedia)"&gt;United Way&lt;/a&gt;. Gates belajar di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lakeside_School&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lakeside School (halaman belum tersedia)"&gt;Lakeside School&lt;/a&gt;, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Harvard" title="Universitas Harvard"&gt;Universitas Harvard&lt;/a&gt;, tetapi di-&lt;i&gt;drop out&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur tiga belas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada intinya ini sebuah mesin ketik yang selanjutnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemrograman komputer, dan bersama dengan para &lt;i&gt;hacker&lt;/i&gt; yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. "Dia adalah seorang 'nerd' (eksentrik)," sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai "era komputer di rumah-rumah" dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.&lt;br /&gt;Semasa ia belajar di Harvard, ia dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paul_Allen" title="Paul Allen"&gt;Paul Allen&lt;/a&gt; menulis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak" title="Perangkat lunak"&gt;perangkat lunak&lt;/a&gt; &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Altair_BASIC&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Altair BASIC (halaman belum tersedia)"&gt;Altair BASIC&lt;/a&gt; untuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Altair_8800" title="Altair 8800"&gt;Altair 8800&lt;/a&gt; dalam dasawarsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1970" title="1970"&gt;1970&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Altair" title="Altair"&gt;Altair&lt;/a&gt; merupakan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PC" title="PC"&gt;komputer pribadi&lt;/a&gt; pertama yang sukses. Diberi inspirasi oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/BASIC" title="BASIC"&gt;BASIC&lt;/a&gt;, sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_komputer" title="Bahasa komputer"&gt;bahasa komputer&lt;/a&gt; yang mudah dipelajari dan ditulis di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolese" title="Kolese"&gt;kolese&lt;/a&gt; &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dartmouth&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Dartmouth (halaman belum tersedia)"&gt;Dartmouth&lt;/a&gt; untuk mengajar, versi Gates dan Allen kemudian menjadi &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Microsoft_BASIC&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Microsoft BASIC (halaman belum tersedia)"&gt;Microsoft BASIC&lt;/a&gt;, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bahasa_komputer_terjemahan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bahasa komputer terjemahan (halaman belum tersedia)"&gt;bahasa komputer terjemahan&lt;/a&gt; yang utama untuk &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi_komputer" title="Sistem operasi komputer"&gt;sistem operasi komputer&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/MS-DOS" title="MS-DOS"&gt;MS-DOS&lt;/a&gt;, yang menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Microsoft Basic pada nantinya dijadikan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Microsoft_QuickBasic&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Microsoft QuickBasic (halaman belum tersedia)"&gt;Microsoft QuickBasic&lt;/a&gt;. Versi Microsoft QuickBasic yang dijual tanpa &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kompiler" title="Kompiler"&gt;kompiler&lt;/a&gt; QuickBasic dikenal sebagai &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=QBasic&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="QBasic (halaman belum tersedia)"&gt;QBasic&lt;/a&gt;. QuickBasic juga dijadikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Visual_Basic" title="Visual Basic"&gt;Visual Basic&lt;/a&gt;, yang masih popular hingga masa sekarang.&lt;br /&gt;Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Surat_Terbuka_kepada_Penghobi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Surat Terbuka kepada Penghobi (halaman belum tersedia)"&gt;Surat Terbuka kepada Penghobi&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;Open Letter to Hobbyists&lt;/i&gt;), yang mengejutkan komunitas yang mempunyai hobi pada komputer dengan menyatakan bahwa ada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar" title="Pasar"&gt;pasaran&lt;/a&gt; komersial untuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak" title="Perangkat lunak"&gt;perangkat lunak&lt;/a&gt;/software dan bahwa software tidak layak dikopi dan digandakan tanpa izin penerbitnya. Pada masa itu, komunitas tersebut dipengaruhi kuat oleh dasar &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radio_ham&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Radio ham (halaman belum tersedia)"&gt;radio hamnya&lt;/a&gt; dan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Etika_hacker&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Etika hacker (halaman belum tersedia)"&gt;etika hacker&lt;/a&gt;, yang berpendapat bahwa innovasi dan pengetahuan patut dibagi oleh komunitas pengguna komputer. Gates kemudian mendirikan Microsoft Corporation, salah satu perusahaan paling sukses di dunia, dan memimpin arah kepada pembukaan industri software komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/International_Business_Machines" title="International Business Machines"&gt;IBM&lt;/a&gt; berencana untuk memasuki pasaran komputer personal dengan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komputer_personal_IBM&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Komputer personal IBM (halaman belum tersedia)"&gt;komputer personal IBM&lt;/a&gt;, yang diterbitkan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1981" title="1981"&gt;1981&lt;/a&gt;. IBM memerlukan sistem operasi untuk komputernya, yang direncanakan dapat mencakup dan mengelola &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arkitektur_16-bit&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Arkitektur 16-bit (halaman belum tersedia)"&gt;arkitektur 16-bit&lt;/a&gt; oleh keluarga &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chip" title="Chip"&gt;chip&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/X86" title="X86"&gt;x86&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intel" title="Intel"&gt;Intel&lt;/a&gt;. Setelah berunding dengan sebuah perusahaan lain (&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perusahaan_Digital_Research&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Perusahaan Digital Research (halaman belum tersedia)"&gt;Perusahaan Digital Research&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/California" title="California"&gt;California&lt;/a&gt;), IBM bertanya kepada Microsoft. Tanpa memberitahu tentang ikatan mereka dengan IBM, eksekutif-eksekutif Microsoft membeli sebuah system operasi x86 dari perusahaan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Seattle_Computer&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Seattle Computer (halaman belum tersedia)"&gt;Seattle Computer&lt;/a&gt; seharga $50,000. (Ada kemungkinan Microsoft dilarang IBM untuk memberitahukan tentang ikatannya kepada orang awam) Microsoft kemudian melisensikan sistem operasi ini ke IBM (yang menerbitkannya dengan nama &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PC-DOS&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="PC-DOS (halaman belum tersedia)"&gt;PC-DOS&lt;/a&gt;) dan bekerja dengan perusahaan komputer untuk menerbitkannya dengan nama MS-DOS, pada setiap system komputer yang dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana Microsoft amat sukses tetapi digugat oleh Seattle Computer karena Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli system operasi itu dengan murah; oleh sebab ini, Microsoft membayar uang kepada Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Monopoli" title="Monopoli"&gt;monopoli&lt;/a&gt; oleh &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Departemen_Keadilan_A.S.&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Departemen Keadilan A.S. (halaman belum tersedia)"&gt;Departemen Keadilan A.S.&lt;/a&gt; dan perusahaan-perusahaan individu yang menentang Microsoft dalam akhir dasawarsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1990" title="1990"&gt;1990&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Dalam dasawarsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1980" title="1980"&gt;1980&lt;/a&gt; Gates gembira atas kemungkinan penggunaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CD-ROM" title="CD-ROM"&gt;CD-ROM&lt;/a&gt; sebagai media penyimpanan dokumen, dan mensponsori penerbitan buku &lt;i&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CD-ROM:_The_New_Papyrus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="CD-ROM: The New Papyrus (halaman belum tersedia)"&gt;CD-ROM: The New Papyrus&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; yang mempromosikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat disangkal bahwa Bill Gates telah melakukan beberapa kesalahan dalam bisnis softwarenya. Hal ini terbukti dengan beberapa dakwaan yang diarahkan kepadanya berkaitan dengan cara - cara bisnis yang melanggar undang-undang bisnis Amerika Serikat, misalnya monopoli &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Explorer" title="Internet Explorer"&gt;Internet Explorer&lt;/a&gt; pada sistem operasi Windows.&lt;br /&gt;Pada tahun 2000, Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CEO" title="CEO"&gt;CEO&lt;/a&gt; dan memandatkannya kepada kawan lamanya, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Steve_Ballmer" title="Steve Ballmer"&gt;Steve Ballmer&lt;/a&gt;. Gates kemudian memilih untuk kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu sebagai pencipta perangkat lunak. Kini Bill Gates menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaannya sendiri, Microsoft Corp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan pribadinya, Gates menikah dengan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Melinda_Gates&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Melinda Gates (halaman belum tersedia)"&gt;Melinda French&lt;/a&gt; pada 1 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Januari" title="Januari"&gt;Januari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1994" title="1994"&gt;1994&lt;/a&gt;. Mereka mempunyai tiga orang anak, Jennifer Katharine Gates (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1996" title="1996"&gt;1996&lt;/a&gt;), Rory John Gates (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;1999&lt;/a&gt;) and Phoebe Adele Gates (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002" title="2002"&gt;2002&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan istrinya, Gates telah mendirikan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bill_%26_Melinda_Gates_Foundation&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bill &amp;amp; Melinda Gates Foundation (halaman belum tersedia)"&gt;Bill &amp;amp; Melinda Gates Foundation&lt;/a&gt;, sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yayasan" title="Yayasan"&gt;yayasan&lt;/a&gt; sosial &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filantropi" title="Filantropi"&gt;filantropi&lt;/a&gt;. Para kritikus mengatakan ini merupakan pembuktian terhadap kemarahan orang banyak tentang atas praktik monopoli dan adikuasa perusahaannya, tetapi mereka yang dekat dengan Gates berkata bahwa ia telah lama berencana untuk menyumbangkan sebagian besar hartanya. Pada tahun 1997 koran &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Washington_Post" title="Washington Post"&gt;Washington Post&lt;/a&gt; menyatakan bahwa "Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan 90 persen daripada hartanya semasa dia masih hidup." Untuk meletakkan ini dalam perspektif yang benar, sumbangan ini, walau apa sebabnya, telah menyediakan uang yang amat diperlukan untuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Beasiswa" title="Beasiswa"&gt;beasiswa&lt;/a&gt; universitas kaum minoritas, menentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS" title="AIDS"&gt;AIDS&lt;/a&gt; dan sebab-sebab lain, kebanyakannya isu-isu yang biasa tidak dipedulikan oleh komunitas penderma, seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit" title="Penyakit"&gt;penyakit-penyakit&lt;/a&gt; yang biasa kita lihat di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dunia_ketiga&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Dunia ketiga (halaman belum tersedia)"&gt;dunia ketiga&lt;/a&gt;. Dalam bulan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Juni" title="Juni"&gt;Juni&lt;/a&gt; 1999, Gates dan istrinya mendermakan $5 milyar kepada organisasi mereka, pendermaan yang paling besar dalam dunia oleh individu-individu yang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1994" title="1994"&gt;1994&lt;/a&gt;, ia membeli &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Codex_Leicester&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Codex Leicester (halaman belum tersedia)"&gt;Codex Leicester&lt;/a&gt;, sebuah koleksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Naskah" title="Naskah"&gt;naskah&lt;/a&gt; &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manuskrip" title="Manuskrip"&gt;manuskrip&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Leonardo_da_Vinci" title="Leonardo da Vinci"&gt;Leonardo da Vinci&lt;/a&gt;; pada tahun 2003 koleksi ini dipamerkan di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Museum_Seni_Seattle&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Museum Seni Seattle (halaman belum tersedia)"&gt;Museum Seni Seattle&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2005" title="2005"&gt;2005&lt;/a&gt;, Gates menerima penghargaan kesatriaan (&lt;i&gt;Knight Commander of the Order of the British Empire&lt;/i&gt; Kehormatan) dari Ratu &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elizabeth_II" title="Elizabeth II"&gt;Elizabeth II&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Juni" title="27 Juni"&gt;27 Juni&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2008" title="2008"&gt;2008&lt;/a&gt;, Gates mengundurkan diri dari sebagian besar jabatannya di Microsoft (namun tetap bertahan sebagai ketua dewan direktur) dan mengkonsentrasikan diri pada kerja kedermawanan melalui yayasan yang didirikannya, &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yayasan_Bill_%26_Melinda_Gates&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Yayasan Bill &amp;amp; Melinda Gates (halaman belum tersedia)"&gt;Yayasan Bill &amp;amp; Melinda Gates&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Perkiraan_kekayaannya"&gt;Perkiraan kekayaannya&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Menurut senarai &lt;i&gt;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Forbes" title="Forbes"&gt;Forbes&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; orang-orang paling kaya dalam dunia &lt;a class="external autonumber" href="http://www.forbes.com/lists/home.jhtml?passListId=10&amp;amp;passYear=1996&amp;amp;passListType=Person" rel="nofollow"&gt;[1]&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1996" title="1996"&gt;1996&lt;/a&gt; - $18,5 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1997" title="1997"&gt;1997&lt;/a&gt; - $36,4 milyar, peringkat #2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998" title="1998"&gt;1998&lt;/a&gt; - $51,0 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;1999&lt;/a&gt; - $90,0 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2000" title="2000"&gt;2000&lt;/a&gt; - $60,0 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2001" title="2001"&gt;2001&lt;/a&gt; - $58,7 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002" title="2002"&gt;2002&lt;/a&gt; - $52,8 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2003" title="2003"&gt;2003&lt;/a&gt; - $40,7 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004" title="2004"&gt;2004&lt;/a&gt; - $46,6 milyar, peringkat #1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2010" title="2010"&gt;2010&lt;/a&gt; - $53,0 milyar, peringkat #2&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Pujian"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;sumber : wikipedia.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1240267949138482000?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1240267949138482000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1240267949138482000' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1240267949138482000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1240267949138482000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/03/bill-gates.html' title='Bill Gates'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n5vXq2YwI/AAAAAAAAAOs/FLNZQQsIK2Y/s72-c/bill-gates.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8766672363635007629</id><published>2010-03-12T15:05:00.000+07:00</published><updated>2010-03-12T15:05:37.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Milyarder'/><title type='text'>Donald Trump</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n0j6WCdPI/AAAAAAAAAOo/jfAmYsyKqb4/s1600-h/donald-trump.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n0j6WCdPI/AAAAAAAAAOo/jfAmYsyKqb4/s400/donald-trump.jpg" width="290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Latar_belakang"&gt;Latar belakang&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Trump lahir pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/14_Juni" title="14 Juni"&gt;14 Juni&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1946" title="1946"&gt;1946&lt;/a&gt; di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Queens&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Queens (halaman belum tersedia)"&gt;Queens&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_York" title="New York"&gt;New York&lt;/a&gt; sebagai putra dari Fred Trump, ahli pembangunan dan pemasaran Real Estate di New York. Ia memiliki tiga saudara, satu laki-laki dan 2 perempuan. Kakak perempuan tertua dia adalah Maryanne Trump Barry, seorang hakim federal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia pernah bersekolah di The Kew-Forest School di Forest Hills, Queens, tetapi setelah kekacauan yang terjadi di sana pada waktu ia berusia 13 tahun, orang tua Donald mengirimnya ke Akademi Militer New York dengan harapan bahwa Donald akan menjadi orang yang tangguh. Hal itu berjalan dengan lancar. Donald meraih penghargaan akademis, bermain futbol pada tahun 1962, sepak bola pada tahun 1963, dan baseball dari tahun 1962 – 1964 dan menjadi kapten tim baseball pada tahun 1964. Ted Tobias, seorang pelatih baseball ternama memberikan Coach’s Award kepada Donald pada tahun 1964. Setelah dipromosikan sebagai seorang Kapten Perwira-S4 pada masa seniornya, Donald dan seorang Perwira Sersan Satu Jeff Donaldson membentuk kelompok yang beranggotakan perwira-perwira.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Trump pernah bersekolah di Universitas Fordham selama 2 tahun sebelum ia pindah ke Wharton School at the University of Pennsylvania. Setelah kelulusannya pada tahun 1968 dengan gelar Sarjana Ekonomi, ia bergabung dengan perusahaan real estate ayahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Di dalam bukunya, Trump&amp;nbsp;: The Art of the Deal, Donald membahas tentang kehidupan universitasnya&amp;nbsp;:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Setelah saya lulus dari Akademi Militer New York pada tahun 1964, saya pernah berpikir untuk melanjutkan ke sekolah perfilman.. tetapi akhirnya saya memutuskan bahwa real estate adalah bisnis yang jauh lebih baik. Saya mulai dengan masuk ke Universitas Fordham.. tetapi setelah 2 tahun di perguruan tinggi saya berpikir bahwa saya pasti bisa ke jenjang yang lebih tinggi. Saya pun mendaftarkan diri ke Wharton School at the University of Pennsylvania dan saya diterima.. dan sangat senang rasanya setelah lulus. Saya langsung pulang ke rumah dan bekerja bersama ayah saya.”&lt;/div&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Pendidikan"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Karier_dan_bisnis"&gt;Karier dan Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="thumb tright"&gt;&lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a class="image" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Donald_Trump.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="thumbcaption"&gt;&lt;div class="magnify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Trump memulai kariernya di perusahaan ayahnya, &lt;i&gt;&lt;b&gt;The Trump Organization&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; yang berkonsentrasi di bidang penyewaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah" title="Rumah"&gt;rumah&lt;/a&gt; &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelas_menengah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kelas menengah (halaman belum tersedia)"&gt;kelas menengah&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu proyek pertamanya adalah merenovasi komplek apartemen &lt;i&gt;Swifton Village&lt;/i&gt; di &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cincinnati" title="Cincinnati"&gt;Cincinnati&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ohio" title="Ohio"&gt;Ohio&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;Trump mengubah komplek apartemen 1200 unit dan menaikkan tarif 66% menjadi 100%. Ketika menjual kembali Swifton Village seharga US$ 12 juta, Trump Organization meraup keuntungan sebesar US$ 6 juta.&lt;br /&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1970" title="1970"&gt;1970an&lt;/a&gt;, Trump mendapat keuntungan dari Pemerintah kota New York atas pembayaran pajak sebagai ganti krisis keuangan yang dihadapi &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hotel_Commodore&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Hotel Commodore (halaman belum tersedia)"&gt;Hotel Commodore&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trump juga sukses mengembangkan bidang properti untuk Javits Convention Center. Berkembangnya Javits Convention Center membuat Trump berurusan dengan pemerintah kota New York. Salah satu proyeknya yang bernilai US$ 110 juta ternyata membuat New York membayar antara US$ 750 juta hingga US$ 1 milyar. Trump menawarkan untuk mengganti rugi proyek itu tapi tawarannya ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan yang serupa terjadi ketika New York berusaha untuk merenovasi &lt;i&gt;Wollman Rink&lt;/i&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Central_Park" title="Central Park"&gt;Central Park&lt;/a&gt;. Sebuah proyek di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1980" title="1980"&gt;1980&lt;/a&gt; yang ditagetkan selesai dalam 2,5 tahun, tetapi hingga tahun 1986 dan US$ 12 juta telah dikeluarkan proyek belum selesai. Trump menawarkan untuk menangani proyek itu dan dia menyelesaikannya dalam waktu 6 bulan dengan dana hanya US$ 2,750,000. Menariknya, selama awal tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1980" title="1980"&gt;1980an&lt;/a&gt;, Trump mengambil alih usaha jasa Roy Cohn, kepala Senat Komite Permanen pada Penyelidikan ( &lt;i&gt;Senate Permanent Subcommittee on Investigations&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Resesi_dan_kebangkrutan"&gt;Resesi dan kebangkrutan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1990" title="1990"&gt;1990&lt;/a&gt;, sebagai dampak dari resesi, Trump kesulitan membayar utangnya. Ia dihadapkan pada masalah pembayar pinjaman atas kasino ketiganya yaitu &lt;b&gt;Taj Mahal&lt;/b&gt; yang setara dengan 1 milyar dollar dengan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bunga_bank&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bunga bank (halaman belum tersedia)"&gt;bunga&lt;/a&gt; sangat tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski ia harus mempertahankan bisnisnya dengan tambahan pinjaman dan menunda pembayaran bunga pinjaman, pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1991" title="1991"&gt;1991&lt;/a&gt; melonjaknya hutang membuat bisnisnya mengalami kemunduran yang besar. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bank" title="Bank"&gt;Bank&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;-bank telah kehilangan ratusan juta dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2_November" title="2 November"&gt;2 November&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1992" title="1992"&gt;1992&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;Trump Plaza Hotel&lt;/b&gt; terpaksa merencanakan paket perlindungan dari kebangkrutan setelah tidak mampu membayar tunggakan pinjaman. Dalam rencananya, Trump bersedia untuk memberikan 49 persen saham dari Hotel mewah tersebut. Kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Citibank" title="Citibank"&gt;Citibank&lt;/a&gt; dan 5 penyandang dana lainnya. Namun sebaliknya, Trump menerima keadaan yang lebih baik yaitu menjabat posisi sebagai Chief Executive, meski tanpa bayaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1994" title="1994"&gt;1994&lt;/a&gt;, Trump kehilangan 900 juta dollar dari rekening pribadinya dan kerugian drastis pada sektor bisnis sebesar 3,5 milyar dollar. Ketika dia dipaksa untuk meninggalkan &lt;b&gt;Trump Shuttle&lt;/b&gt;, dia diharuskan untuk mengurus Trump Tower di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_York_City" title="New York City"&gt;New York City&lt;/a&gt; dan mengontrol 3 buah kasino di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atlantic_City" title="Atlantic City"&gt;Atlantic City&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chase_Manhattan_Bank&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Chase Manhattan Bank (halaman belum tersedia)"&gt;Chase Manhattan Bank&lt;/a&gt; yang telah meminjamkan uang kepada Trump untuk membeli &lt;b&gt;West Side Yards&lt;/b&gt;, yang merupakan parsel Manhattan terbesarnya, terpaksa harus dijual kepada pengembang-pengembang di Asia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut anggota pembentuk Organisasi Trump, Trump tidak mengembalikan semua kepemilikan atas Real Estate. Para pemilik berjanji untuk memberikan 30 persen dari keuntungan manakala bangunan-bangunan tersebut selesai dikembangkan atau terjual. Hingga masa itu, para pemilik menginginkan apa yang telah Trump lakukan yaitu membangun kerja. Mereka kemudian memberikan model konstruksi terbaru dan dana manajemen untuk mempercepat pembangunan.&lt;/div&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Di_media"&gt;Di media&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Donald Trump telah muncul di media dengan versi karikatur di seri-seri televisi dan film-film seperti Home Alone 2, The Nanny, The Fresh Prince of Bel Air, Pays of Our live dan sebagai karakter dia sendiri adalah The Little Rascals, serta menjadi bintang tamu acara-acara talk show.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2004, Trump menjadi produser eksekutif dan pembawa acara di NBC acara realitas, The Apprentice, yang mana keduanya merupakan persaingan grup manajemen kelas atas. Kontestan ada yang dipecat atau terminasi dari permainan. Pemenang dari permainan ini akan dikontrak selama 1 tahun di perusahaan Trump dengan gaji 250 ribu dollar. Untuk satu tahun pertama, Trump mendapat beyaran sebesar 50.000 dollar per episode, namun karena acara tersebut sukses, ia kemudian dibayar 3 juta dollar per episode, dan ini menjadi orang pertelevisian dengan bayaran tertinggi. Pada tahun 2007 Trump mendapat penghargaan atas program The Apprentice dengan menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Trump juga dikenal sebagai penggemar Wrestling Entertaintment. Dia menjadi pembawa acara di Wrestles Mania IV dan V di Trump Palza, dan juga menampilkan beberapa selebritis pada acara Wresles Mania VII dan XX. Trump juga terlibat dalam acara WWE yang kemudian dikenal dengan “Perang Milyarder”. Cerita ini berawal ketika Trump mengumbar kata-kata bahwa ia dapat mengalahkan pemilik WWE, Vince McMahon dengan segala kemampuan. McMahon menjadi geram dan ia ingin bertarung dngan Trump satu lawan satu. Tapi keduanya sepakat untuk bertarung melalui pegulat mereka dalam acara Wrestle Mania 23. trump menunjuk Bobby Lashley sebagai petarung untuk melawan petarung McMahon, Umaga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Organisasi Miss Universes dimiliki oleh Trump dan NBC. Organisasi ini memproduksi Miss Universe, Miss USA dan Miss Teen USA. Tahun 2005, Trump meluncurkan sebuah perusahaan pendidikan bisnis yang bernama Trump University. Pada suatu ketika Trump juga meluncurkan perusahaan-perusahaan yang ia beri nama Trump Buffet, Trump Catering dan Trump ice Cream Parlor. Januari 2006, Trump meluncurkan sebuah web side perjalanan online, GoTrump.com. Webside ini berisikan beberpa properti milik Trump seperti hotel dan biro-biro perjalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber: wikipedia &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8766672363635007629?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8766672363635007629/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8766672363635007629' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8766672363635007629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8766672363635007629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/03/donald-trump.html' title='Donald Trump'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S5n0j6WCdPI/AAAAAAAAAOo/jfAmYsyKqb4/s72-c/donald-trump.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8786839810833313558</id><published>2010-03-10T21:16:00.000+07:00</published><updated>2010-03-10T21:16:16.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>6 Kesalahan Fatal Dalam Marketing</title><content type='html'>marketing alias pemasaran adalah ujung tombak dari bisnis/usaha, karena marketing lah yang menentukan maju mundurnya sebuah usaha. berikut adalah kesalahan-kesalahan dalam marketing yang harus dihindari :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;tidak memiliki perencanaan marketing (marketing plan)&lt;/b&gt; : sebagai seorang pelaku bisnis sudah seharusnya anda memiliki perencanaan bisnis yang lengkap. terutama perencanaan marketing dari produk anda. seperti sebuah pepatah mengatakan "if you fail to plan, you plan to fail"&amp;nbsp; yang artinya kira-kira begini, "jika anda gagal dalam membuat perencanaan, maka anda telah berencana untuk gagal". karena itu, buatlah perencanaan marketing yang komplit, meliputi ; perencanaan promosi, pelanggan, produk baru, anggaran promosi, layanan, harga, dan lain2 yang menyangkut pemasaran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;b&gt;tidak memiliki diferensiasi dengan kompetitor&lt;/b&gt; : menjadi unik dan berbeda dari kompetitor adalah sebuah keharusan bagi sebuah bisnis yang ingin sukses. jangan pernah menjadi seorang pelaku bisnis "me too" alias latah. kalaupun anda memang ingin terjun ke bisnis yang banyak orang sudah terjun karena "me too" itu, maka setidaknya anda harus melakukan diferensiasi atau menjadi berbeda dengan kompetitor anda melalui berbagai cara, apakah berbeda dari cara layanan, bentuk produk, varian produk,  layanan yang lebih baik dan lebih cepat, kemasan produk dan lainnya. karena jika anda ikut bisnis 'me too' dengan menjiplak habis dan tidak ada pembeda sama sekali dengan kompetitor maka kemungkinan besar anda akan terbawa pada perang harga, karena itulah satu-satunya yang akan membedakan anda dengan pesaing. dan perang harga hanya akan membawa kepada kehancuran usaha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;tidak memiliki program refferral&lt;/b&gt; ; program refferal adalah salah satu bentuk marketing yang memanfaatkan customer kita untuk mendapatkan customer baru. program ini sangat ampuh dalam memperbanyak customer tanpa harus mengeluarkan biaya iklan media luar yang menghabiskan dana cukup besar tetapi belum pasti keefektifannya. biaya iklan inilah yang akan dipakai untuk memberikan reward kepada para customer yang bisa memberikan customer baru. yang paling penting untuk diingat adalah jangan sekali-kali memberikan reward dalam bentuk uang tunai. berikanlah dalam bentuk barang, diskon dalam persentase besar, atau dalam bentuk poin yang bisa ditukar dengan berbagai hadiah. ini dimaksudkan agar tidak adanya kekecewaan bagi customer lama dalam mengklaim reward atas customer baru yang didapatkannya. karena sudah menjadi sebuah keniscayaan, bahwa klaim untuk uang tunai selalu berbelit dan tidak pernah bisa cepat. dan rasa berbelit dan lelet inilah yang bisa menimbulkan kekecewaan customer lama kepada perusahaan kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;mengabaikan customer lama &lt;/b&gt;; banyak perusahaan yang fokus pada pencarian customer baru tetapi melupakan atau mengabaikan customer lama. padahal biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan customer baru lebih besar daripada biaya dalam 'merawat' customer lama. berdayakan customer lama anda dengan memberikan info produk-produk&amp;nbsp; terbaru anda dengan mengirimkan brosur-brosur disertai dengan kupon diskon. agar customer lama selalu up date dengan produk baru anda dan datang kembali untuk melakukan pembelian ulang (repeat order). untuk itu, anda sebagai pelaku bisnis diharapkan membangun database pelanggan-pelanggan anda. dan dengan database itulah anda 'merawat' customer lama dengan sebaik mungkin. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;tidak melakukan kerja sama dengan perusahaan lain &lt;/b&gt;; tidak ada satu pun orang atau badan usaha di dunia ini yang tidak membutuhkan orang lain dan badan usaha lain untuk bisa maju dan berkembang. tidak terkecuali anda yang sedang membaca tulisan ini. apapun bisnis yang anda coba untuk kembangkan tidak akan berhasil tanpa bantuan orang atau pihak lain. buatlah kerjasama saling menguntungkan dengan perusahaan yang memiliki produk yang berkaitan dengan produk yang anda jual. misalnya anda memiliki usaha "gym/ fitness center" cobalah untuk menjalin kerjasama marketing dengan perusahaan "suplemen kesehatan" dengan saling bertukar kupon diskon. kupon diskon fitness center untuk para pelanggan yang membeli produk suplemen kesehatan. begitu sebaliknya, kupon diskon suplemen kesehatan untuk para pelanggan setia gym center. yang perlu diingat dalam kerja sama ini adalah bahwa kedua belah pihak harus sama-sama merasa diuntungkan dengan adanya kerjasama ini. otomatis kerjasama ini telah membuat kesempatan dalam mendapatkan customer-customer baru atau bisa dibilang "pertukaran customer".&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;tidak menyadari bahwa anda berada dalam bisnis marketing &lt;/b&gt;; apapun produk anda, seharusnya anda lebih menyadari bahwa bisnis anda adalah marketing. semua orang bisa membuat sebuah produk unggulan untuk bisa dijual, tetapi memerlukan orang yang lebih cerdas untuk memasarkannya. pebisnis andal adalah seorang genius marketing. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disarikan dari "6 deadly small business mistakes"&lt;br /&gt;by : David Frey&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8786839810833313558?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8786839810833313558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8786839810833313558' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8786839810833313558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8786839810833313558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/03/6-kesalahan-fatal-dalam-marketing.html' title='6 Kesalahan Fatal Dalam Marketing'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1587714385981716054</id><published>2010-02-13T23:20:00.001+07:00</published><updated>2010-02-13T23:23:08.438+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bisnis'/><title type='text'>Bisnis Makanan dengan Gerobak Keliling</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S3bRvtyGAwI/AAAAAAAAAOc/KM7uHCHuNZU/s1600-h/bakso.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S3bRvtyGAwI/AAAAAAAAAOc/KM7uHCHuNZU/s200/bakso.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;setiap hari anda pasti membeli makan alias jajan dari pedagang makanan keliling yang memakai gerobak sebagai alat mobilitasnya. entah itu bakso, somay, pempek, batagor, mi ayam, cireng, bakso/bakwan malang, dan lainnya. belum yang menawarkan minumannya seperti es doger, es krim, es cingcau, es campur, dan seterusnya.&lt;br /&gt;jika anda iseng untuk coba bertanya kepada pedagang keliling tersebut tentang kepemilikan bisnis mereka, rata-rata mereka akan menjawab bahwa mereka hanya sebagai rekan penjual yang menjual barang dagang milik "Bos". jarang sekali yang mereka sebagai penjual sekaligus pemilik bisnis.&lt;br /&gt;dengan sistem komisi per item itulah mereka berbagi hasil dengan pemilik bisnis alias "bos". walaupun ada juga yang menerapkan sistem gaji bulanan.&lt;br /&gt;potensi bisnis makanan keliling dengan gerobak ini sangat prospektif, selama orang masih butuh makan setiap hari dan butuh jajan sebagai bagian dari budaya indonesia yang turun temurun.&lt;br /&gt;ditambah dengan iming-iming profit yang lumayan dari bisnis makanan, yang sekitar diatas 50%. akan menambah semakin banyak orang yang ingin terjun ke bisnis makanan ini.&lt;br /&gt;terutama bisnis makanan dengan moda gerobak yang ditujukan untuk menjual makanan dengan sistem "jemput bola", yaitu kita sebagai penjual yang mendatangi konsumen.&lt;br /&gt;karena memulai bisnis gerobak keliling ini tidak terlalu membutuhkan modal banyak untuk memulainya.&lt;br /&gt;investasi hanya pada gerobak dan peralatan pendukungnya, yang hanya menghabiskan modal sekitar 1,5 juta untuk gerobak dan 500rb untuk peralatannya. ditambah modal kerja sekitar 500rb untuk beberapa hari dagang, anda sudah bisa memulai bisnis makanan dengan gerobak keliling ini.&lt;br /&gt;kenapa hanya mematok 500rb untuk modal kerja? karena dalam satu hari dagang pasti ada uang masuk (masa' iya dagang seharian keliling ga ada uang masuk? dagang atau tidur sih?). dan dari uang masuk itulah yang diputar lagi untuk dijadikan modal untuk membeli bahan baku.&lt;br /&gt;oke.. sekarang hitung2 an nya (kita ambil contoh usaha pempek keliling);&lt;br /&gt;harga per item Rp. 2.000,-&lt;br /&gt;Penjualan rata2 perhari : 200 item x Rp. 2000,- = Rp. 400.000,-&lt;br /&gt;modal sekitar 50% ; Rp. 200.000,-&lt;br /&gt;harga dari si "Bos" ; Rp. 1400/item x 200 = 280.000&lt;br /&gt;setelah dikurangi modal, si "Bos" mendapatkan net profit sebesar Rp. 80.000,-&lt;br /&gt;dan si penjual mendapatkan komisi sebesar Rp. 600 x 200 = Rp. 120.000,-&lt;br /&gt;kalau dilihat dari sistem bagi hasilnya, si Bos memang mendapatkan lebih kecil daripada si penjual. ini dimaksudkan agar si penjual menjadi selalu bersemangat untuk berjualan setiap harinya.&lt;br /&gt;tetapi si Bos yang hanya mendapat Rp. 80.000,- itu mempunyai multiplier berupa 10 buah gerobak. dan itu artinya si Bos memiliki pendapatan bersih perharinya sekitar Rp. 800.000,- atau sekitar 24 juta perbulannya. dan itu pun jika si Bos memiliki 'hanya' 10 gerobak, bagaimana jika memiliki setidaknya 30 buah gerobak? sekitar 72 juta perbulan.... hmmm bukan pendapatan yang kecil kan?&lt;br /&gt;gimana... tertarik jadi "Bos" gerobak makanan keliling?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1587714385981716054?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1587714385981716054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1587714385981716054' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1587714385981716054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1587714385981716054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2010/02/bisnis-makanan-dengan-gerobak-keliling.html' title='Bisnis Makanan dengan Gerobak Keliling'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sekR6RBEh6o/S3bRvtyGAwI/AAAAAAAAAOc/KM7uHCHuNZU/s72-c/bakso.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-9077665447807344942</id><published>2009-12-14T16:40:00.004+07:00</published><updated>2009-12-14T17:15:23.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bisnis'/><title type='text'>Fenomena Bisnis Jual Beli Chips Poker FB</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ada sebuah fenomena baru dalam bisnis, yaitu bisnis jual beli chips pada game poker yang ada di aplikasi Facebook. bisnis ini sangat menggiurkan bagi orang-orang yang ingin cepat dapat uang dan mudah. dikatakan cepat karena anda bisa menjual chips yang anda miliki dengan harga hanya sekitar 5 - 20 ribu rupiah per million nya. dikatakan mudah, karena anda hanya perlu bermain game itu untuk mengumpulkan chips dan menjualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada seorang kawan saya yang memulai bermain game dengan modal chips 2000 US$ (modal ini diberikan gratis), dan berhasil mengumpulkan hingga nilainya 233Millions. ia menjualnya per 100M dengan harga 400ribu rupiah kepada orang yang akan menjualnya kembali dengan harga lebih mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan ada orang benar2 berkecimpung dalam bisnis ini secara serius dan membuat situs khusus untuk memasarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;padahal aplikasi game poker FB ini sendiri tidak memperbolehkan untuk melakukan jual beli chips kepada pihak ketiga, kecuali pada admin game itu sendiri. jika ketahuan, account game poker anda akan di banned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkait dari boleh tidaknya bisnis ini dari kacamata agama, anda sendirilah yang menilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-9077665447807344942?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/9077665447807344942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=9077665447807344942' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/9077665447807344942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/9077665447807344942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/12/fenomena-bisnis-jual-beli-chips-poker.html' title='Fenomena Bisnis Jual Beli Chips Poker FB'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-7004853182685810973</id><published>2009-12-10T13:27:00.000+07:00</published><updated>2009-12-10T13:27:00.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ide bisnis'/><title type='text'>Jasa Klipping Iklan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;banyak perusahaan yang tidak mengetahui sudah sampai sejauh mana kompetitornya dalam melakukan kegiatan periklanan. karena kompetitor yang agresif dalam beriklan dan memiliki iklan-iklan yang sangat menarik, bukan tidak mungkin akan merebut customer yang sudah dimiliki. dari sinilah timbul ide bisnis untuk memberikan jasa layanan klipping iklan kepada perusahaan yang membutuhkannya. keuntungan yang akan dimiliki oleh perusahaan yang mengambil jasa layanan klipping ini adalah mengetahui peta persaingan produk dan jasa melalui iklan-iklan yang ditampilkan baik oleh perusahaan itu sendiri dan perusahaan kompetitor yang memiliki produk sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dilakukan : kumpulkan iklan-iklan dari media massa seperti koran, majalah, tabloid, foto-foto iklan spanduk/leaderboard, pokoknya semua dokumentasi iklan yang ada di semua media termasuk internet.&lt;br /&gt;Tarif Jasa : Rp. 500.000,- s/d Rp. 2.000.000,- per bulan&lt;br /&gt;Caranya : kirimkan penawaran langsung kepada perusahaan melalui surat, faximil, atau pun email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-7004853182685810973?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/7004853182685810973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=7004853182685810973' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7004853182685810973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7004853182685810973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/12/jasa-klipping-iklan.html' title='Jasa Klipping Iklan'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-7370942122414687770</id><published>2009-12-09T16:18:00.004+07:00</published><updated>2009-12-09T16:49:15.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>How To be a Successful Entrepreneur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Studies have shown that successful entrepreneurs have the quality of these characteristics:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Self-confidence &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is that magical power of having confidence in oneself and in one's powers and abilities. self confindence also influence others to value you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Result Oriented &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Results are gained by focused and sustained effort. They concentrate on achieving a specific goal, not just accomplishing a string of unrelated tasks. and even you shall throw any unrelated tasks of your goals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Risk Taker &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They realize that there is a chance of loss inherent in achieving their goals, yet they have the confidence necessary to take calculated risks to achieve their goals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entrepreneur is a man who will makes decisions, takes actions, and thinks that he can control his own destinies. They are often motivated by a spirit of independence which motivates them to believe that their success depends on raw effort and hard work, not luck.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So which of these three main quality characteristics is the most important? Believe it or not, it has to be self-confidence. Without self-confidence, nothing else is possible. If you don't believe in your abilities, then the first challenge that arises may knock you off the path to achieving your goals. Here are a few things to keep in mind for maintaining a highest level of self-confidence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Positive Thinking&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, it all starts with a positive attitude, doesn't it? Believing that something good will happen is the first step. Negative thinking is not allowed to flood your mind. You must truly believe that there are no circumstances strong enough to deter you from reaching your goals. Remember, that positive thinking can be contagious. When positive thinking spreads, it can open doors to new bright ideas, customers, friends, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persistent Action&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now all of the positive thinking and believing in the world is useless if it is not applied towards a goal. You have to take action, no excuses are allowed. This action must also be persistent. Trying once and then giving up is not going to be enough. Keep at it one step at a time. If you can't get by a certain step, then find a creative way to try again or just go around it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the beginning of this article we identified a few traits that are common among successful entrepreneurs. You should be able to look ahead and see yourself where you want to be. Now just maintain a strong belief in yourself and your skills, stick with it, and never give up. If you can do that, you're already half way there! see you on the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-7370942122414687770?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/7370942122414687770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=7370942122414687770' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7370942122414687770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/7370942122414687770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/12/how-to-be-succesful-entrepreneur.html' title='How To be a Successful Entrepreneur'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4660583775440750908</id><published>2009-12-08T11:37:00.004+07:00</published><updated>2009-12-08T16:41:27.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>18 Saran Sederhana Untuk Kesuksesan</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari Esok&lt;/span&gt; ; Sebelum tidur malam ingatkan diri anda bahwa esok adalah hari yang dahsyat.  siapkan mental anda secara positiv, dan rencanakan untuk melakukan tiga hal yang akan membuat perbedaan dengan hari-hari yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari Ini&lt;/span&gt; ; awali hari dengan berkata kepada diri sendiri bahwa anda merasa sangat-sangat luar biasa. sebelum beraktifitas, lakukan review singkat terhadap target-target anda yang bersifat pribadi atau pun bisnis. baca sesuatu yang bisa menginspirasi anda, seperti kisah2 sukses, atau kutipan orang-orang sukses.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan terlambat&lt;/span&gt; ; bila anda bekerja di perusahaan atau mempunyai pertemuan bisnis, janganlah sampai telat. karena akan memberikan kesan bahwa mereka (rival bisnis anda) tidak cukup penting bagi anda untuk tiba tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berpakaian untuk Sukses&lt;/span&gt; ; berpakaianlah yang baik untuk menunjukkan bahwa anda siap untuk sukses. selalu berikan kesan pertama yang baik kepada semua rekan bisnis baru anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunakan Deadline&lt;/span&gt; ; selalu membuat deadline untuk semua target bisnis anda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tidak Beralasan tidak Cukup waktu&lt;/span&gt; ; anda dan donald trump sama-sama memiliki waktu 24 jam sehari, maka tidak ada alasan bagi anda untuk tidak bisa mencapai target-target bisnis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lihat Gambar&lt;/span&gt; ; sebagai alat bantu dalam mengejar cita-cita dan target hidup anda, guntinglah gambar rumah mewah atau mobil mewah dan tempelkan di tempat dimana anda bisa selalu melihatnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buat Daftar&lt;/span&gt; ;  orang-orang sukses adalah orang-orang yang selalu membuat daftar (to do lists) pekerjaan dan bisnis mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anda adalah Orang Penting&lt;/span&gt; ; selalu ingatkan diri sendiri bahwa anda adalah orang penting.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyakan Asumsi anda&lt;/span&gt; ; semua kegagalan bisnis dan kegagalan hidup berasal dari asumsi yang salah. selalu uji asumsi anda dalam semua situasi, masalah, tantangan dan kesempatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fokus pada Hasil&lt;/span&gt; ; dengan fokus pada hasil yang sempurna akan menjauhi anda dari fokus pada masalah atau hambatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan takut Gagal&lt;/span&gt; ;  semua orang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, malah mereka adalah termasuk orang yang paling banyak mengalami kegagalan dibandingkan dengan orang biasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bantu Orang lain&lt;/span&gt; ; buat kebiasaan untuk membantu orang lain dan berderma, ingat "hukum balasan; orang selalu berusaha membalas perbuatan baik yang kita beri kepadanya".&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kenali Diri Anda&lt;/span&gt; ; apa kelebihan, kekurangan, pengetahuan yang kurang, dan keahlian yang diperlukan untuk sukses. dan lengkapilah dengan membaca lebih banyak buku, mengambil kursus, mengikuti seminar, dan lainnya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berpikir Kreatif&lt;/span&gt; ; temukan minimal 20 solusi dari setiap masalah/tantangan yang anda hadapi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Temukan Seorang Mentor&lt;/span&gt; ; carilah orang yang sangat berpengalaman pada bisnis yang anda geluti dan mintalah untuk menjadi mentor anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bentuk Mastermind&lt;/span&gt; ; buat sebuah kelompok orang yang mempunyai hasrat sukses untuk saling sharing pengalaman bisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jaga Kesehatan&lt;/span&gt; ; berolahraga, tidur yang cukup, dan makan buah. kesuksesan dan kekayaan tidak akan bisa nikmati jika anda sakit-sakitan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4660583775440750908?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4660583775440750908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4660583775440750908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4660583775440750908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4660583775440750908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/12/20-saran-sederhana-untuk-kesuksesan.html' title='18 Saran Sederhana Untuk Kesuksesan'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1843746683674784031</id><published>2009-10-01T10:12:00.003+07:00</published><updated>2009-10-01T12:36:15.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Seluk Beluk Tempat Usaha</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDISIPL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph 	{mso-style-name:"List Paragraph"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:897328865; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1605325850 832493016 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-font-weight:bold;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level3 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level4 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level5 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level6 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level7 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level8 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l0:level9 	{mso-level-number-format:roman-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:right; 	text-indent:-9.0pt; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu dari sekian banyak unsur pemasaran yang sangat penting adalah PLACE (tempat usaha). Tempat usaha sangat menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis, semakin strategis maka kemungkinan suksesnya pun semakin besar. Selain letak lokasi yang strategis, yang tidak boleh diabaikan juga adalah kenyamanan, kebersihan, fasilitas, dan bahkan keindahan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini akan saya coba kupas satu persatu mengenai seluk beluk “Tempat Usaha”. Karena banyak sekali para wirausahawan yang kurang memperhatikan masalah tempat usaha ini, padahal ini sangat mempengaruhi kesukesan bisnis yang sedang dijalani.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Strategis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Letak lokasi usaha yang berada di jalan utama, jalan akses, atau persimpangan adalah letak lokasi yang banyak diburu oleh para pelaku usaha sehingga harga sewa atau harga jual dari tempat usaha ini menjadi relatif mahal. Walau agak mahal, tetap saja laku keras diburu oleh para pelaku bisnis yang memang jeli dan berpengalaman. Biasanya memang yang menyewa atau membeli tempat usaha yang strategis itu adalah pemain bisnis yang sudah berpengalaman, karena mereka mengetahui nilai dari sebuah tempat bisnis yang strategis. Prinsip mereka, lebih baik mahal tetapi memiliki traffic yang tinggi dalam mendatangkan konsumen. Daripada menyewa atau membeli tempat yang murah tapi lokasinya tidak banyak dilalui orang sehingga lebih banyak calon konsumen yang tidak tahu atau bahkan malas mengunjungi karena lokasinya yang agak jauh dan sulit terjangkau. Kalimat gaulnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“buat apa sewa tempat murah kalo ga ada yang datang. Mending yang agak mahal, tapi dagangan laris manis karena banyak langganan”.&lt;/span&gt; Ini mungkin hanya berlaku pada usaha sektor perdagangan dan jasa, lain halnya dengan sektor industri atau sektor pertanian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tempat tidak menjadi suatu kendala untuk memasarkan produk-produk sektor industri dan sektor pertanian, karena pemasarannya dilakukan oleh pihak ketiga yaitu pelaku bisnis dari sektor perdagangan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Fasilitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Bagi pelaku bisnis sector perdagangan dan jasa, fasilitas tempat parkir mungkin yang paling utama dibandingkan dengan fasilitas lain yang ada. Kalau anda perhatikan, tempat usaha yang memiliki fasilitas parkir, memiliki lebih banyak pelanggan daripada tempat yang tidak memiliki fasilitas parkir.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Selain parkir, fasilitas dari tempat usaha yang harus kita perhatikan adalah yang berkaitan dengan kebutuhan pelanggan selama berada di tempat kita. Beri pertanyaan kepada diri sendiri, fasilitas apa lagi yang harus dilengkapi atau ditambahkan untuk bisa lebih memuaskan pelanggan dan memberikan nilai tambah bagi usaha kita sebagai suatu pembeda dari pesaing lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Penerangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Penerangan yang dimaksud bukan ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Information center&lt;/span&gt;’ tetapi pencahayaan lampu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Percaya ga percaya, pencahayaan lampu juga memainkan peranan dalam mendatangkan pelanggan. Mungkin belum ada survey atau penelitian mengenai hal ini, tapi saya sebagai pribadi lebih suka mendatangi tempat yang lebih terang daripada yang agak temaram. Pernah saya mencoba memperhatikan dua minimarket yang letaknya bersebelahan, yang satu memiliki lebih banyak lampu sehingga lebih mencolok daripada yang satunya lagi. Dan hasilnya, yang lebih terang itulah yang lebih banyak kedatangan pelanggan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Kalau memang anda tidak percaya, coba anda tambahkan sedikitnya dua lampu lagi pada tempat usaha anda (tergantung pada luas tempat usaha anda. Jika memang luas, bisa tambah enam atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lebih lampu) dan lihat reaksi pelanggan yang datang selama sebulan. Apakah bertambah atau sama saja dengan bulan sebelumnya. Jika sama, silakan anda copot lagi lampu tambahan yang dipasang. (toh anda cuma rugi pada pemakaian listrik sebanyak dua lampu saja koq… dan itu juga tidak keluar uang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlalu banyak).&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Istilahnya, &lt;b style=""&gt;“lebih terang, lebih banyak rejeki”.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Kebersihan, Kenyamanan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan Keamanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Semua orang menyukai kebersihan, dan tentu saja kebersihan adalah syarat mutlak bagi tempat usaha anda. Tempat yang bersih akan membuat orang yang datang ke tempat anda menjadi merasa nyaman.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Kenyamanan pelanggan ketika berada di tempat kita sangat menentukan apakah pelanggan itu akan kembali lagi atau tidak. Banyak pelanggan yang tidak kembali bukan hanya Karena kurangnya pelayanan atau buruknya kualitas produk kita, tetapi juga karena kurangnya kenyamanan tempat usaha. Kenyamanan tempat bisa kita lihat dari ketersediaan kursi yang cukup bagi semua customer yang datang, pendingin ruangan berupa AC atau kipas angin yang memadai, ketersediaan toilet yang bersih, atau bahkan kopi dan teh untuk pelanggan selama menunggu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Mengenai &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;keamanan lokasi, sebelum anda memutuskan untuk membeli atau menyewa tempat usaha, berikanlah sedikit waktu untuk mensurvei keadaan lingkungan sekitar lokasi usaha. Jika ternyata, lingkungan sekitar dikenal orang sebagai tempat yang tidak aman sebaiknya urungkan niat anda untuk berbisnis ditempat itu. Carilah tempat yang memang benar-benar aman, sehingga anda tidak selalu was-was dalam berbisnis. &lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Keindahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;anda berpikir untuk coba mengecat ulang tempat usaha anda agar terlihat lebih indah dan lebih menarik? Beri warna yang agak mencolok agar lebih terlihat dari lingkungan sekitar. Dan juga yang tak kalah penting adalah keindahan interior. Kalau perlu mintalah nasihat dari seorang desainer interior untuk mengubah segala sesuatu yang diperlukan agar tempat usaha kita menjadi lebih indah dan lebih menyatu dengan pelanggan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;Papan Nama atau Spanduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Terakhir adalah papan nama dan atau spanduk. Sebuah tempat usaha wajib memiliki setidaknya satu papan nama atau spanduk. Ini berfungsi sebagai pemberi informasi kepada calon pelanggan atas apa yang anda jual. Dan saya yakin, semua pelaku usaha pasti melakukan ini. Tapi yang tidak banyak diperhatikan adalah mengenai posisi plang atau spanduk tersebut. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Prinsipnya, plang atau spanduk atau item promosi lainnya itu ditempatkan pada tempat yang tidak melanggar peraturan daerah setempat (misalnya di taruh melintang di jalan dan menyulitkan kendaraan untuk lewat), harus terlihat oleh orang yang lalu lalang, dan tidak menutupi tempat usaha itu sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang memasang spanduk besar di depan tokonya, tetapi spanduk itu malah menutupi sebagian toko. Selain merusak keindahan, juga membuat pelanggan enggan masuk karena tidak jelas bagian dalam tokonya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="margin-left: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="margin-left: 0in; text-align: justify;"&gt;Semua hal tersebut diatas tidak mutlak menjadi acuan, tetapi setidaknya anda mempunyai gambaran tentang tempat usaha yang baik dan menguntungkan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="margin-left: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="margin-left: 0in; text-align: justify;"&gt;Tetap semangat berbisnis… keep fighting !&lt;/p&gt;  &lt;p class="ListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1843746683674784031?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1843746683674784031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1843746683674784031' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1843746683674784031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1843746683674784031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/10/seluk-beluk-tempat-usaha.html' title='Seluk Beluk Tempat Usaha'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6712187053281217479</id><published>2009-09-29T12:22:00.004+07:00</published><updated>2010-09-16T16:57:14.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Memberi Untuk Mendapatkan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;mungkin ini adalah satu faktor yang sering dilupakan oleh para pengusaha/ pelaku bisnis untuk mensukseskan usaha/bisnisnya, yaitu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: bold;"&gt;derma&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; alias &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: bold;"&gt;sedekah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia, bahkan telah mendermakan uangnya sebanyak 28 milliar dollar (sekitar 252 trilyun rupiah) untuk sebuah yayasan yang didirikannya. mungkin anda pernah berpikir atau berencana seperti ini, "saya akan berderma/bersedekah jika saya sudah menjadi kaya". tapi kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya, untuk menjadi orang kaya maka anda harus berderma/ bersedekah terlebih dahulu. lepas dari keyakinan beragama anda, apakah anda  muslim atau non muslim, prinsip ini bersifat universal. yaitu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; font-style: italic;"&gt;"untuk menuai, anda harus menanam terlebih dahulu", "untuk menerima, anda harus memberi terlebih dahulu"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kalau anda seorang muslim, anda pasti tahu pada Surah 6:160 bahwa Allah menjanjikan balasan 10x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik. ini tentu saja berlaku bagi semua manusia di muka bumi baik muslim atau non muslim, siapa pun yang berbuat baik terutama derma (sedekah) akan diberikan imbalan berlipat-lipat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;para motivator atau pelatih self development dari barat, bahkan memberikan tip untuk selalu mengeluarkan derma. dengan alasan bahwa dengan derma inilah, kita telah membuat pengakuan sebagai orang yang berkelimpahan. rasa berkelimpahan inilah yang akan mendorong kita untuk lebih sukses dan lebih kaya dari sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;quote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small; font-weight: bold;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt; A&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;s-Saba  ayat 39 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;           &lt;i style="font-style: italic;"&gt; K&lt;/i&gt;&lt;i&gt;atakanlah :  Sesungguhnya Tuhanku  melapangkan rejeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba  hamba-Nya  dan menyempitkan bagi (siapa yang di kehendaki-Nya. Dan barang apa saja yang  kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rejeki yang  sebaik  baiknya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red; font-family: Verdana;"&gt;&lt;span lang="SV" style="color: red; font-family: Verdana; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Anaam  135&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;Katakanlah: "Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu,  sesungguhnya aku pun berbuat (pula). &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Kelak  kamu &lt;span class="GramE"&gt;akan&lt;/span&gt; mengetahui, siapakah (di antara kita) yang  akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini. Sesungguhnya, orang-orang yang  dzalim itu tidak &lt;span class="GramE"&gt;akan&lt;/span&gt; mendapat  keberuntungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-weight: bold;"&gt;Al  Anaam 160&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Barang  siapa membawa amal yang baik &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;maka baginya  (pahala) sepuluh kali lipat amalnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;; dan barang siapa yang  membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang  dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya  (dirugikan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At Thaalaq  7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="GramE" style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Hendaklah  orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;  &lt;span class="GramE"&gt;Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah  dari harta yang diberikan Allah kepadanya.&lt;/span&gt; Allah tidak memikulkan beban  kepada seseorang melainkan (sekedar) &lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt; yang Allah  berikan kepadanya. Allah kelak &lt;span class="GramE"&gt;akan&lt;/span&gt; memberikan  kelapangan sesudah kesempitan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;singkat cerita, jika anda ingin sukses bisnis maka jangan tinggalkan derma alias sedekah. jadikan sedekah sebagai bagian yang tak terpisah dari bisnis anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6712187053281217479?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6712187053281217479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6712187053281217479' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6712187053281217479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6712187053281217479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/09/memberi-untuk-mendapatkan.html' title='Memberi Untuk Mendapatkan'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8746105071010436241</id><published>2009-09-28T14:36:00.002+07:00</published><updated>2009-09-28T15:30:55.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Beda Orang Kaya dan Orang Miskin</title><content type='html'>banyak orang yang ingin kaya (termasuk saya dan anda) tetapi tak banyak yang tahu caranya. banyak yang mengira bahwa untuk menjadi orang kaya harus bekerja sekeras mungkin dan kumpulkan uang sebanyak-banyaknya. tetapi bekerja keras dan mengumpulkan uang saja tidak cukup bagi seseorang untuk menjadi kaya, apalagi superkaya. yuk kita lihat apa aja yang diperlukan untuk jadi kaya selain kerja keras dan menabung :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Orang kaya berkeyakinan "saya yang menentukan hidup saya sendiri". Orang miskin berkeyakinan "nasiblah yang menentukan hidup saya".&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya "berkomitmen" untuk menjadi kaya. orang miskin "berharap" untuk menjadi kaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya berpikir dan berjiwa besar. orang miskin berpikir kerdil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya memfokuskan perhatian pada peluang-peluang. orang miskin memfokuskan perhatian pada hambatan-hambatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya mengagumi orang kaya dan orang sukses lainnya. orang miskin jengkel dengan orang kaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya bergaul dengan orang positif/progresif dan orang sukses. orang miskin bergaul dengan orang negatif dan orang yang tidak sukses&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya selalu berupaya untuk mempromosikan bisnis dan diri mereka. orang miskin berpandangan negatif tentang penjualan dan promosi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya adalah para pendengar yang baik dalam berkomunikasi. orang miskin adalah para pendengar yang buruk dalam berkomunikasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya mendapatkan uang dari 'hasil' kerja mereka. orang miskin mendapatkan uang dari 'waktu' kerja mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya memfokuskan perhatian pada kekayaan bersih mereka. orang miskin memfokuskan perhatian pada penghasilan dari pekerjaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya mampu mengelola uang dengan baik. orang miskin tidak memiliki kemampuan untuk bisa mengelola keuangan dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya menjadikan rasa takut sebagai bara untuk terus bertindak dan berusaha. orang miskin membiarkan diri mereka merasa takut dalam bertindak dan berusaha.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;orang kaya secara terus menerus belajar dan bertumbuh. orang miskin merasa bahwa mereka sudah tahu semuanya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8746105071010436241?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8746105071010436241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8746105071010436241' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8746105071010436241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8746105071010436241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/09/beda-orang-kaya-dan-orang-miskin.html' title='Beda Orang Kaya dan Orang Miskin'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-1743505527687300339</id><published>2009-06-16T13:47:00.000+07:00</published><updated>2009-06-16T16:00:46.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Selling First</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDISIPL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ketika si adul membuka toko peralatan olahraga, dia telah mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk sewa toko, barang dagang, neon box, dan perlengkapan toko lainnya. Setelah itu ia hanya duduk menunggu pembeli datang. Tidak ada yang salah dengan hal ini, hanya saja terlalu banyak uang yang dihamburkan untuk modal pertama tanpa adanya aksi penjualan yang aktif dan agresif. &lt;span style="" lang="FI"&gt;Padahal esensi sebuah bisnis adalah penjualan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada toko tapi tak ada penjualan, maka bukan bisnis. Tak ada toko, tapi penjualan sangat tinggi. Inilah yang harus kita buat menjadi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jaman sekarang, untuk membuat sebuah bisnis tidak perlu memiliki toko atau kantor terlebih dahulu. &lt;/span&gt;Jika anda punya produk, barang atau jasa, pasarkanlah produk anda dengan aktif dan agresif. Walau hanya berbekal brosur dan kartu nama, anda dapat bergerilya mencari prospektif / calon pelanggan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Apalagi internet telah menjadi bagian dari alat pemasaran yang sangat bagus, dan banyak orang yang telah membuka ”toko” di internet dan juga mengiklankan bisnisnya secara gratis atau pun berbayar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Hanya bedanya, buka toko di internet lebih murah dan prospeknya mencakup seluruh dunia. Murah, karena anda tak perlu men stock barang. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Intinya adalah bahwa anda harus mengutamakan penjualan terlebih dahulu daripada hal-hal seperti toko, alat-alat, perlengkapan, dan lain-lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Menjual dahulu, melengkapi kemudian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-1743505527687300339?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/1743505527687300339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=1743505527687300339' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1743505527687300339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/1743505527687300339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/06/selling-first.html' title='Selling First'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6827142892919289113</id><published>2009-06-15T15:15:00.000+07:00</published><updated>2009-06-15T15:16:29.271+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Menjadi Layang-Layang</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CDISIPL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Pernah bermain layang-layang ? kalau pernah, pasti mengerti sekali cara kerjanya. Layang-layang hanya akan terbang meninggi jika ada angin. &lt;/span&gt;Semakin besar angin, maka semakin cepat ia terbang meninggi. Ya, layang-layang hanya bisa terbang ke awan tertinggi hanya dengan melawan angin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Begitu pula dengan hidup kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kita akan semakin meninggi derajatnya dalam berbagai status&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Hanya dengan cara melawan (mengatasi) semua masalah yang ada didepan kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semakin besar tanggungjawab yang kita ambil&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semakin meninggi lah kita&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jika anda saat ini mempunyai banyak masalah serta tanggung jawab&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selesaikan dan penuhi tanggung jawab anda&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Setelah selesai, anda akan melihat diri anda sudah semakin tinggi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Baik kualitas pribadi maupun kualitas kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6827142892919289113?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6827142892919289113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6827142892919289113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6827142892919289113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6827142892919289113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/06/menjadi-layang-layang.html' title='Menjadi Layang-Layang'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4378160940652473567</id><published>2009-06-12T19:51:00.000+07:00</published><updated>2009-06-12T19:51:00.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bisnis'/><title type='text'>Masih Tentang Ponari..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;still remember ponari,  a child with magic stone on his hand to heal people from Jombang ?&lt;br /&gt;ribuan orang pada ngantri untuk minta air dari celupan tangan ponari yang memegang batu yang konon punya kekuatan menyembuhkan. sebenarnya yang menyembuhkan apa atau siapa sih? batunya atau tangannya ponari ? jawab sendiri lah...&lt;br /&gt;yang jadi perhatian disini adalah dari sisi bisnisnya, yaitu ponari mampu mengumpulkan uang bermilyar-milyar hanya dalam tempo beberapa bulan saja. hampir sebanding dengan kemampuan pengusaha kelas kakap dalam menjalankan bisnisnya.&lt;br /&gt;ini menunjukkan bahwa bisnis usaha pengobatan alternatif sangat prospektif.&lt;br /&gt;kenyataan bahwa semua manusia di muka bumi ini ga ada yang 100% sehat, adalah sebuah indikator bahwa bisnis kesehatan tidak akan pernah mati selama virus, kuman, bakteri merugikan, dan racun masih tetap eksis di permukaan bumi ini. Oh My God, what a business? bisnis ini punya potensi yang sangat luar biasa dalam mengumpulkan kekayaan secara cepat (lihat contoh ponari).&lt;br /&gt;tapi ada unsur2 yang harus dipenuhi agar bisnis ini maju dan berkembang, yaitu kemanjuran.&lt;br /&gt;orang sakit yang datang ke tempat praktik anda harus merasakan manfaat yang benar2 terasa perubahannya dari sakit menjadi sembuh. semakin cepat proses kesembuhan yang anda tawarkan, semakin prospekif lah bisnis pengobatan anda. tapi jangan sampai keluar dari hukum negara ya...&lt;br /&gt;so, mo jadi ponari kedua dan ketiga?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4378160940652473567?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4378160940652473567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4378160940652473567' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4378160940652473567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4378160940652473567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/06/masih-tentang-ponari.html' title='Masih Tentang Ponari..'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-5648534648599292534</id><published>2009-06-11T19:29:00.003+07:00</published><updated>2009-06-11T19:48:03.000+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Seumur Hidup Jadi Orang Gajian... mau..mau...mau..?</title><content type='html'>kalau saya pribadi sih ga ada niat jadi karyawan seumur hidup...apalagi sampe dibawa mati. amit..amit.. deh.&lt;br /&gt;gaji kecil, ga naik2, diomelin mulu, belum lagi politik kantor... bikin tambah semangat aja deh untuk jadi pengusaha.&lt;br /&gt;emang sih ga semua orang punya mental pengusaha atawa wirausaha, ada juga orang yang emang lebih bagus kalo dia jadi karyawan. kalo anda punya sifat; rajin, ga mudah tersinggung, patuh, dan nrimo... berarti anda lebih cocok jadi karyawan.&lt;br /&gt;kalau anda punya sifat ; pemalas, ga mau diomelin (maunya ngomelin orang), ga bisa patuh, dan ga mau nrima hidup yang begini-gini aja, berarti anda lebih cocok jadi pengusaha.&lt;br /&gt;trus gimana caranya jadi pengusaha ? ya harus ada usaha donk, kalo ga punya usaha bukan pengusaha namanya. nih ada sedikit tip untuk jadi pengusaha :&lt;br /&gt;1. buka usaha sesegera mungkin, jangan ditunda hanya karena ragu-ragu dan takut bangkrut. satu sifat pengusaha yaitu berani bangkrut.&lt;br /&gt;2. buka usaha yang sesuai dengan pengalaman. jangan buka usaha kalo ga punya pengalaman sebelumnya di bidang itu, 99% pasti bangkrut... dijamin... garansi 3 bulan pasti bangkrut.&lt;br /&gt;3. buka usaha dari yang kecil dulu. buka usaha dengan modal besar diperbolehkan jika anda sudah memiliki pengalaman beberapa kali membuka usaha sejenis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-5648534648599292534?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/5648534648599292534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=5648534648599292534' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5648534648599292534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/5648534648599292534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/06/seumur-hidup-jadi-orang-gajian.html' title='Seumur Hidup Jadi Orang Gajian... mau..mau...mau..?'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2093429077451993710</id><published>2008-12-10T17:46:00.003+07:00</published><updated>2010-09-16T17:20:14.000+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>21 Rahasia Sukses Jutawan</title><content type='html'>1.    Mimpikan Impian Besar&lt;br /&gt;2.   Tetapkan tujuan Hidup dan Kejar !&lt;br /&gt;3.   Lihat Diri Sendiri sebagai orang yang bekerja sendiri&lt;br /&gt;4.   Lakukan apa yang anda sukai&lt;br /&gt;5.   Jadilah yang Terbaik di bidang anda&lt;br /&gt;6.   Bekerja lebih lama dan lebih keras&lt;br /&gt;7.   Pembelajaran seumur hidup (selalu belajar)&lt;br /&gt;8.   Sisihkan untuk ditabung, baru belanjakan&lt;br /&gt;9.   Pelajari setiap detail bisnis anda&lt;br /&gt;10. Dedikasikan diri anda untuk melayani&lt;br /&gt;11. Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain&lt;br /&gt;12. Tentukan prioritas tertinggi dan berkonsentrasilah&lt;br /&gt;13. Kembangkan reputasi untuk kecepatan dan dapat diandalkan&lt;br /&gt;14. Bersiaplah mendaki dari puncak ke puncak&lt;br /&gt;15. Praktekkanlah disiplin diri dalam segala hal&lt;br /&gt;16. Bukalah kunci kreativitas anda&lt;br /&gt;17. Bergaullah dengan orang-orang yang tepat&lt;br /&gt;18. Jaga kesehatan&lt;br /&gt;19. Berani mengambil keputusan dan berorientasi pada tindakan&lt;br /&gt;20. Jangan biarkan kegagalan menjadi pilihan&lt;br /&gt;21. Luluslah dalam ujian kegigihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;by; Brian Tracy (21 Success Secrets of Self Made Millionaire)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2093429077451993710?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2093429077451993710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2093429077451993710' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2093429077451993710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2093429077451993710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/12/21-rahasia-sukses-jutawan.html' title='21 Rahasia Sukses Jutawan'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4248706266827501984</id><published>2008-11-14T19:19:00.003+07:00</published><updated>2010-09-16T17:19:27.232+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Ibarat Bisnis = Mobil</title><content type='html'>jika sebuah usaha diibaratkan dengan sebuah mobil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mobil itu punya "supir" yang mengarahkan kendaraannya, kemana arah tujuan mobil, berapa kecepatannya dalam perjalanan, bagaimana sikap si supir terhadap mobil-mobil lain yang sejenis, dan keahlian si supir dalam mengendarai mobil itu (apakah sudah cukup pengalaman dan mahir, atau minim pengalaman karena baru belajar mengendarai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya;&lt;br /&gt;sebuah bisnis itu pasti mempunyai seorang pemimpin usaha, kemana arah dan tujuan dari perusahaan itu tergantung kepada visi dan misi sang pemimpin. pengalaman pemimpin yang cukup pada bisnis yang sama akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan. apakah memang seorang veteran atau seorang newbie. jika anda mempunyai mobil baru, apakah anda akan mempercayakan seseorang yang baru saja belajar mengendarai mobil, untuk membawa mobil anda? saya yakin pasti jawabannya tidak. kecuali jika anda sengaja membelikan mobil tersebut untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karyawan kita ibaratkan sebagai mesin mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika anda ingin membeli mobil, maka anda pasti akan memperhatikan kemampuan /performa mesin mobil tersebut. setiap mesin dari setiap jenis mobil mempunyai kemampuan yang berbeda, dan ini harus anda sesuaikan dengan kantong anda.&lt;br /&gt;mesin dengan silinder 3000 cc akan memakan lebih banyak bahan bakar daripada mesin 1000cc. dan sudah pasti lari mobilnya pun berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;arti;&lt;br /&gt;ketika kita akan membuka usaha, kita harus memilih karyawan. dan memilih karyawan pun tidak seperti membeli kacang goreng, yang dibeli langsung dimakan. tetapi melewati beberapa tahapan penyeleksian. jika anda menginginkan karyawan tersebut adalah orang yang berpengalaman maka anda akan mengeluarkan lebih banyak uang untuk menggajinya. karena karyawan berpengalaman itu lebih mahal daripada karyawan dengan nol pengalaman. dan ini tergantung kepada kebijaksanaan anda sebagai supir ... eh sebagai pengusaha untuk membuat keputusan dalam memilih karyawan yang disesuaikan dengan dana dan tujuan perusahaan.&lt;br /&gt;karyawan berpengalaman yang diibaratkan sebagai mesin 3000cc ini memang menyedot bahan bakar lebih banyak (gaji yang besar) tetapi dengan kemampuannya mobil bisa berlari lebih cepat untuk sampai ditujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat mengendarai, ingat untuk pakai sabuk pengaman dan perhatikan rambu-rambu lalu lintas agar anda selamat sampai di tujuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4248706266827501984?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4248706266827501984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4248706266827501984' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4248706266827501984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4248706266827501984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/11/ibarat-bisnis-mobil.html' title='Ibarat Bisnis = Mobil'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-2190375357235571089</id><published>2008-11-01T17:47:00.004+07:00</published><updated>2010-09-16T17:18:25.963+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Mengembangkan Usaha yang Sudah Berjalan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;banyak orang yang bingung bagaimana cara memulai usaha, tetapi juga tidak sedikit yang bingung bagaimana mengembangkan usaha yang sudah berjalan. jumlah pengunjung/pelanggan yang tidak bertambah, omzet penjualan yang tidak naik-naik bahkan semakin berkurang, adalah satu dari sekian banyak masalah dalam berwirausaha. dan sebagai wirausahawan tentunya kita menginginkan usaha kita menjadi maju dan berkembang. tetapi kenyataan di lapangan sangat berbeda, dari sebuah penelitian di Amerika menunjukkan hasil bahwa dari sekian banyak usaha yang didirikan, hanya 5% saja yang bertahan pada 4 tahun pertama. dan tinggal sekitar 2% saja usaha yang exist pada 4 tahun kedua. ini menunjukkan bahwa memang banyak sekali usaha yang harus tutup dikarenakan oleh faktor-faktor ketidakmampuan sang pengusaha dalam mengembangkan usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita tengok hal-hal yang harus diperhatikan untuk mengembangkan usaha agar menjadi maju dan berkembang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Mental sang Pengusaha&lt;/span&gt; ;&lt;br /&gt;membutuhkan keberanian yang luar biasa dalam membuka sebuah usaha, karena mempertaruhkan banyak modal yang harus ditanam dalam memulai usaha seperti, uang, tenaga, waktu, dan pikiran. dan sebagai pengusaha, anda pasti tidak menginginkan kerugian apalagi kalau sampai bagkrut, walau anda sadar bahwa itu sudah menjadi resiko seorang pengusaha. sebuah usaha hanya akan berjalan kepada salah satu dari dua arah, yaitu arah bangkrut dan arah sukses. banyak yang tahu jalan menuju arah kebangkrutan tetapi tidak banyak yang tahu jalan ke arah sukses. untuk memajukan usaha agar maju dan berkembang maka pertama-tama yang harus dibenahi adalah mental sang pengusaha. sebagai seorang wirausahawan, anda harus mempunyai mental baja, tahan banting, tidak mudah menyerah. banyak pengusaha yang tidak mampu mengembangkan usahanya dikarenakan memang tidak atau kurang memiliki mental untuk sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Inovasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kurang Inovasi dalam berwirausaha akan menyebabkan usaha anda mandek alias jalan di tempat. anda harus membuat sebuah inovasi minimal sebulan sekali, karena dengan inovasi inilah sebuah usaha dapat terus exist bahkan maju dan berkembang. bayangkan jika sebuah perusahaan software komputer seperti microsoft tidak membuat inovasi apapun dalam perusahaannya. mungkin sekarang anda masih menggunakan komputer dengan program DOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inovasi dapat dilakukan pada semua aspek usaha, dengan tujuan utama dari inovasi itu adalah efisiensi dan efektifitas usaha, merebut pelanggan baru, mempertahankan pelanggan lama, dan optimalisasi profit. aspek usaha yang bisa di inovasikan seperti; produk, karyawan, sistem kerja karyawan, sistem pelayanan pelanggan, sistem pemasaran, sistem produksi, sistem keuangan, tempat usaha, dan aspek-aspek lainnya. contoh inovasi produk; jika anda seorang wirausaha kuliner dengan produk utama bakso, anda dapat berinovasi dengan membuat bakso dari bahan ikan, yang menjadi bakso ikan atau bakso udang. itu inovasi dari segi rasa. dari segi bentuk, anda bisa membuat bakso kotak, sate bakso, bakso donat (tengahnya bolong), dan seterusnya.&lt;br /&gt;berinovasilah dengan produk anda dan komunikasikan kepada pelanggan anda dengan membuat selebaran atau spanduk dengan kata-kata yang menarik. dari 2 hal ini saja usaha anda sudah bisa maju dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Fleksibel dan Terus Belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;banyak usaha yang tidak maju dan berkembang dikarenakan sang pengusaha memiliki sifat kolot, keras pendirian,  tidak mau tahu perkembangan jaman, dan tidak mau belajar. untuk bisa maju dan berkembang, seorang pengelola atau pemilik usaha dituntut untuk selalu up to date dengan berbagai kemajuan teknologi terutama yang berkaitan langsung dengan usahanya. contoh usaha; usaha wartel dulu adalah primadona karena memang sangat dibutuhkan. dan pada saat itu HP masih terbilang barang mewah, karena harga yang selangit, pulsanya juga selangit. para pengusaha wartel yang tidak visioner alias kolot akan bangkrut ketika HP bukan lagi menjadi barang mewah. tetapi jika pengusaha wartel itu visioner, ia akan mengantisipasi perubahan tren dengan mengubah wartel nya menjadi sebuah kios pengisian voucher, reparasi HP, penjualan Aksesoris HP, Jual beli HP Second, penjualan konten HP, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-2190375357235571089?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/2190375357235571089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=2190375357235571089' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2190375357235571089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/2190375357235571089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/11/mengembangkan-usaha-yang-sudah-berjalan.html' title='Mengembangkan Usaha yang Sudah Berjalan'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6264721507086606279</id><published>2008-10-22T21:02:00.002+07:00</published><updated>2010-11-06T22:31:34.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Mo Buka Usaha? Baca Dulu Yang Ini.....</title><content type='html'>&lt;div class="class-content"&gt;mendengar kata “&lt;i&gt;&lt;b&gt;wirausaha&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;”, saya yakin anda pasti sudah pernah mendengar bahkan melakoninya. berasal dari kata ‘wira’ dan ‘usaha’, wira bermakna ’sendiri’ jadi bisa disimpulkan bahwa &lt;i&gt;wirausaha&lt;/i&gt; adalah usaha sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk memulai sebuah usaha yang berskala kecil, setidaknya ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. karena jika tidak, saya yakin 99% bahwa usaha anda itu pasti akan gulung tikar (kecuali jika memang anda sudah mumpuni ilmunya dalam soal usaha). ini yang harus anda perhatikan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;b&gt;Niat&lt;/b&gt;, segala sesuatu perbuatan itu tergantung niat jadi anda harus meluruskan niat anda dahulu dalam berwirausaha. niat untuk mendapatkan untung yang besar dengan cara-cara menipu konsumen sebaiknya anda lenyapkan, karena berwirausaha adalah untuk jangka panjang bukan untuk jangka pendek. niatkan bahwa semua yang anda lakukan dalam berwirausaha tersebut adalah untuk memberi kepuasan kepada konsumen dengan produk berkualitas anda. misalnya begini; jika anda berwirausaha dalam bidang kuliner, setidaknya anda berniat untuk memanjakan konsumen anda dengan &lt;b&gt;RASA MAKANAN YANG MAK NYUUUSS. &lt;/b&gt;tetapi jika anda berorientasi untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan mengorbankan &lt;b&gt;RASA. &lt;/b&gt;saya yakin, usaha kuliner anda tidak akan berkembang bahkan gulung tikar (bukan nyumpahin loh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Modal, &lt;/b&gt;setidaknya anda harus memiliki modal yang cukup. yaitu meliputi modal investasi dan modal kerja, banyak orang memulai usaha hanya menghitung modal investasi tetapi lupa menghitung modal kerja yang dbutuhkan untuk membiayai operasional usaha. modal kerja anda haruslah memadai hingga minimal tiga bulan ke depan dari operasional usaha. kenapa tiga bulan? karena sebuah usaha yang baru itu membutuhkan waktu agar dikenal konsumen. tiga bulan pertama anda akan di hadapi dengan masalah bagaimana caranya untuk mendapatkan konsumen dan memperkenalkan produk anda kepada masyarakat. tiga bulan adalah waktu yang dialokasikan untuk kondisi “rugi”. anda juga seharusnya tidak boleh mengharapkan memperoleh laba yang signifikan pada awal-awal usaha. yang anda harus siapkan adalah mental anda agar tidak jatuh jika tidak ada seorang pun konsumen yang datang membeli pada awal-awal usaha. dan modal yang anda tanamkan sebaiknya bukan berasal dari pinjaman bank karena ketidakpastian usaha dalam masa-masa awal adalah sangat beresiko. modal harus dari kantong sendiri, kecuali anda memang sudah memiliki pengalaman sebelumnya pada bidang usaha yang anda mulai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;b&gt; Produk, &lt;/b&gt;tentukan produk anda ketika anda membuat perencanaan usaha, berupa barang atau jasa atau kombinasi keduanya. dan pastikan bahwa produk anda mempunyai kualitas yang minimal standar dengan produk pesaing sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;b&gt; Lokasi&lt;/b&gt;, sangat menentukan masa depan usaha anda apakah akan maju dan berkembang atau malah hancur sebelum berkembang. yang harus anda perhatikan dari lokasi usaha anda adalah sasaran produk dan TRAFFIC. Traffic adalah berapa banyak orang yang lalu lalang di depan tempat usaha anda, semakin banyak orangnya maka semakin bagus prospek usaha anda. memang tidak murah untuk mendapatkan lokasi yang bagus itu, tetapi setimpal dengan potensi hasil yang bisa anda dapatkan. banyak sekali orang yang membuka usaha, tetapi kurang memperhatikan faktor lokasi sehingga tidak heran jika usahanya tidak maju-maju alias jalan di tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;b&gt;Promosi&lt;/b&gt;, banyak wirausahawan yang usahanya gagal bukan karena kurangnya kualitas produk melainkan karena kurangnya pembeli. masyarakat tidak akan tahu tentang produk yang anda jual berikut kualitas dan harganya yang kompetitif jika anda tidak mempromosikan produk anda walau pun tempat usaha anda sangat strategis. berpromosilah, informasikan produk anda dengan jelas kepada masyarakat. buatlah rencana promosi yang tepat yang sesuai dengan jenis produk anda, apakah berupa ; spanduk, flyer, brosur, vocher diskon, media massa, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;b&gt;Supplier, &lt;/b&gt;jika anda bergerak dalam bidang usaha perdagangan maka supplier atau pemasok adalah jantung usaha anda. ya, usaha anda sangat tergantung kepada mereka. sebaiknya anda memiliki sedikitnya tiga pemasok berbeda untuk satu jenis barang. karena jika anda hanya mengandalkan satu pemasok saja, maka usaha anda akan sangat ketergantungan dengan kondisi si pemasok. dan sifat ketergantungan ini sangat tidak sehat bagi kelangsungan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;b&gt; Diferensiasi&lt;/b&gt;, anda harus memiliki keunggulan tersendiri dengan pesaing yang menawarkan produk sejenis. anda harus bertanya kepada diri sendiri; apa yang dapat membuat usaha ku lebih unggul dibandingkan dengan yang lain, sesuatu yang aku miliki tetapi tidak dimiliki pesaing ku? mungkin jawabannya dapat berupa; kualitas barang, kualitas layanan, tempat yang bersih dan nyaman, harga yang murah, dan lainnya. sebisa mungkin anda kritis terhadap usaha anda sendiri, agar tercipta sebuah budaya inovatif pada usaha anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;b&gt;pencatatan, &lt;/b&gt;banyak usaha kecil yang tidak bisa berkembang dikarenakan tidak mempunyai catatan arus kas sehingga tidak mengetahui apakah ia dalam keadaan untung atau rugi. sikap “yang penting habis” dengan sikap “yang penting untung” sangat berbeda. barang anda harus terjual habis dalam satu hari ini meskipun tidak untung sangat berbeda dengan sikap yang penting untung walau barang tidak habis. disini pencatatan diperlukan, agar anda dapat mengetahui kondisi keuangan usaha anda, apakah surplus atau defisit. sangat disarankan untuk membuat catatan keuangan walau sederhana, karena keuangan adalah darah bagi usaha anda. anda pasti tidak ingin kehilangan banyak darah kan, karena anda pasti mati jika banyak darah yang keluar dari tubuh anda. nah, mulai sekarang catat lah darah anda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke, mungkin untuk start up atau permulaan yang tersebut diatas sudah cukup memadai untuk kelangsungan usaha anda. dan yang lebih penting adalah bagaimana sikap mental anda dalam melakoni &lt;i&gt;usaha&lt;/i&gt; tersebut. sikap mental seperti; tidak mudah menyerah (fighter), mau belajar (learner), flexibel, mau bekerja keras dan bekerja cerdas.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6264721507086606279?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6264721507086606279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6264721507086606279' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6264721507086606279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6264721507086606279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/10/mo-buka-usaha-baca-dulu-yang-ini.html' title='Mo Buka Usaha? Baca Dulu Yang Ini.....'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-4492013253885680387</id><published>2008-10-22T20:54:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T17:11:46.218+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Watak Anda Adalah Nasib Anda</title><content type='html'>&lt;div class="class-content"&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;“watch your thoughts, they become words.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;watch your words, they become actions.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;watch your actions, they become habits.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;watch your habits, they become character.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;watch your character, it becomes your DESTINY”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;terjemahannya kira-kira begini :&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;“perhatikan pikiran-pikiranmu, karena akan menjadi kata-katamu.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;perhatikan kata-kata mu, karena akan menjadi tindakan-tindakanmu.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;perhatikan tindakan-tindakanmu, karena  akan menjadi kebiasaan-kebiasaanmu.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;perhatikan kebiasaan-kebiasaanmu, karena akan menjadi watakmu.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;dan perhatikan watakmu, karena itulah yang akan membentuk NASIB-mu”.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;nah sekarang tahu kan, kenapa keadaan diri kita yang sekarang menjadi seperti ini. itu semua ternyata berawal dari pikiran-pikiran kita. apa yang kita pikirkan setiap hari akan selalu menjadi kata-kata dan tindakan kita. anda pasti bisa menilai kepribadian seseorang itu hanya dengan memperhatikan kata-kata dan tindakan-tindakannya. kalau anda punya sedikit waktu untuk disisihkan, cobalah survey dengan melakukan observasi/pengamatan terhadap sikap dan sifat dari dua orang yang berlainan kondisi keuangannya. perhatikan orang-orang kaya, bagaimana cara mereka berbicara, bagaimana cara mereka bersikap terhadap orang lain. bandingkan dengan orang susah yang anda tahu/kenal, bagaimana cara mereka berbicara dan bersikap terhadap kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi rumusnya begini ; pemikiran-kata-tindakan-kebiasaan-watak-nasib (sukses/gagal)&lt;br /&gt;sekarang yang harus dilakukan mungkin adalah mereview kembali watak anda, buat daftar tertulis tentang sifat dan sikap anda sehari-hari. dan jabarkan lebih luas lagi secara lebih detil kebiasaan-kebiasaan apa yang telah terbentuk dalam hidup sehari-hari anda. buat dua bagian watak, watak yang bagus dan jelek. watak yang bagus itu terbentuk dari kebiasaan apa? watak jelek ini terbentuk dari kebiasaan yang mana?&lt;br /&gt;kebiasaan yang bagus dipertahankan bahkan kalau mungkin ditingkatkan porsinya agar mendapatkan hasil yang optimal. sedangkan watak yang buruk harus diteliti secara mendalam kebiasaan-kebiasaan yang membentuknya, lalu niatkan untuk menghancurkannya dan mulai membangun watak yang sebaliknya. lakukan kebiasaan-kebiasaan baru untuk membangun watak yang diinginkan tersebut, cobalah selama 1 bulan. jika anda bisa bertahan dengan kebiasaan baru selama 1 bulan, kemungkinan besar watak lama akan hilang dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misalkan seperti ini, jika anda bercita-cita ingin menjadi seorang pengusaha tetapi anda tidak memiliki watak seorang pengusaha yaitu kerja keras, mau belajar, berani mengambil resiko. sedangkan watak anda; malas (penyakit orang kebanyakan nih), emoh belajar, dan ga berani ambil resiko. yang harus anda lakukan adalah mencoba kebiasaan baru yaitu perang terhadap rasa malas dengan selalu membuat kegiatan yang berguna dan tidak membuang -buang waktu dengan berleha-leha atau melamun, mengembangkan minat untuk belajar sesuatu yang baru setiap hari (orang menjadi bodoh bukan karena kemampuan otaknya yang kurang, tetapi umumnya karena rasa enggan/malas untuk mempelajari sesuatu), juga anda perlu mengembangkan kebiasaan yang menuntut adanya keberanian dalam tindakan yang mengandung resiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu hanya sebagai contoh saja, anda harus bisa mengembangkan uraian watak anda sendiri sesuai dengan minat/cita-cita dan kemampuan anda.&lt;br /&gt;INGAT !&lt;br /&gt;PERHATIKAN PEMIKIRAN, UCAPAN, TINDAKAN DAN KEBIASAAN ANDA SETIAP HARI, AKAN MENJADI APA ATAU SIAPA ANDA DI MASA DEPAN ADALAH TERGANTUNG DARI HAL ITU.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-4492013253885680387?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/4492013253885680387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=4492013253885680387' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4492013253885680387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/4492013253885680387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/10/watak-anda-adalah-nasib-anda.html' title='Watak Anda Adalah Nasib Anda'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-6342300290211222812</id><published>2008-10-22T20:51:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T17:09:48.093+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Pendidikan Tinggi Bukan Jaminan Sukses</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perguruan tinggi yang bermutu kian hari kian langka. Mendaftar di perguruan tinggi negeri seperti membeli lotere, karena harapan untuk diterima sangat kecil. Perguruan tinggi swasta memang seabrek, tetapi yang benar-benar berkualitas sangat sedikit. Belum lagi soal biayanya yang lumayan tinggi. Udah mahal, tidak berkualitas pula. Lulusannya pun juga banyak yang lebih mementingkan ijazah yang diterima daripada ilmu yang seharusnya didapat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Itu lah sekelumit gambaran perguruan tinggi di negeri ini, dan bila anda adalah salah satu orang yang belum bisa (atau tidak bisa) mengenyam pendidikan tinggi. Anda tidak perlu khawatir dan berkecil hati. Karena jika anda melihat sejarah orang-orang terkaya dunia, anda pasti ikut termotivasi walau anda tidak mengenyam pendidikan tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dua orang wanita yang masuk dalam deretan orang-orang terkaya Amerika versi Forbes adalah Estee Lauder dan Mary Kay Ash. Kekayaan Estee Lauder lebih dari 700 juta dollar dan Mary Kay Ash adalah 100 juta dollar. Mary hanya sempat mengenyam pendidikan tinggi dua tahun, yaitu pada tahun 1942 dan 1943 di Universitas Houston. Ia kemudian keluar dan memulai karirnya sebagai tenaga penjual. Sepuluh tahun kemudian ia mendirikan Mary Kay Cosmetic Co.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Estee Lauder bahkan tidak pernah sekolah di perguruan tinggi, ia bersama suaminya memulai usaha rumahan pada tahun 1946 dengan membuat krim kulit. Dan saat ini perusahaannya menjadi perusahaan kosmetik terbesar ketiga di Amerika.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Frank Parsons Perdue adalah seorang drop out dari perguruan tinggi. Pada tahun 1940 ia memulai karirnya pada perusahaan keluarga milik ayahnya, yaitu perdagangan telur. Ia berhasil mengembangkan usaha ayahnya dengan menambahkan usaha makanan ayam di tahun lima puluhan dan mendirikan pabrik pengolahan makanan ayam di tahun enam puluhan. Kini perusahaannya adalah lima besar perusahaan sejenis terbesar di Amerika dengan omzet pertahun lebih dari 840 juta dollar.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Salah satu orang terkaya yang paling rendah pendidikannya adalah Daniel Keith Ludwig yang meninggalkan SMP nya untuk menggeluti pekerjaannya; yaitu mengubah kapal kecil menjadi pengangkut molase dan kemudian juga sebagai pengangkut minyak hanya dengan bermodalkan uang 500 dollar dari pinjaman. Kini ia dikenal sebagai “pelopor supertanker” yang kekayaannya lebih dari 500 juta dollar.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Atau yang lebih heboh lagi; Harry Brackman Helmsley adalah kenyataan yang sulit dipercaya, karena ia mengawali karirnya sebagai seorang Office Boy yang dibayar hanya 12 dollar per minggu. Dan OB itu kini adalah seorang pemilik property terbanyak di Manhattan, yang sebagiaannya adalah hotel-hotel terkenal. Kekayaan perusahaannya – Helmsley Spear Inc. – bernilai lebih dari 5 milliar dollar dalam bentuk gedung-gedung besar, salah satunya adalah The Empire State Building.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Itu adalah sedikit contoh dari sekian banyak orang-orang terkaya dunia yang tidak mempunyai gelar akademis dari perguruan tinggi. jika mereka meneruskan pendidikan tingginya, mungkin mereka malah tidak akan pernah menjadi kaya seperti sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jadi janganlah anda menggunakan alasan pendidikan sebagai kambing hitam dari keadaan gagal anda. Yang terpenting adalah tetap berusaha, tetap mencoba, tetap tekun, dan tetap semangat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-6342300290211222812?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/6342300290211222812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=6342300290211222812' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6342300290211222812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/6342300290211222812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/10/pendidikan-tinggi-bukan-jaminan-sukses.html' title='Pendidikan Tinggi Bukan Jaminan Sukses'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-3889046736768884196</id><published>2008-10-22T20:44:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T17:08:04.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Panduan Wirausaha Kuliner</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagi para pecinta makanan alias yang hobi makan, usaha kuliner mungkin adalah salah satu pilihan bagi mereka yang ingin memulai usaha. suatu bisnis akan dapat maju dan berkembang jika berangkat dari suatu hobi. Hobi makan, usaha kuliner. Hobi otak atik motor, usaha bengkel motor. Hobi memelihara ikan, usaha ikan hias. Dan seterusnya..&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tetapi walaupun sebuah bisnis itu berawal dari hobi, tetap harus memperhatikan kaidah kaidah bisnis yang berlaku umum agar dapat maju dan berkembang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membangun usaha kuliner :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Buat perencanaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Biasakan selalu untuk membuat perencanaan dalam hal apapun. Terutama adalah membuat perencanaan hidup anda sendiri. Ingin menjadi apa atau siapa, anda dalam hidup ini.begitu pula dengan memulai sebuah usaha, haruslah ada perencanaan terlebih dahulu. Saya yakin anda pasti pernah mendengar yang namanya “business plan” alias perencanaan bisnis. Nanti akan saya bahas tersendiri dalam postingan selanjutnya. Secara garis besar, rencana bisnis yang anda buat itu minimal mencakup beberapa hal, seperti ; modal, jenis usaha, nama usaha, harga, lokasi, tempat, dan produk.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Lokasi, Tempat Usaha, Fasilitas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dalam memilih lokasi usaha harus mempertimbangkan hal-hal seperti; mudah terlihat, sesuai dengan pasar sasaran, fasilitas parkir luas, dan lainnya. Tempat usaha setidaknya harus memperhatikan kebersihan lingkungan dan kebersihan toko. Karena usaha kuliner sangat sensitif dengan kebersihan tempat, jika pelanggan anda melihat bahwa warung/toko/restoran anda dalam keadaan tidak terurus kebersihannya, mereka akan berpikir dua kali untuk kembali ke warung/toko/restoran anda. Berikutnya adalah fasilitas, fasilitas tempat yang anda sediakan akan menjadi sebuah pembeda antara anda dengan warung/toko/restoran yang lain. Dengan kata lain, fasilitas yang memadai, tempat yang bersih dan nyaman, serta lokasi yang terjangkau ; akan membuat warung/toko/restoran anda menjadi lebih kompetitif dengan warung/toko/restoran lain yang sejenis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kualitas dan Konsistensi Rasa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Sebenarnya Usaha kuliner adalah sebuah usaha yang menawarkan produk berupa “rasa”. Dan karena yang anda jual adalah rasa, maka anda tidak boleh main-main dalam pembuatan/ proses pengolahan makanan. Mulai dari pemilihan bahan baku, kebersihan alat-alat masak, takaran bumbu, hingga bentuk penyajian makanan harus anda perhatikan secara detail. (Jika anda memiliki sebuah bisnis, maka anda harus memperhatikan setiap detail bisnis anda.) kualitas masakan anda harus disesuaikan dengan pasar sasaran anda, jika anda membidik kelas atas atau menengah, maka kualitas rasa masakan anda haruslah nomor satu bila dibandingkan dengan masakan sejenis. Tentu saja kualitas rasa berbanding lurus dengan harga, jika kualitas masakan anda nomor satu sudah pasti harga per porsinya lebih mahal daripada yang lain. Dan pelanggan anda tidak akan keberatan merogoh kocek lebih dalam jika memang itu adalah harga yang harus dibayar untuk sebuah masakan dengan kualitas rasa nomor satu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Lain halnya jika anda membidik pasar kelas bawah, mereka tidak terlalu mempertimbangkan rasa makanan, bagi mereka pertimbangannya hanya sebatas pada harga yang terjangkau, itu sudah cukup bagi mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Tetapi yang lebih penting adalah sebuah konsistensi rasa dari masakan anda. Banyak sekali usahawan kuliner yang gulung tikar ditinggalkan pelanggan dikarenakan mereka tidak bisa mempertahankan konsistensi kualitas rasa. Hari ini enak, besok hambar, lusa kurang enak…. Customer yang datang pada hari ini, mungkin akan datang lagi besok, dan ketika mencicipi makanan yang rasanya tidak sama seperti kemarin. Mereka akan pergi mencari tempat lain yang menawarkan masakan yang lebih enak lagi. Pelanggan sangat kritis terhadap rasa, karena itu anda sebelum memulai usaha kuliner haruslah sudah memliki resep masakan yang benar-benar paten, dalam arti tidak akan berubah rasa karena sudah memiliki takaran-takaran dan standar memasak yang konsisten. Standar seperti, kualitas minimum bahan baku, berat timbangan bumbu, lama pemasakan, besarnya api, cara mengaduk, pemakaian alat tertentu dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Harga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Yang tidak kalah penting dari usaha kuliner adalah masalah harga. Mungkin bagi kalangan atas, harga tidaklah menjadi masalah asalkan kualitas masakan memang benar-benar paling top. Lain halnya jika anda membuka usaha kuliner untuk kalangan menengah, mereka sangat kritis dengan harga. Mereka selalu membandingkan antara sajian makanan dengan harga, kalau menurut mereka harga yang dipatok itu terlalu menggetok, akhirnya mereka akan kapok untuk datang lagi. Sebaliknya jika mereka rasa bahwa masakan anda sangat proporsional dengan harga, mereka bisa menjadi pelanggan yang loyal (kecuali mereka telah menemukan tempat makan baru yang menawarkan masakan lebih enak dengan harga yang lebih murah). Untuk kalangan bawah, justru harga adalah nomor satu, apapun masakan nya &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;minumnya teh botol sosro&lt;/span&gt; yang penting harganya terjangkau kantong.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Pemasaran&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify;"&gt;Jangan pernah meremehkan kekuatan dari &lt;i&gt;marketing&lt;/i&gt;, karena pemasaran lah yang menjadi ujung tombak bisnis anda. Fungsi dari pemasaran adalah sebagai sarana komunikasi antara perusahaan dengan konsumen. Dengan pemasaran anda memberitahukan kepada pelanggan atau calon pelanggan mengenai produk usaha yang anda tawarkan. Banyak trik pemasaran yang bisa anda terapkan dalam usaha kuliner, misalnya mengundang semua saudara, tetangga, kerabat dan relasi anda pada pembukaan perdana restoran anda, sehingga orang-orang yang kebetulan melintas depan restoran anda akan tergoda untuk ikut antri memesan makanan karena penasaran dengan suasana tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify;"&gt;Pemasaran usaha kuliner hendaknya dilakukan secara teratur dan berkelanjutan, jangan hanya pada saat pembukaan perdana saja. banyak sekali usaha kuliner yang tidak memanfaatkan pemasaran untuk mengembangkan usahanya, mereka hanya mengandalkan pemasaran yang &lt;i&gt;mouth to mouth&lt;/i&gt; saja tanpa ada usaha yang lain. Usaha kuliner yang mempunyai fungsi pemasaran yang efektif  saat ini terlihat pada usaha kuliner yang sifatnya waralaba, itupun juga waralaba luar negeri seperti &lt;i&gt;KFC, McDonald, Hoka Hoka Bento&lt;/i&gt;. Mereka benar-benar menerapkan fungsi pemasaran dengan sebenarnya, dengan membuat iklan media massa berupa cetak atau elektronik atau membuat sebuah program bagi-bagi hadiah bagi pengunjung walau hadiah yang diberikan harganya tidak seberapa tetapi sangat efektif dalam menarik pengunjung untuk datang kembali. Contohnya, ketika saya berkunjung bersama keluarga ke sebuah restoran waralaba terkenal dari luar negeri, mereka memberikan sebuah balon yang bisa dibentuk seperti binatang kepada anak saya, saya terkesan dengan manajemen restoran yang sangat memperhatikan hal-hal kecil seperti itu bagi pelanggannya. Mereka dapat melihat bahwa banyak pelanggan restoran yang membawa anak kecil, dan mereka memberikan balon kepada setiap pelanggan yang membawa anak. Dengan investasi yang relatif kecil mereka telah menanamkan perasaan kepada pelanggan untuk menjadi loyal. Dan tujuan dari &lt;i&gt;marketing&lt;/i&gt; pun tercapai yaitu menciptakan pelanggan baru dan membuat loyal pelanggan lama.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 39.5pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Inovasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Salah satu syarat untuk bisa maju dan berkembangnya sebuah usaha adalah inovasi yang terus menerus atau berkelanjutan. Inovasi dapat diartikan sebagai sebuah upaya untuk melakukan perbaikan atau pun terobosan terobosan tertentu sehingga usaha selalu dalam keadaan &lt;i&gt;fresh&lt;/i&gt;. Inovasi dilakukan ketika sebuah usaha berada dalam siklus stagnan atau penurunan, baik dalam jumlah pelanggan atau jumlah profit yang diterima. Sebaiknya inovasi dilakukan pada semua siklus hidup usaha.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dalam hal usaha kuliner, inovasi dapat dilakukan dengan cara; menambah menu baru yang lebih enak, mengubah menu lama melalui tampilan masakan yang lebih attractive, mengubah dekorasi restoran, pemakaian seragam kerja pada karyawan, menggratiskan minuman tertentu, membuat sebuah game tertentu selama menunggu makanan tiba, membuat sebuah kuiz yang pemenang nya boleh makan sepuasnya, para karyawan diwajibkan senyum, bahkan kalau perlu terapkan sistem member bagi para pelanggan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Inovasi itu hukumnya adalah WAJIB bagi semua para pengusaha / entrepreneur, karena inovasi lah yang akan membuat usaha tetap survive bahkan maju pesat. Bahkan sebuah buku bisnis membuat sebuah judul yang kontroversial, INOVASI ATAU MATI…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-3889046736768884196?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/3889046736768884196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=3889046736768884196' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3889046736768884196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/3889046736768884196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/10/panduan-wirausaha-kuliner.html' title='Panduan Wirausaha Kuliner'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6579861087545709431.post-8000913502984914138</id><published>2008-10-22T20:39:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T17:06:35.390+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tip dan Trik'/><title type='text'>Salah Satu Kunci Sukses Karir dan Bisnis</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Salah satu faktor kesuksesan seseorang dalam karir dan bisnisnya adalah MENCINTAI PEKERJAAN. Banyak contoh hidup yang menunjukkan bahwa seseorang bisa berhasil / &lt;i&gt;success&lt;/i&gt; dalam hidupnya dikarenakan ia menikmati apa yang ia kerjakan atau apa yang ia usahakan dalam kehidupan ini. Menikmati pekerjaan atau merasa bahwa pekerjaan yang kita kerjakan adalah hal yang menyenangkan, akan membuat kita menjadi lebih sukses bila dibandingkan dengan orang yang menekuni bidang yang sama tetapi menganggap pekerjaan itu hanya sebatas profesi untuk mencari nafkah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kebanyakan orang yang memilih pekerjaan hanya dikarenakan faktor jumlah &lt;i&gt;salary &lt;/i&gt;atau penghasilan yang menggiurkan, dan bahkan ada sebagian orang yang tidak bisa memilih pekerjaan tetapi pekerjaan lah yang memilih dia karena hanya pekerjaan itulah yang tersedia untuknya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Motivasi yang salah dan ketidakmampuan dalam membuat pilihan hidup, telah mencetak pecundang-pecundang kehidupan. Seringkali pilihan hidup kita ditentukan oleh orang-orang di sekeliling kita (orang tua, kakak, guru, saudara, tetangga, dan lainnya), bukan oleh diri kita sendiri. &lt;span lang="FI"&gt;Biasanya hal ini dikarenakan kita tidak memiliki referensi kehidupan yang memadai untuk menentukan sendiri pilihan hidup kita. Kurangnya pengetahuan, wawasan dan pengalaman membuat kita merasa ngeri untuk membuat keputusan-keputusan penting dalam hidup kita. Yang pada akhirnya, keputusan-keputusan itu kita ambil berdasarkan kata hati atau pun rekomendasi pihak lain. Padahal yang terbaik adalah kita mengambil keputusan berdasarkan fakta-fakta yang ada dalam hidup, misalnya; fakta bahwa kita menyukai dunia komputer tetapi karena bujukan orangtua, saran dari guru, atau paksaan dari pacar, kita memilih profesi Akuntansi. Mungkin anda bisa sukses juga di akuntansi tetapi akan lebih sukses lagi jika anda terjun ke dunia komputer yang anda senangi. Sebelum anda membuat keputusan, biasakanlah terlebih dahulu untuk selalu membuat data tentang fakta-fakta yang ada, sehingga anda bisa menghindari sebuah Penyesalan yang mungkin terjadi di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Begitu pula mengenai Karir / Bisnis, jika kita ingin sukses dalam hal finansial atau kepuasan pribadi maka sudah seharusnya kita memilih pekerjaan / bisnis yang bisa membuat kita lupa diri dikarenakan terlalu asyiknya diri kita tenggelam dalam pekerjaan itu. Walau seberat apapun masalah yang timbul dari pekerjaan itu tidak akan menjadi sesuatu yang terasa memberatkan. Lain halnya jika kita bekerja pada bidang yang tidak kita sukai (tapi terpaksa kita kerjakan karena tidak ada pekerjaan lain), sekecil apapun masalah yang timbul dari pekerjaan itu, akan membuat kita menderita Stress.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Ciri-ciri yang menunjukkan bahwa anda tidak menyukai pekerjaan anda yang sekarang misalnya sering merasa mengantuk, mudah bosan, selalu melihat jam (karena ingin cepat pulang), hasil kerja kurang maksimal, kurang fokus, dan mudah merasa lelah. Lain halnya jika kita mempunyai pekerjaan yang sesuai dengan minat / hobi kita. Saking asyiknya, anda tidak pernah memperhatikan jam kerja, lupa segala-galanya karena terlalu fokus pada pekerjaan (lupa mandi, lupa makan, lupa minum, bahkan lupa gosok gigi…), bahkan anda sampai pada tingkat terobsesi pada pekerjaan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Jadi, marilah kita membuat keputusan untuk memilih karir atau bisnis yang sesuai dengan minat / hobi / kesenangan kita walaupun kenyataannya bidang itu tidak memberikan penghasilan yang cukup. Tapi percayalah, jika kita menekuni bidang pekerjaan yang kita senangi itu dan menjadi yang terbaik di bidangnya lalu tercipta suatu spesialisasi. Maka orang yang membutuhkan tenaga kita akan membayar mahal untuk bidang spesialisasi kita. Ingat prinsip ini ; Semakin sedikit orang yang bisa mengerjakan pekerjaan kita, maka semakin mahal harga dari tenaga kita. Sebaliknya, semakin banyak orang yang bisa melakukan pekerjaan anda, maka semakin murahlah harga dari jasa/tenaga kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Lalu pertanyaannya ; bagaimana caranya supaya kita bisa memilih profesi atau bisnis yang kita sukai jika kita sekarang masih bekerja dengan profesi yang membuat kita selalu merasa mengantuk?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; jika anda sekarang berada dalam posisi “pekerjaan yang memilih anda” atau dengan kata lain anda memiliki profesi yang tidak atau kurang anda sukai. Dan anda berniat untuk pindah ke profesi yang anda senangi, maka lakukanlah pekerjaan atau bisnis yang anda senangi itu secara part time terlebih dahulu dengan tidak meninggalkan pekerjaan utama anda. Selanjutnya, apabila penghasilan dari profesi atau bisnis part time yang anda senangi itu sudah melampaui penghasilan utama (dari pekerjaan yang tidak anda sukai). Maka anda sudah bisa mengundurkan diri secara baik-baik kepada bos anda, dan mengatakan bahwa anda sudah memiliki pekerjaan yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6579861087545709431-8000913502984914138?l=ayo-wirausaha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/feeds/8000913502984914138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6579861087545709431&amp;postID=8000913502984914138' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8000913502984914138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6579861087545709431/posts/default/8000913502984914138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2008/10/salah-satu-kunci-sukses-karir-dan.html' title='Salah Satu Kunci Sukses Karir dan Bisnis'/><author><name>farhan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
